Vertigo pada Anak | Kenali Penyebab, Gejala dan Cara Mencegahnya

Vertigo adalah keadaan pusing ditandai dengan adanya sensasi berputar. Penyakit ini tidak hanya terjadi pada orang dewasa saja, melainkan anak-anak juga. Namun, vertigo pada anak merupakan keluhan yang sangat jarang terjadi. Vertigo pada anak akan membuat penderitanya seolah-olah sedang berputar, padahal mereka sedang duduk terdiam.

Pusing yang dialami biasanya berlangsung hitungan detik saja bahkan sampai berhari-hari. Pada dasarnya penyakit ini dapat diatasi dengan hanya duduk diam selama beberapa menit saja. Penyakit ini dapat terjadi ketika terdapat masalah pada otak atau telinga dalam. Keadaan tersebut mampu mempengaruhi keseimbangan anak.

Vertigo sering di kaitkan sebagai efek samping dari kondisi kesehatan ringan seperti pilek. Akan tetapi, vertigo juga dapat mengindikasikan adanya penyakit yang serius. Hal tersebut yang mengharuskan orang tua untuk waspada dan segera memeriksakan anak ke dokter.

vertigo pada anak

Sebelum hal buruk terjadi pada anak, kita harus lebih mewaspadai kejadian-kejadian yang menimpa anak kita. Vertigo pada anak dapat terjadi secara tiba-tiba. Kita sebagai orang tua harus lebih mengetahui apa itu vertigo pada anak. Kemudian gejala dan penyebab apakah yang mampu memicu vertigo kambuh. Serta apa cara untuk mengatasi vertigo pada anak untuk dapat di diikuti dan dihindari oleh kita.

Dibawah ini sudah kami hadirkan beberapa penyebab, gejala dan cara untuk mengatasi vertigo pada anak yang mungkin terjadi. Cara tersebut apabila diikuti dengan benar dan teratur kemungkinan vertigo yang kambuh pada anak akan sedikit kemungkinan terjadi lagi. Nah, pasti penasaran kan apa saja penyebab, gejala dan cara mengatasinya? Yuk kita simak rangkuman yang kami buat sampai tuntas!

Penyebab Vertigo pada Anak

Secara umum, penyebab terjadinya vertigo dibagi menjadi dua. Yaitu vertigo perifer dan vertigo sentral.

  1. Vertigo Perifer

Vertigo jenis ini terjadi karena adanya gangguan organ keseimbangan yang terletak di dalam telinga. Memiliki gejala pusing lebih berat dan mampu menyertai gejala mual muntah yang muncul secara tiba-tiba. Hal ini dipengaruhi oleh perubhn posisi kepala. Disertai dengan adanya telinga yang berdengung, gangguan pendengaran dan nyeri teinga.

Penyebab vertigo perifer:

  • Benign paroxsmal positional pada anak
  • Infeksi telinga
  • Gangguan psikologis tertentu
  1. Vertigo Sentral

Vertigo jenis ini berasal dari gangguan pada saraf dan otak. Vertigo ini mempunyai gejala yang lebih ringan, akan tetapi mempunyai durasi yang sangat lama. Meskipun jenis ini tidak dipengaruhi posisi kepala, penyakit ini muncul disertai gangguan neurologis tertentu. Seperti hal nya sakit kepala, kejang, gangguan penglihatan, gangguan sensoris hingga gangguan keseimbangan.

Penyebab vertigo sentral:

  • Adanya tumor otak pad anak
  • Gangguan pembuluh darah otak
  • Gangguan otak kecil
  • Epilepsi

Gejala Vertigo Pada Anak

Gejala vertigo pada anak yang sering terjadi memang cukup banyak. Sebagai orang tua, kita harus mewaspadai setiap kejadian yang dialami oleh anak. Nah apa saja gejala vertigo pada anak yang sering dialami? Yuk kita simak ulasan berikut.

Saat anak mengalami vertigo, akan menunjukan beberapa gejala yaitu:

  • Memiringkan kepala
  • Kesulitan untuk berjalan lurus
  • Terjatuh
  • Gerakan mata tersentak-sentak

Selain itu, terdapat juga gejala-gejala yang dirasakan oleh anak yaitu:

  • Kepala terasa pusing
  • Perasaan berputar-putar
  • Mual
  • Rasa sakit pada kepala
  • Sensitif terhadap cahaya dan suara
  • Telinga berdengung
  • Berkeringat
  • Gangguan pendengaran

Ada pula gejala-gejala yang sangat diwaspadai. Jika terdapat gejala seperti diabawah ini sebaiknya anda sebgai orang tua harus segera membawanya ke dokter.

