Kista Menyebabkan Sulit Memiliki Anak?

Terdapat beberapa anggapan yang telah beredar bahwa wanita yang mengalami kista pada ovarium atau indung telur dapat kesulitan untuk memiliki anak. Sebenarnya kista pada ovarium yang sifatnya jinak, dan berukuran kecil tidak begitu berpengaruh terhadap kesuburan. Seorang wanita masih bisa mengalami hamil meskipun terdapat kista pada indung telurnya. Selain itu ovarium setiap wanita terdapat sepasang. Pada saat satu di antaranya terganggu hingga tidak berfungsi maka masih terdapat satu lagi yang memungkinkan kehamilan bisa terjadi. Namun hal itu masih harus selalu terkontrol oleh dokter kandungan supaya kista yang di derita tidak terlalu membahayakan kehamilan.

Pada kista yang mempunyai diameter yang lebih dari 5 cm bisa melintir ketika menjalani kehamilan, serta jika pecah dapat mengakibatkan rasa sakit yang begitu habat. Kista tersebut dapat membahayakan serta mengganggu pada kesuburan ketika ia tumbuh aktif dan juga ukurannya yang telah membesar. Kista endometrioasi dapat mengganggu kesuburan sebab secara mekanik bisa menyebabkan perlengketan. Terjadinya perlengketan itu sendiri dapat mengakibatkan terlepasnya sel telur yang telah matang yang menjadikannya sulit untuk di tanggkap oleh fimbriea atau ujung tuba falopi yang mengakibatkan pembuahan sulit untuk terjadi.

Selain itu terdapat kista endometriosis yang secara imunolois tentang kesuburan juga dapat terhambat sebab munculnya reaksi terhadap kekebalan yang dapat mengganggu fungsi pada sel telur, pada sperma juga pada embrio dengan alami. Jika hal ini terus di biarkan endometriosis bisa semakin berat serta paada umumnya bagi wanita yang sulit untuk hamil. Kista yang berisi cairan yang kental, serta terdapat juga yang berbentuk mirip dengan anggur. Kista ini juga terdapat juga yang isinya udara, cairan maupun bahan yang lainnya. Pada umumnya kista tidak disertai dengan keluhan maupun gejala. Keluhan baru akan muncul ketika ukuran kista telah membesar, ataupun letak kista yang dapat mengganggu organ tubuh lain pada sekitarnya. Jika anda menekan saluran pada kemih, usus dan saraf maupun pembuluh darah yang cukup besar pada daerah rongga panggul. Tumor juga dapat menimbulkan berbagai keluhan seperti sulit untuk buang air, gangguan pada pencernaan, tidak dapat buang air besar, kesemutan hingga kaki yang sering sekali bengkak.

Gejala yang lainnya ialah rasa sakit di sekitar perut, yang terkadang dapat merasakan perut yang agak membesar. Gejala jika kista pecah ialah terasa sakit yang sangat hebat pada perut secara mendadak, atau terjadinya pendarahan yang hebat ketika anda melakukan hubungan seksual. Kista endometriosis ini juga bisa sangat mengganggu kegiatan seksual sebab akan muncul rasa sakit ketika melakukan hubungan intim. Berdasarkan oleh tingkat keganasan kista, kista ini telah terbagi menjadai 2, yaitu merupakan non neoplastik serta neoplasti. Kista pada non neoplastik ini bersifat jinak serta biasanya dapat mengempis dengan sendirinya kurang lebih 2 bulan sampai 3 bulan. Sementara itu kista neoplastik ini biasanya di haruskan untuk menjalani operasi caesar. Hal tersebut juga sangat tergantung terhadap ukuran serta sifatnya. Selain kista ovarium, juga bisa tumbuh pada area kewanitaan anda serta diarea vulva atau bagian paling luar pada area kewanitaan. Kista yang telah tumbuh pada area kewanitaan, di antaranya inklusi, endometriosi serta adenosis. Selain itu kista yang telah tumbuh pada area kewanitaan di antaranya terdapat pada kelenjar barholini, kelenjar sebasea maupun inklusi epidermal.