Telat Menstruasi! Apakah Aku Hamil?!

Sudah bukan rahasia lagi kalau siklus menstruasi bisa digunakan sebagai penanda kehamilan. Akan tetapi, banyak orang yang salah kaprah mengartikannya begitu saja. Ketika anda telat menstruasi, anda berpikir bahwa anda hamil. Inilah kesalahan yang sering terjadi. Perlu anda ingat, siklus menstruasi yang terlambat tidak selalu berarti anda hamil. Jadi, jika anda memang sedang tidak ingin hamil, anda tidak perlu panik. Atau jika anda memang menginginkan kehamilan dan anda mengalami terlambat haid, ada baiknya anda jangan membiarkan harapan anda terlalu tinggi. Ada banyak sekali faktor yang menjadi penyebab telat datang bulan dan tidak kesemuanya mengarah ke kehamilan. Mari kita bahas lebih jauh lagi.

Beberapa Penyebab Telat Menstruasi

Normalnya, menstruasi atau datang bulan yang siklusnya terjadi sebulan sekali terjadi karena luruhnya dinding rahim yang tidak dibuahi. Karena tidak dibuahi, dinding rahim menjadi "tidak terpakai" dan mekanisme tubuh akan memaksanya luruh karena dinding rahim yang baru akan segera terbentuk. Peluruhan ini akan berupa darah yang kotor yang nantinya akan keluar dari vagina. Itulah proses normal terjadinya menstruasi. Tentu saja, bagi anda yang mengalami telat datang bulan, pastinya ada yang terjadi dengan proses peluruhan dinding rahim anda. Namun seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, tidak selamanya terlambatnya proses ini karena dinding rahim anda akhirnya "terpakai" akibat pembuahan yang terjadi. Satu contoh umum yang bisa menjadi penyebab terlambatnya peluruhan adalah masalah kesehatan fisik. Ketika anda terlalu capek karena kesibukan anda. Mekanisme pembentukan dinding rahim yang baru juga akan terhambat. Akibatnya, anda akan telat datang bulan atau menstruasi anda hanya berlangsung sebentar saja, kemudian berhenti, kemudian tidak lama kemudian menstruasi terjadi kembali. Hal ini semata-mata disebabkan karena kondisi fisik yang tidak fit. Ada juga penyebab yang berhubungan dengan masalah hormonal. Tentunya anda sudah tahu bahwa wanita itu lebih sensitif dibanding pria. Oleh karena itu, wanita cenderung lebih “moody”. Hal ini juga bisa berpengaruh pada pola siklus menstruasi anda. Ambil saja contoh ketika anda sedang stress. Ada kemungkinan besar, anda akan telat datang bulan atau bahkan melewatkan siklusnya. Kemudian ada satu lagi penyebabnya yang cukup mengkhawatirkan yaitu adanya penyakit di rahim anda. Miom dan kista adalah yang paling umum. Ketika penyakit tumbuh di rahim anda, tentunya akan mempengaruhi siklus bulanan anda.

Yang Harus Anda Lakukan

Hal yang bisa anda lakukan ketika anda mengalami telat datang bulan adalah jangan panik. Bersikap tenang akan sangat membantu anda berpikir jernih dan mengambil langkah-langkah berikutnya. Yang kedua adalah berusaha membuat badan dan pikiran anda serileks mungkin seperti memperbanyak istirahat, melakukan hobi, berliburan, dan sebagainya. Ketika anda sudah rileks secara fisik dan mental, siklus menstruasi anda akan kembali normal lagi. Namun, anda juga sangat disarankan untuk memeriksakan ke dokter jika siklus terlambatnya terlalu lama. Bisa jadi anda benar-benar hamil, atau ada penyakit di dalam rahim anda. Penanganan yang dini bisa sangat membantu anda nantinya.