  • Anak sering terjatuh
  • Sering pingsan

Cara Mencegah Vertigo pada Anak

Orang tua harus menyadari akan potensi vertigo dapat kambuh secara mendadak dapat diminimalisir dengan beberapa cara yaitu dengan memperhatikan asupan nutrisi dan tetap menjaga kesehatan. Berikut kami hadirkan rangkuman cara mencegah vertigo pada anak. Yuk kita simak!

Segera Duduk apabila Kepala Terasa Pusing

Setiap anak/orang yang mengalami vertigo tentu mempunyai tingkat keparahan yang berbeda. Ada yang baru berjalan sebentar, namun ada juga yang sudah mendadak pusing serta mengganggu segala aktivitas yang dijalani. Jika vertigo terjadi, dapat berlangsung selama hitungan menit bahkan hitungan jam.

Kita sebagai orang tua harus waspada kemungkinan ini pada anak-anak. Karena kondisi tersebut akan membuat sang anak kehilangan keseimbangan. Tak jarang akan membuatnya terjatuh dan mengalami cedera serius. Vertigo pun dapat kambuh sewaktu-waktu. Sebaiknya anak harus menghindari beberapa posisi yang membungkuk setiap kali beraktivitas. 

Pastikan Anak tidak Kekurangan Cairan atau Dehidrasi

Anak yang kurang asupan cairan, akan memicu dehidrasi. Hal tersebut dapat menyebabkan tekanan darah menurun. Jika kejadian tersebut tidak ditangani dengan baik akan membuat vertigo mendadak kambuh. Sebagai orang tua anda harus memantau asupan air yang dikonsumsi oleh anak setiap harinya. Pastikan asupan air mineral pada anak tercukupi.

asupan cairan

Minum air putih kurang lebih 8 gelas per hari dengan teratur. Dibalik asupan air minum harus tercukupi, anak juga harus dihindarkan dari kondisi yang panas dan lembab. Kondisi tersebut dapat memicu lebih banyak berkeringat dan tentunya akan membuat anak kehillangan banyak cairan.

Biasakan Anak untuk Duduk Terlebih Dahulu setelah Bangun Tidur

Ketika anak bangun tidur, usahakan untuk tidak langsung berdiri. Hal tersebut dapat memicu vertigo kambuh secara tiba-tiba. Kebiasaan duduk beberapa menit setelah bangun tidur sangat perlu diterapkan bagi anak yang menderita vertigo. Selain itu, orang tua harus berusaha tetap selalu menenagkan pikiran anak dan mampu mengelola stres dengan baik.

Cukupi Anak dengan Asupan Vitamin D

Kurangnya vitamin D didalam tubuh secara tidak langsung mampu memicu seseorang mengalami vertigo secara mendadak. Nutrisi ini sangat penting bagi kebutuhan tubuh anak maupun dewasa. Kekurangan vitamin D juga dapat memperburuk gejala bagi orang yang mengalami vertigo.

vitain d

Sebaiknya, anda harus lebih memperhatikan lagi asupan vitamin D untuk anak. Kandungan Vitamin D didapatkan dari segelas susu murni, kemudian jus jeruk, ikan tuna dan kuning telur. 

Konsultasi dengan Dokter Secara Rutin

Perlu dilakukan konsultasi dengan dokter demi kesehatan anak-anak. Hal ini supaya kita lebih mengetahui kondisi kesehatan anak. Demi kesehatannya, kita perlu berkonsultasi secara rutin. untuk pemberian terapi maupun obat serda dosis yang diberikan. jangan memberikan obat sembarangan untuk mengatasi penyakit ini. Periksakan kadar vitamin D anak supaya kita dapat lebih mengantisipasi dalam mengkonsumsi makanan sekaligus suplemen pendukung.

Baca Juga : Cara Menjaga Kesehatan Anak Supaya tidak Mudah Sakit

Vertigo bukanlah suatu penyakit tersendiri, melainkan gejala penyakit yang mempunyai sebab berbeda-beda. Jangan menganggap sepele jika anak anda mengalami gejala-gejala yang sudah dijelaskan di atas. Jika keadaan tersebut dibiarkan secara lebih lama lagi, tentu akan memperburuk kesehatan. Bahkan akan memicu penyakit yang lebih serius lagi.

Ada baiknya anda selalu berkonsultasi dengan dokter supaya kesehatan anak dapat dipantau. Jangan berikan anak obat sembarangan untuk meredakan pusing. Pastikan asupan nutrisi pada anak terpenuhi dan juga tetap menjaga kesehatan anak.

Semoga Bermanfaat!

Leave a Reply