data-ad-format="auto"

Tips Aman Atasi Kulit Berminyak Selama Kehamilan

Memiliki kulit cantik dan sehat menjadi idaman setiap wanita, akan tetapi seringkali wanita memiliki masalah kulit sehingga membuatnya ekstra melakukan perawatan kulit. Begitu pula dengan wanita yang seringkali mengeluhkan masalah kulit selama kehamilan, salah satunya yaitu kulit berminyak yang dapat memicu timbulnya jerawat selama kehamilan. Bagaimana solusi untuk kulit berminyak selama kehamilan?

Ibu hamil harus ekstra teliti mengenai produk kecantikan selama kehamilan, salah memilih produk kecantikan yang mengandung bahan kimia yang berbahaya akan membuat gangguan tumbuh kembang pada janin. Oleh karena itu artikel kali ini akan membantu ibu hamil yang seringkali mengeluhkan masalah kulit berminyak dengan menggunakan solusi yang aman untuk janin.

Kulit berminyak pada ibu hamil

Wajah anda lengket, licin, mengkilap dan sering kali muncul jerawat? Ya, ini merupakan ciri-ciri wajah berminyak yang disebabkan karena perubahan hormon. Ada banyak perubahan yang terjadi dalam tubuh wanita selama kehamilan, salah satunya wajah menjadi lebih berminyak. Ketika Anda hamil, hormon dalam tubuh Anda mengalami peningkatkan produksi minyak pada kulit sehingga menyebabkan wajah Anda untuk terlihat lebih bersinar atau bercahaya.

Meskipun membuat Anda terlihat  berseri-seri, wajah yang bersinar selama kehamilan disebabkan karena adanya produksi hormon yang menyebabkan  kulit berminyak selama kehamilan. Sayangnya, tidak semua wanita cukup beruntung untuk mengalami wajah yang bersinar  (karena produksi hormone yang berubah) selama kehamilan. Kadang-kadang, kulit berminyak selama kehamilan juga dapat menyebabkan masalah  jerawat.

Baca Juga: Panduan Lengkap Kehamilan dan Persalinan

Bila Anda sedang hamil, sebagian besar perubahan yang terjadi dalam tubuh Anda adalah hasil dari hormon kehamilan atau pertumbuhan dan perkembangan janin. Ada sekitar 50% lebih banyak darah yang beredar melalui tubuh Anda. Kelenjar minyak di wajah Anda mulai bekerja lebih efisien karena aliran darah meningkat, menyebabkan kulit lebih banyak memproduksi minyak.

Lonjakan hormon dapat menyebabkan perubahan kulit lainnya juga, seperti adanya bintik bintik pada wajah, kulit menjadi gelap, kulit menjadi kering dan gatal, terjadinya topeng kehamilan, stretch mark, dan juga Varises dan spider veins. Meskipun pada dasarnya akan sembuh setelah kelahiran bayi akan tetapi ternyata beberapa wanita mengalami masalah dengan bekas (keluhan yang berhubungan dengan kulit) selama kehamilan.

Meskipun tidak ada cara untuk menghambat terjadinya produksi minyak pada wajah anda selama hamil, bukan berarti anda akan mengalami masalah dengan kulit berminyak dan tidak dapat dilakukan pencegahan yang dapat mengurangi risiko dari bahaya kulit berminyak. Jika kulit Anda menjadi terlalu berminyak, pastikan Anda mencuci muka dengan pembersih ringan dan bebas minyak dua kali sehari.

Tidak ada pengobatan khusus untuk kulit berminyak pada kehamilan. Bahkan, Anda harus sangat berhati-hati tentang semua krim, lotion, sabun atau produk perawatan kulit  yang Anda gunakan ketika Anda sedang hamil. Jika Anda mengunjungi dokter kulit untuk pengobatan kulit berminyak, jangan lupa untuk menyebutkan bahwa Anda sedang hamil. Hal ini untuk memastikan bahwa anda tidak menggunakan bahan kimia berbahaya yang akan menganggu tumbuh kembang janin.

Pencegahan Aman Untuk kulit berminyak selama hamil

Kabar baiknya ibu hamil dapat melakukan perawatan kulit berminyak di rumah, dengan menggunakan pencegahan sederhana. Sebagian besar pencegahan yang dilakukan di rumah ini cukup aman jika digunakan dengan benar dan tidak harus memiliki efek buruk pada tumbuh kembang janin.

