Gempa di Padang, Indonesia Kembali Berduka

"Allahu Akbar", hanya kata itu yang spontan keluar tatkala melihat berita di media televisi mengenai bencana gempa di Padang. Tatkala duka ini belum habis akibat gempa yang menimpa kota kelahiranku Tasikmalaya, kini saya dikagetkan kembali oleh gempa yang menimpa wilayah Sumatera Barat.

 

Gempa berkekuatan 7,6 skala Richter yang mengguncang wilayah Padang, Sumatera Barat, terjadi sekitar pukul 22.35 WIB, Selasa (16/5/2006). Gempa itu dirasakan cukup lama sekitar 1 menit (BMG) dan telah meluluhlantakan kota Padang. Sampai saat saya menulis blog ini, tercatat korban yang meninggal akibat gempa tersebut telah mencapai angka 500 orang dan lebih dari 2.000 orang mengalami luka baik ringan maupun berat(Metro TV). Korban paling banyak terjadi di kota Padang, Padang Pariaman, dan Pariaman.

Sementara itu, kerusakan bangunan di Kota Padang tercatat ada sekitar 150 unit rumah rusak berat, 200 unit rusak sedang, dan 1.500 unit rusak ringan (Kompas). Diberitakan juga hampir sebagian besar bangunan yang terdiri dari dua lantai mengalami rusak berat atau roboh diantaranya termasuk kantor Gubernur Sumatera Barat.

Baca Juga: Panduan Lengkap Kehamilan dan Persalinan

Ya Allah kenapa begitu beruntun bencana yang harus diterima oleh Bumi Indonesia tercinta ini, apakah engkau memberikan semua ini sebagai cobaan? ujian? atau azab? wallahu alam. Jikalau Engkau memberikan bencana ini sebagai ujian maka berikanlah kekuatan bagi mereka yang sedang ditimpa oleh ujian-Mu, namun jika Engkau memberikan bencana ini sebagai azab, maka kami hanya bisa memohon ampunan-Mu, hanya Engkau lah ya Allah yang Maha Kuasa.

Turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas korban akibat gempa yang terjadi di wilayah Sumatera, semoga senantiasa diberikan ketabahan dan kekuatan.