data-ad-format="auto"

Tips Olahraga Untuk Hamil Muda

Kondisi Tubuh Saat Hamil Muda. Tahukah anda pada saat hamil muda, kualitas janin yang dikandungnya ditentukan oleh asupan nutrisi yang dikonsumsi ibu hamil. Oleh karena itu, organ-organ janin, seperti otak, jantung, paru-paru, hati, ginjal, tulang, dan sebagainya terbentuk pada trimester awal. Akan tetapi, pada kehamilan trimester awal, biasanya ibu hamil mengalami gejala morning sickness, yakni sering mual-muntah, hingga nafsu makannya hilang.

Meski anda merasa tidak nyaman, jangan biarkan anda larut dalam kondisi seperti ini. Anda harus tetap makan untuk mendapat asupan nutrisi dan gizi untuk ibu jan janinnya. Jika anda lalai dalam menjaga kondisi tubuh dan janin, tidak secara langsung anda akan mempengaruhi kesehatan anda dan janin dalam kandungan.

Keluhan yang Dialami Saat Hamil Muda

Akibat perubahan hormon dalam tubuh, wanita hamil mudah merasa lelah. Sehingga jangan melakukan aktivitas-aktivitas yang berlebihan. Misalnya saja, jika sebelum hamil keseharian ibu hamil diisi dengan aktivitas ringan, misalnya, bekerja di dalam ruangan. Maka, saat ibu hamil jangan melakukan aktivitas yang terlalu berat, sehingga membutuhkan kerja otot yang berlebih seperti kerja lapangan

Pada artikel kali ini, kita akan membahas mengenai berbagai keluhan-keluhan yang sering dirasakan oleh ibu hamil, sebagai berikut :

Baca Juga: Panduan Lengkap Kehamilan dan Persalinan

1. Mual, muntah dan tidak nafsu makan

Emesis gravidarum (mual dan muntah pada kehamilan muda) umumnya terjadi pada ibu yang sedang hamil. Aktivitas hormon HCG yang memiliki peranan untuk membantu ibu hamil mempertahankan kehamilan hingga fungsi plasenta sempurna sehingga menimbulkan rasa mual, muntah dan tidak nafsu makan. Keluhan mual ,muntah dan tidak nafsu makan akan membaik pada saat ibu hamil memasuki usia kehamilan 16 minggu. (Artikel terkait: ibu hamil muda)

2. Meriang, tidak enak badan

Saat ibu hamil masuk ke trimester ke-2, dia akan seringkali merasakan meriang dan tidak enak badan. Peningkatan jumlah aliran darah di permukaan kulit ditimbulkan karena perubahan hormonal sehingga menimbulkan kondisi badan yang tidak nyaman meriang.

3. Panas atau gerah

Hal ini sering dirasakan pada saat masuk ke trimester-ke-3. Ibu hamil akan terus menerus merasakan kepanasan hingga berkeringat. Cobalah untuk berpakaian yang longgar dan mudah menyerap keringat.

4. Mengidam

Tidak ada salahnya memenuhi keinginan ibu hamul yang mengidam, selama yang diidamkannya adalah makanan yang bukan saja enak, melainkan juga sehat dan bermanfaat.

5. Marah, kesal, atau sedih tiba-tiba

Perubahan mood sering dialami oleh ibu hamil slama proses kehamilannya. Perubahan ini menimbulkan perasan campur aduk dari seorang ibu hamil terhadap kehamilannya. Kadang perasaan seperti ini diekspresikan juga pada orang terdekat (suami dan anggota keluarga).

6. Keputihan

Meskipun sering dialamipara ibu hamil, namun harus waspada. Namun semua keputihan harus diwaspadai, terutama mesikpun tidak disertai gatal dan bau. Terkadang keputihan mengakibatkan infeksi yang dapat menimbulkan pecahnya selaput ketuban sebelum waktunya serta persalinan prematur.

7. Keluar cairan pada kelenjar susu

Cairan (asi) adalah kolostrum yang sangat dibutuhkan oleh bayi. Kolostrum baru keluar saat mencapai umur kehamilan 32 minggu, namun terkadang ada yang baru keluar saat setelah persalinan. Keluhan yang dialami selama kehamilan kebanyakan diakibatkan oleh perubahan tubuh selama hamil.

8. Sering buang air kecil

Terjadinya keluhan ini dikarenakan terjadinya penekanan pada kantung kencing oleh kepala atau bokong bayi. Ini adalah hal yang normal dan biasa dirasakan pada kehamilan kurang dari 16 minggu dan pada kehamilan diatas 32 minggu. Perlu diwaspadai ketika anda buang air kecil disertai dengan rasa tidak tuntas saat berkemih, rasa perih/panas pada lubang kencing, terasa nyeri perut bawah, meriang dan nyeri pinggang. Mungkin saja ternyata ibu hamil sudah terena infeksi saluran kencing.

