Tips Perawatan Kaki Pada Penderita Diabetes

5/5 (2)

Penyakit diabetes adalah sebuah penyakit yang timbul akibat dari kadar gula didalam darah yang tinggi dan meningkat dengan drastis. Kondidi ini nantinya akan dapat membuat insulin yang diproduksi oleh pankreas tidak dapat berfungsi dengan sempurna dan tidak dapat bekerja untuk dapat mengontol kadar gula didalam darah dengan baik. Kondisi seperti inilah yang menyebabkan diabetes terjadi dan menjadi penyakit yang paling ditakutkan didunia.

Salah satu resiko yang paling menyeramkan dari kondisi penyakit yang satu ini adalah luka yang mungkin timbul pada bagian kaki. Pada kondisi terparah, penderita diabetes yang mengalami luka pada bagian kaki bisa timbul kaki yang busuk dan akibatnya bila kondisi ini sudah lebih parah maka si penderita perlu untuk diamputasi guna menghindari kondisi yang tidak diinginkan pada bagian kakinya. Mendengar kondisi seperti ini anda dan kita semua tentu dibuat ketakutan dengan resiko yang menyeramkan. Untuk itulah perawatan kaki pada penderita diabetes seringkali menjadi pengetahuan yang dibutuhkan.

Merawat kaki pada penderita diabetes melitus pada umumnya mudah dan simple, tidak ribet dan hanya memerlukan kesabaran dan ketelitian yang baik. Perlahan bila anda sudah terbiasa menangani kondisi ini maka semuanya akan dapat berjalan dengan lancar. Kaki merupakan bagian anggota tubuh yang penting untuk diperhatikan. Sebab bagian ini adalah pondasi yang utama untuk melakukan berbagai aktivitas. Jika kaki mengalmai gangguan maka tentu saja semua aktivitas akan dapat terganggu. ( Baca Juga: Mengenal Lebih Dalam Kencing Berdarah Pada Diabetes )

Lalu bagaimana sebenarnya perawatan kaki pada penderita diabetes yang benar? Nah, dibawah ini adalah beberapa penjelasan yang penting anda ketahui.

Perhatikan Kebersihan Kaki

Menjaga kebersihan kaki menjadi hal penting untuk selalu diperhatikan. Hal ini dikarenakan kebersihan kaki yang terjaga dengan baik tentu akan menghindarkan anda dari resiko masalah atau penyakit kaki yang mungkin menjengkelkan. Untuk itu, bersihkan kaki anda minimal sebanyak 3 kali dalam satu hari atau mungkin lebih tergantung dari seberapa berat aktivitas yang anda lakukan. Namun satu hal yang pasti adalah anda wajib untuk selalu menjaga dan memperhatikan kaki anda dari kelembaban.

Lantas bagaimana cara membersihkan kaki yang baik dan benar untuk para penderita diabetes? Bersihkan kaki dengan menggunakan air dan pastikan bila anda membersihkan kotoran sampai ke bagian sela dengan baik. Gunakan sabun atau antiseptik bila perlu dan bersihkan dengan merata.

Hindari menggosok kaki dengan menggunakan alat yang kasar seperti misalkan sikat atau dengan menggunakan batu. Perlakukan kaki anda dengan baik dan lembut hal ini dilakukan untuk menghindari luka atau lecet yang bisa menjadi luka yang besar dan menyakitkan.

Nah, setelah bersih maka lap kaki anda dengan menggunakan kain yang halus dan bersih. Taburkan bedak bayi agar kaki anda tidak lembab dan tetap terasa halus. Bila anda menggunakan sepatu jangan lupa untuk melengkapi kaki anda dengan menggunakan kaus kaki yang lembut.

Jangan Merendam Kaki dengan Air Panas

Seringkali pada saat terjadi gangguan atau keluhan pada kaki seperti gatal, sakit, pegal atau kesemutan kita akan cenderung merasa nyaman saat merendam kaki dengan menggunakan air panas. Hanya saja, pada penderita diabetes perawatan seperti ini tidak dapat dilakukan dengan sembarang. Jangan merendam kaki pada air panas diatas suhu 40 derajat. Hal ini akan dapat membuat kulit ari pada kaki anda menjadi tipis dan mudah rusak.

Bukan hanya itu, merendam kaki pada air panas diatas suhu 40 derajat akan dapat mempercepat proses kerusakan saraf pada kaki pada penderita diabetes. Air panas pun akan dapat beresiko melebarkan pori-pori kulit sehingga memudahkan kuman masuk kedalam kaki.

