Wisata Kuliner Saat Hamil

Bagaimana dengan wisata kuliner? Ibu hamil seringkali dipantang beberapa makanan yang dapat memicu gangguan pada kesehatan janin. Padahal anda hobi wisata kuliner, bisakah ibu melakukan hobi kuliner ketika hamil?

Ibu yang sedang hamil masih bisa melakukan wisata kuliner akan tetapi tidak terlalu sering dan harus aman. Makanan yang anda pilih pastikan sehat, bersih dan tidak mempengaruhi kesehatan janin anda.Seperti apa wisata kuliner untuk ibu hamil, apa saja yang boleh dilakukan oleh ibu hamil ketika wisata kuliner dan apa yang harus dihindari ketika ibu hamil wisata kuliner?

Wisata kuliner merupakan kegiatan berlibur dengan mencicipi makanan atau minuman . Selama kehamilan anda dapat wisata kuliner akan tetapi menyisiati sehingga tidak berisiko mengalami kenaikan gula darah atau mengakibatkan diabetes saat anda hamil.

Berikut ini adalah tips aman untuk berwisata kuliner ketika anda hamil :

1. Perhatikan Kandungan gizi

Anda dapat memilih makanan atau minuman yang terbuat dari bahan yang sehat dan tidak berisiko pada kesehatan ibu hamil. Pastikan makanan mengandung gizi yang lengkap dan sehat.Makanan yang sehat akan membantu dalam menjaga pertumbuhan dan perkembangan janin.

2. Menghindari minuman penambah energi

Ketika anda sedang hamil sebaiknya anda menghindari minuman penambah energi. Minuman penambah energi tidak disarankan untuk ibu hamil karena kandungan gula yang tinggi dan kandungan yang dikhawatirkan akan membahayakan janin.

3. Membatasi jumlah makanan atau minuman yang dikonsumsi

Meskipun anda dapat melakukan wisata kuliner bukan berarti anda dapat bebas mengkonsumsi semua makanan. Anda dapat membatasi, anda memang membutuhkan ekstra kalori akan tetapi dengan pola makan tepat. Dengan pola makan yang tepat akan membantu gula darah yang baik sehingga keseluruh tubuh.

4. Perhatikan cara pengolahan makanan

Selama kehamilan anda dapat membatasi asupan konsumsi . Ibu hamil dilarang mengkonsumsi makanan yang mentah atau setengah matang. Prose mengolah makanan yang tidak matang atau mentah akan menyebabkan kuman masuk ke dalam tubuh. Anda dapat memilih makanan yang diolah dikukus atau direbus ketimbang di goreng atau dibakar , meskipun demikian anda masih boleh memilih makanan yang di goreng atau dibakar akan tetapi dengan batas yang wajar.

5. Perhatikan intensitas makanan

Anda juga perlu memperhatikan intensitas anda mengkonsumsi makanan. Makan dalam porsi kecil dalam waktu 2-3 jam. Tujuannya untuk tetap menjaga kestabilan gula darag dan memudahkan kinerja lambung.

6. Perhatikan kebersihan makanan

Untuk dapat mengkonsumsi makanan yang sehat, pasti anda setuju untuk memastikan cara pengolahan yang bersih, alat makan yang higenis dan mencuci tangan sebelum makan untuk menghindari pengembangan bakteri ke dalam tubuh. Dengan makanan yang sehat akan membantu anda untuk mengurangi risiko gangguan kesehatan selama anda hamil.

Apakah informasi ini bermanfaat?

1 2 3 4 5

Loading...

Diskusikan Tema Artikel