Tips Menghadapi dan Menanggapi Anak Yang Suka Mengadu

Bagaimana anda menghadapi anak yang sering mengadu? Apakah hal ini sesuatu yang harus dihentikan? atau tidak?. Sebagian besar dari ingat tentu ingat ketika kita tumbuh dewasa bahwa sifat mengadu bukanlah sifat yang baik. Seringkali, alasan untuk menghilangkan kebiasaan ini dalam diri anak-anak adalah karena hal ini mengganggu orang tua, guru atau orang dewasa lainnya yang terlibat interaksi bersama anak. Selain itu, umumnya anak yang suka mengadu sering dianggap menjengkelkan oleh teman-temannya. Hal ini pula yang pada akhirnya membuat anak yang suka mengadu kurang banyak memiliki teman.

Ketika anak mengadu, ada baiknya orangtua tidak langsung merespon pengaduan sang anak dengan emosi kaget dan marah dengan aduan sang anak. Namun usaha yang seharusnya dilakukan orangtua adalah lebih sabar dan meluangkan waktu dengan menggunakan situasi mengasuh sang anak sebagai usaha pembelajaran untuk anak. Misalkan ketika anak bertengkar dengan temannya dan ia segera mengadu pada ayah dan bundanya. Maka sebaiknya ayah dan bunda tidak terburu-buru mengambil tindakan memarahi teman sang anak. Namun langkah nyata yang sebaiknya dilakukan adalah dengan kembali mengajak anak berbaikan dengan temannya dan kembali bermain.

Umumnya ada beberapa hal yang membuat anak seringkali mengadu setiap hal pada orangtuanya diantaranya adalah anak yang sedang berusaha menemukan arah moralnya serta berusaha memahami bagaimana perilaku mereka dan oranglain saling berkaitan. Selain itu, aksi ini bisa mungkin dilakukan sebagai ajang merebut perhatian orang tua atau orang dewasa atau bahkan dari orang yang diadukannya. Menghadapi anak yang suka mengadu tentu bukan perkara yang mudah.

Beberapa cara dibawah ini akan membantu meringankan beban anda dalam menghadapinya :

1. Lakukan Pendekatan dan Berkomunikasi

Salah satu cara menghadapi dan menanggapi anak yang suka mengadu adalah dengan melakukan pendekatan dan berkomunikasi. Ajaklah mereka untuk bercerita, ketika suasana jiwa anak sudah mulai tenang. Berikan pula pengertian padanya bahwa sikap mengadu bukanlah sikap yang terpuji dan ia bisa kehilangan banyak teman karena sikapnya tersebut. Ayah dan bunda akan sangat menghargai dan bangga jika anaknya menceritakan kejadian yang dapat mencederai atau membahayakan dirinya dan teman-temannya.

2. Melerai Anak

Ketika anda mendapati anak anda bertengkar degan temannya, saudaranya atau oranglain sebaiknya amati jika anda merasa anak anda tidak dapt menyelesaikannya sendiri maka hal yang ahrus dilakukan orang tua adalah melerai dan meminta anak untuk saling bermaafan.

3. Tidak Melakukan Pembenaran Terhadap Perilaku Anak

Ketika anak mengadukan sesuatu hal atau perbuatan yang dilakukan temanya atu saudaranya pada anda, maka sikap yang bijaksana dari orangtua adalah tidah membenarkan perilaku tersebut. Dalam hal ini orangtua harus mampu bersikap netral dan tidak memihak pada salah satu. Sebaliknya, berikan pengertian pada anak untuk berbaikan dengan temannya sebab bagaimanapun mereka berteman seorang teman harus dapat saling memafkan dan memabntu ketika temannya kesusahan bukan bermusuhan atau saling mengejek.

Demikian beberapa tips menghadapi dan menanggapi anak yang suka mengadu. Diusia yang masih belia, anak-anak umumnya masih belum mengerti dan belum bisa membedakan mana hal yang baik dan mana yang salah termasuk tindakan mengadu. Dengan demikian saatnya anda mendidik dan membimbing anak agar hal seperti ini tidak boleh mereka lakukan.

Follow us