Sementara itu, bila anda ingin merendam kaki dengan mengunakan air panas maka pilihlah air dengan suhu suam-suam kuku yang telah dicampur dengan garam. Adapun komposisi penggunaan garam yang dianjurkan adalah 1 liter air berbanding dengan 2.5 persen garam. Misalkan ketika anda menuangkan sebanyak 1 liter air banyak anda bisa memasukan 25 gram garam kedalamnya dan larutkan secara merata. Hal ini akan dapat bermanfaat untuk mengindari keasaman kulit kaki dan membunuh bakteri dengan lebih baik.

Hanya saja, perhatikan pula sebab anda tidak bisa terlalu sering menggunakan air panas dengan larutan garam untuk merendam kaki. Cukup gunakan 3 sampai dengan 5 menit sebanyak 3 hari 1 kali pada sore hari. Setelah itu, siram kaki anda dengan air yang netral dan segera keringkan kaki anda dengan menggunakan lap bersih dan taburi dengan bedak.

Menjaga Kuku Tetap Pendek

Menjaga kuku pada bagian kaki agar tetap pendek akan menghindarkan anda dari resiko cedera atau lecet akibat kuku kaki yang terlalu panjang. Selain itu, hal ini pun akan dapat menghindarkan anda dari resiko masuknya debu atau bakteri pada sela kuku dan terjebak didalamnya.

Sebab kondisi ini akan dapat menimbulkan masalah pada bagian kaki. Sementara itu, ketika terjadi luka yang terbuka maka kotoran pada kuku bisa mungkin masuk dan bakteri terjebak didalam kaki anda. Untuk itu, pastikan bila anda selalu menjaga kuku anda tetap pendek.

Potong kuku anda mengikuti alurnya. Jangan memotong kuku terlalu dalam. Sementara itu, tips penting yang bisa diambil adalah sebaiknya memotong kuku setelah mandi supaya kuku anda lebih lunak dan lebih udah dipotong. Jangan pula menggunakan benda runcing untuk membersihkan kotoran pada kuku sebab hal ini akan menimbulkan resiko yang lebih besar terhadap luka atau cedera yang terjadi.

Tidak Mengabaikan Luka Kecil Pada Kaki

Kaki yang busuk yang terjadi pada penderita diabetes pada umumnya bermula dari luka kecil yang tidak disadari. Terkadang penderita diabetes pun tidak mengalami sakit atau terganggu dengan luka yang terjadi pada kakinya. Hal inlah yang perlahan membuat luka pada kaki menjadi besar dan sulit untuk diatasi. Untuk itulah, jangan pernah abaikan luka yang timbul pada bagian kaki anda meski bentuknya tidak terlalu besar.

Jika luka hanya lecet atau berupa luka kecil maka bersihkan luka dengan menggunakan air hagat dan juga gunakan sabun anti kuman. Selain itu, hindari pula mengoleskan luka dengan menggunakan iodin. Cukup keringkan luka dengan menggunakan lap kering yang bersih kemudian oleskan salep antiseptik pada bagian luka.

Adapun jenis salep yang boleh digunakan adalah oxytetracycline. Salep ini terbukti manjur untuk mengobati luka dan mencegah infeksi yang mungkin terjadi pada bagian kaki akibat diabetes. Setelahnya, silahkan tutup luka dengan menggunakan kain kasa yang steril.

Selain itu, hindari pula menggunakan plester yang dijual di warung dengan bebas untuk menutup luka anda. Perlu diketahui, penggunaan plester mengandung asam sehingga membuat kulit anda menjadi lembab, lembek dan mudah rusak.

Hindari Kaki dari Panas atau Hangat

Jika kaki anda terasa dingin atau bahkan anda merasakan kedinginan, sebaiknya jangan dekatkan kaki dengan panas api sebab hal ini akan dapat merusak saraf pada bagian kaki. Jangan pula menggunakan penghangat kaki pada saat anda hendak tidur agar kaki anda tidak berkeringat dan lembab. Alangkah lebih baik jika menjemur kaki anda pada pagi hari antara jam 7 hingga jam 9 pagi. Sebab hal ini akan lebih bermanfaat dan memberikan vitamin D pada bagian kaki dengan lebih baik.

Apakah informasi ini bermanfaat?

1 2 3 4 5

Leave a Reply