9. Keram-keram atau kencang dibagian perut

Terkadang kontraksi ini akan hilang ketika ibu hamil berjalan-jalan. Harus diwaspadai apabila kontraksi ini sering terjadi dan di sertai dengan keluarnya darah atau air dari jalan lahir. Mungkin saja ini adalah tanda persalinan sudah dimulai.

10. Kembung dan susah buang air besar

Terkadang hal ini dapat memicu malasnya ibu hamil untuk makan banyak. Hal ini juga dapat menimbulkan pergerakan usus menjadi lambat. Pergerakan usus yang lambat dapat menimbulkan gangguan pengosongan lambung

Harus diwaspadai ketika perasaan kembung, bengah dan mual yang berlebihan pada trimester kedua dan ketiga, karena bisa merupakan gejala hepatitis, sakit magh dan permasalahan di empedu.

Manfaat dan jenis olah raga yang tepat untuk ibu hamil

1. Senam kegel

Senam ini memiliki banyak manfaat bagi ibu hamil. Senam kegel selain dapat mempertahankan berat badan idea ibu hamil, senam ini juga dapat mengurangi rasa nyeri akibat perubahan tubuh, serta melancarkan proses kelahiran bayi. Biasakan senam kegel di usia kehamilan awal, karena hal ini memberikan hasil lebih optimal.

2. Senam pilates

Sama seperti halnya senam kegel, senam ini bermanfaatnya untuk menguatkan otot-otot dan mencegah rasa sakit. Disarankan mintalah pelatih untuk menjadi instruktur senam. Karena senam ini membutuhkan pelatihan dasar terlebih dahulu.

3. Streching

Ibu hamil mampu menurunkan resiko komplikasi kehamilan dan menurunkan resiko iritasi pada kehamilan dengan melakukan streching. Olahraga ini juga bisa dikombinasikan dengan olahraga lain (sebgai pemanasan) sebelum melakukan olahraga. Streching sangat baik dilakukan di usia kehamilan trimester pertama.

4. Aerobik ringan

Aerobik memang cukup bermanfaat untuk ibu hamil, karena dapat membantu menyehatkan jantung, mencegah ambeien dan meningkatkan kadar oksigen. Akantetapi adabaiknya sebelum melakukan senam aerobic, konsultasikan terlebih dahulu pada dokter, apakah kandungan anda aman untuk melakukan aerobic ringan.

5. Yoga

Jenis olahraga ini baik dilakukan sejak hamil muda dan seiring pertambahan usia kehamilan. Teknik relaksasi pada senam yoga memiliki manfaat baik untuk mempersiapkan diri menghadapi persalinan normal. Bukan hanya menyehakan, tapi senam yoga juga bisa memberikan ketenangan pada ibu hamil.

6. Berenang

Ini adalah salah satu olahraga terbaik yang bisa dilakukan oleh ibu hamil. Berenang dapat mengurangi tekanan pada punggung dan kaki ibu hamil yang mudah lelah. Selain itu, olahraga ini juga bermanfaat untuk seluruh tubuh tanpa membuat ibu hamil merasa capek. Jika mulai lelah, mulailah dengan cara mengambang saja di air.

Itulah beberapa manfaat dan jenis olahraga yang bisa dicoba ibu hamil. Setiap ibu hamil memiliki perbedaan kondisi untuk kehamilan dan kesehatan.Sehingga disaranakan sebelum melakukan jenis olahraga yang dipilih oleh ibu hamil berkonsultasi dengan dokter .

Disarankan ibu hamil harus meluangkan waktunya untuk berolahraga supaya kebugaran tubuhnya tetap terjaga. Tentunya dengan olahraga yang sesuai dengan kondisi kehamilan ibu. Selain menyenangkan, kegiatan ini bisa dilakukan sendiri di rumah atau di tempat lain seperti arena olahraga, atau di pusat pelatihan.

Selain itu perubahan yang dialami oleh ibu hamil sebaiknya sering-seringlah untuk berkonsultasi dengan dokter mengenai olahraga yan terbaik sesuai dengan kondisi ibu hamil jangan jenis olahraga yang tidak bisa dilakukan bagi ibu hamil. Setiap ibu hamil memiliki perbedaan kondisi untuk kehamilan dan kesehatan mereka,karena itu perhatikanlah kondisi tubuh dan janin anda. Jangan melakukan aktivitas atau olahraga yang berlebihan, karena hal ini beresiko bagi janin anda. ( Baca : Kehamilan Dapat Membuat Hidup Anda Lebih Menyenangkan )

Loading...

Follow us