Tips Merawat Ibu dan Janin Trimester Pertama

4.86/5 (42)

Selain itu pada trimester pertama merupakan masa penting karena mulai tumbuhnya organ pada awal janin mengalami perkembangan. Selanjutnya organ dan juga sistem organ akan terbentuk dengan sempurna. Pada masa penting pertumbuhan janin ibu akan dihadapi dengan perubahan fisik dan hormonal di trimester pertama. Ibu akan mengalami ketidaknyamanan sehingga seringkali merasa pusing, gangguan emosional dan juga mual. Pada kondisi inilah penting untuk ibu melakukan penyesuaian dan merawat kesehatan ibu selama kehamilan.

Trimester pertama seperti disinggung pada paragraf sebelumnya sangat penting untuk pertumbuhan janin. Janin akan terbentuk dengan organ dan sistem organ yang sempurna pada trimester pertama. Selain itu pada trimester pertama sistem saraf, jantung, dan otak bayi berkembang dengan pesat. Ibu hamil juga harus hati-hati karena rentan terkena keguguran pada trimester pertama. Sehingga ibu hamil harus mengetahui cara terbaik sehingga mampu merawat janin di trimester pertama.

Pada artikel kali ini tim bidanku akan mengankat tema mengenai perawatan kehamilan yang tentu saja di dalamnya mengenai perawatan kesehatan ibu dan janin. Ibu hamil harus dapat menjaga kesehatan dengan baik untuk menunjang pertumbuhan dan perkembangan anaknya.

Keluhan di Trimester Pertama

Perawatan kehamilan ibu dan jani pada trimester pertama berhubungan dengan keluhan yang umum dirasakan pada trimester pertama. Berikut adalah keluhan kehamilan yang seringkali dirasakan oleh ibu di trimester pertama:

1. Ibu mengalami pendarahan

Ibu yang mengalami pendarahan pada trimseter pertama harus hati-hati, bisa jadi pertanda kehamilan anda sedang bermasalah. Meskipun pendarahan yang anda alami ringan akan baiknya anda memeriksakan kehamilan. Anda dapat segera berkonsultasi dengan dokter sehingga anda mendapatan penanganan khusus.

2. Mual dan Muntah Berlebih

Keluhan yang banyak sekali dialami oleh ibu hamil. Penyebabnya adalah hormon beta HCG di dalam darah. Meskipun demikian ibu hamil yang mengalami mual dan muntah berlebihan segera konsultasikan dengan dokter.Kondisi seperti itu dikhawatirkan akan mengganggu nutrisi yang dibutuhkan janin.

3. Demam Tinggi

Ibu hamil memiliki suhu tubuh yang lebih tinggi dibandingkan kondisi normal akan tetapi apabila suhu tubuh ibu hamil telah mencapai 38 derajat celcius atau lebih adalah kondisi ibu terkena demam. Tindakan pencegahan sangat penting dilakukan untuk mengurangi resiko janin terinfeksi oleh karena itu penting melakukan pemeriksaan dokter.

4. Insomnia

Ibu hamil seringkali mengalami kesulitan tidur di awal trimester pertama. Perubahan pola tidur malah sering dialami oleh ibu hamil sehingga ketika pagi hari ibu hamil merasa kelelahan dan ngantuk. Ibu hamil kehilangan semangat untuk melakukan aktivitas seperti biasanya. Meskipun demikian ibu hamil dapat melakukan pengaturan pola istirahat untuk menjaga kesehatan .

Kondisi Ibu dan Janin Pada Trimester Pertama

Pada trimester pertama ibu mengalami fertilisasi yaitu sekitar dua minggu setelah mengalami menstruasi. Ibu melepaskan sel telur kemudian dibuahi. Sel telur memiliki kromosom yang menentukan warna rambut, tinggi badan dan juga jenis kelamin. Sel telur yang telah dibuahi akan membelah dan turun ke uterus.

Pada waktu 7 hari setelah konsepsi, sel telur yang dibuahi akan menempel di dinding dan berkembang membelah diri. Selanjutnya plasenta dan ari ari terbentuk untuk menyalurkan oksigen dan nutrisi ke janin.Janin baru dapat diketahui setelah dua minggu,dimana ibu mengalami pembuahan. Embrio telah memiliki tulang belakang dan kemudian terdiri dari tiga lapis yang akan membentuk organ tubuh bayi.

