data-ad-format="auto"

Tips Menghentikan Anak Berbicara Kasar

Memasuki usia prasekolah anak anda kini semakin berkembang, memiliki kemampuan bersosialisasi dengan teman seusianya.Sehingga beberapa pengaruh dari lingkungan sangat mudah untuk masuk ke dalam diri anak anda. Menyerap informasi dari luar kemudian anak anda menirunya. Sayangnya, tidak semua yang didengar oleh anak anda merupakan bahasa yang baik. Kadang ada kata-kata kasar yang diucapkan oleh anak anda karena meniru teman, orang dewasa atau film lainnya.

Pada umumnya anak belum memahami arti yang diucapkannya. Peranan orang tua untuk dapat memberikan pembelajaran dengan cara komunikasi pada anak bahwa berbicara kasar merupakan kebiasaan buruk dan tidak boleh dilakukan. Anda tidak perlu menghukum anak anda karena dengan memberikan hukuman anak anda akan mengulanginya lagi di luar pengawasan anda sehingga yang harus anda lakukan adalah berkomunikasi berikan pengertian baik atau tidak baik sebuah tindakan sehingga dapat ditanamkan semenjak dini.

Bagi anda yang kebingungan dalam menghadapi anak yang berbicara kasar. Berikut ini adalah beberapa tips yang dapat anda lakukan agar anak tidak berbicara kasar :

1. Bersikap Tenang

Ketika anak anda berbicara kasar maka sebaiknya anda bersikap tenang jangan langsung naik darah. Anda dapat menjaga ekspresi dan reaksi anda usahakan untuk tetap tenang.Anda juga dapat berpura-pura tidak mendengar. Umumnya pada usia balita anak mencari perhatian, sehingga apabila anda mengurangi perhatian cenderung akan berkurang.

Baca Juga: Repot Bayi Sering Ngompol? Gunakan Sprei Waterproof, Atasi Ompol dan Bau Pesing

2. Jangan marah dan jangan tertawa

Usahakan anda untuk tetap tenang dan tidak terbawa emosi. Hindari memberikan hukuman fisik. Hukuman fisik tidak akan membuat anak anda jera, dia akan melakukan di luar pengawasan anda. Selanjutnya hindari juga tertawa karena akan membuat anak anda menyangka yang diucapkannya lucu. Pada lain kesempatan anak anda akan mengulanginya lagi apabila anda menertawakannya.  

3. Alihkan dengan kata yang hampir mendekat

Ketika anak anda mengucapkan "bego" anda dapat mengalihkan pada kata yang mendekatinya seperti "bobo". Alihkan pula perhatian anak anda supaya tidak mengucapkan perkataan tersebut.

4. Tanyakan dari mana anak anda mendengarnya

Anda dapat bertanya pada anak anda dimana mendengar kata-kata kasar yang diucapkan. Apabila di salah satu penangana tv, maka anda dapat menghindari program tersebut. Kemudian anda jelaskan kalau itu perilaku jelek yang tidak boleh ditiru.

5. Menjelaskan baik dan tidak baik

Ini merupakan salah satu tips yang sangat mudah tapi susah dilakukan. Kadang kali anak memang tidak nurut jika dinasehati sekali maka anda membutuhkan waktu dalam memberikan pengertian, mungkin hingga 3-4 kali namun sekali lagi jangan menggunakan kekerasan apalagi menggunakan kekerasan fisik.

6. Mengajarkan empati

Anda dapat mengajarkan anak anda berempati. Misalnya ketika anak anda berbicara "om itu hitam " maka anda dapat memberikan pengertian "tuhan menciptakan warna kulit putih dan hitam, hitam bagus dan putih juga bagus. Dengan demikian anak anda akan belajar untuk berempati.

Loading...

Follow us