Berikut ini adalah beberapa pencegahan yang aman untuk ibu hamil yang mengeluhkan kulit berminyak :

  1. Anda dapat menggunakan dua putih telur pada wajah Anda dan biarkan selama sekitar 15 menit. Kemudian cuci wajah anda dengan menggunakan pembersih untuk kulit berminyak.
  2. Anda dapat menyiapkan campuran jus lemon dan madu kemudian dioleskan pada permukaan wajah, diamkan selama 15 menit,kemudian bilas dengan menggunakan air hangat dan air dingin.
  3. Anda dapat pula menggunakan ekstrak jus mentimun, sebelumnya dinginkan di dalam kulkas sekitar 30 menit. Oleskan jus mentimun di wajah sebelum  mandi.
  4. Anda dapat memilih menggunakan campuran apel, putih telur dan oatmeal. Caranya setengah cangkir apel tumbuk dengan setengah cangkir oatmeal dan putih telur. Tambahkan satu sendok teh jus lemon dan campurkan semua baha. Masker ini dioleskan pada wajah sekitar 15 menit atau lebih.Kemudian bilas dengan menggunakan air dingin.
  5. Anda lebih disarankan mencuci wajah dengan menggunakan air panas. Kondisi ini lebih mudah melarutkan minyak lebih efektif daripada air dingin.
  6. Sedangkan anda yang bermasalah dengan kulit berminyak dan berjerawat, hindari menumpuk bedak ketika kondisi wajah sedang berkeringat karena akan bercampur dengan bakteri dan membuat wajah berjerawat semakin parah. Selain itu sering menyentuh muka dalam keadaan tangan kotor akan memicu jerawat semakin berkembang.
  7. Cobalah untuk memilih makanan yang seimbang yaitu memilih buah-buahan dan sayuran dan mengurangi makanan yang mengandung banyak gula dan lemak jenuh. Selain membuat kulit anda sehat dan bebas berminyak, pilahan buah dan sayur selama kehamilan akan membuat ibu hamil mendapatkan berat badan ideal sesuai dengan usia kehamilan.
  8. Air minum sangat penting, karena membantu menjaga organ-organ tubuh yang beroperasi pada tingkat optimal, dan menjaga sistem pencernaan yang lancar, membuang racun dari tubuh. Racun akan keluar melalui kulit adalah salah satu faktor di balik kulit berminyak dan berjerawat. Setelah pori-pori menjadi tersumbat dengan minyak atau kotoran, mikroba yang menyebabkan jerawat tumbuh subur. Sehingga dengan cukup air minum akan membantu mengurangi masalah yang dapat ditimbulkan dari kulit berminyak.
  9. Pastikan Anda mendapatkan cukup vitamin B2 karena kekurangan dapat memperburuk masalah kulit berminyak. Sumber besar dari vitamin B2 adalah  biji-bijian dan kacang-kacangan, Selain bermanfaat untuk ibu hamil untuk merawat kulit dapat melengkapi kebutuhan gizi ibu selama kehamilan.
  10. Anda dapat melakukan olahraga rutin khusus ibu hamil yang dapat membantu pengeluaran keringat berlebih yang dapat menyubat pori pori wajah dan memicu munculnya jerawat. Dengan demikian bagi ibu hamil yang seringkali mengeluhkan wajah berminyak, tidak ada salahnya mengikuti kelas yoga khusus ibu hamil, senam khusus ibu hamil dan juga olahraga lainnya yang memberikan dampak positif pada tumbuh kembang janin.

Dengan demikian ibu hamil yang memiliki masalah dengan kulit berminyak atau produksi minyak yang berlebih karena perubahan hormon selama kehamilan, tidak ada salahnya melakukan pencegahan dengan cara yang sederhana yang dapat dilakukan di rumah. Bahkan tidak menggunakan produk berbahan kimia yang dapat membahayakan tumbuh kembang janin.

Ibu hamil dapat memilih perawatan dengan menggunakan masker dari buah dan sayur, selain itu apabila ibu hamil mengalami peningkatan jumlah produksi minyak berlebih pada wajah dan menimbulkan masalah kulit lainnya seperti timbulnya jerawat maka anda dapat berkonsultasi pada dokter untuk mendapatkan pencegahan selama kehamilan.