Selanjutnya pada bulan ke dua kehamilan pertumbuhan embrio berkembang pesat. Pada akhir bulan kedua organ penting bayi sudah tumbuh dan selanjutnya pada akhir bulan kedua kehamilan, bayi sudah memiliki panjang 2,5 cm.

Pada bulan ketiga janin akan menggerakan tangan dan juga kakinya. Bahkan janin sudah dapat membuka dan menutup mulut. Meskipun gerakan terlalu halus akan tetapi dapat terlihat pada pemeriksaan USG. Bayi mulai tumbuh dengan ukuran 10 cm dan berat 100 gram.

Kondisi ibu hamil pada trimester pertama terlihat pada bentuk payudara yang membesar. Produksi ASI sudah dipersiapkan setelah terjadi konsepsi. Sedangkan bentuk perut belum begitu terlihat, baru terlihat ketika ibu memasuki kehamilan bulan ke empat.

Perawatan Kehamilan Ibu dan Janin Trimester Pertama

Setelah mengetahui perkembangan janin dan ibu hamil selama trimester pertama kemudian anda juga mengetahui bahwa selama trimester pertama ibu hamil mengalami banyak perubahan. Baik perubahan fisik, hormon dan emosional maka sebaiknya ibu hamil lebih menjaga kehamilan dengan merawat kehamilan di trimester pertama.

Berikut ini adalah perawatan yang dapat dilakukan ibu hamil di trimester pertama :

1. Hindari Makanan yang Mengandung Merkuri

Pada trimester pertama kehamilan anda harus hati-hati dengan makanan laut yang mengandung merkuri. Sebaiknya pilihlah ikan laut seperti salmon karena aman dan banyak manfaat untuk ibu hamil di trimester pertama. Kandungan ikan laut yang terkontaminasi merkuri akan menyebabkan kecacataan pada janin.

2. Makanan setengah Matang

Pada awal kehamilan hindari makanan yang diproses setengah matang. Hal ini merupakan pencegahan yang dilakukan untuk menghindari infeksi toksoplasma. Infeksi toksoplasma akan mengancam plasenta dan membahayakan pada janin. Beberapa makanan seperti sushi dan telur setengah matang sebaiknya dihindari terlebih dahulu pada trimester pertama.

3. Rokok dan Alkohol

Tidak hanya perokok aktif akan tetapi ibu hamil yang menghirup asap rokok sebagai perokokk pasif akan membahayakan janin. Sehingga sebaiknya hindari lingkungan yang terpapar asap rokok. Karbonmonoksida akan mengalir melalui darah pada janin sehingga menyebabkan bayi lahir prematur dan berat badan rendah. Sedangkan untuk alkohol atau makanan yang mengandung rum sangat membahayakan pada ibu hamil terutama pada kesehatan janin. Kandungan bahan kimia yang akan membuat tumbuh kembang janin terganggu.

4. Lakukan pemeriksaan Rutin

Ibu hamil harus memeriksakan rutin ke dokter kandungan ataupun bidan untuk mengetahui perkembangan kehamilan selain itu beberapa perkembangan abnormal dapat dideteksi dan dikonsultasikan dengan dokter apabila ditemukan pada trimester pertama kehamilan. Dengan pemeriksaan rutin ibu hamil juga dapat berkonsultasi dengan keluhan yang dialami di trimester pertama kehamilan. Apalagi untuk ibu hamil yang baru pertama hamil harus lebih banyak mendapatkan informasi seputar kehamilan.

5. Hindari Aktivitas yang terlalu berat

Pada awal kehamilan ibu tidak boleh terlalu cape apalagi bila memiliki riwayat anemia. Meskipun demikian harus tetap menjaga kesehatan jasmani dan melakukan olahraga ringan untuk menjaga kebugaran. Ibu dapat mengikuti kelas senam kehamilan sehingga dapat mengikuti sesuai prosedur dan tidak membahayakan janin. Hindari melakukan gerakan yang membahayakan seperti menghentak, meloncat dan melompat karena pada awal kehamilan rawan terjadi keguguran.

Apakah informasi ini bermanfaat?

1 2 3 4 5

Leave a Reply