Tips Mengajarkan Etika Bermain Sewaktu Si Kecil Berada di Rumah Temannya

Dunia anak adalah dunia bermain.

Memiliki banyak teman dan hari-hari yang diisi dengan penuh candaan dan gurauan bersama dengan sahabat kecilnya adalah hal yang menyenangkan untuk si kecil. Kegiatan inilah yang paling sering menjadi kegiatan yang paling ditunggu untuk si buah hati. Itulah mengapa, anak-anak akan cenderung lebih menikmati harinya jika ada begitu banyak teman-temannya dirumah maupun bermain diluar rumah.

Bermain bersama dengan teman-teman dan lingkungannya banyak memberikan hal yang positif untuk si buah hati. Dengan bermain, ia akan belajar sendiri bagaimana berinteraksi dengan lingkungan dan teman-temannya. Selain itu, kemampuan anak untuk dapat bersosialisasi akan dapat diasah disini. Anak-anak yang memiliki banyak teman akan cenderung lebih aktif dan ceria, pasalnya mereka akan dapat belajar untuk berbagi dan saling memahami. Selain itu, kemampuan mereka dalam berkomunikasi dan bersosialisasi membuat mereka belajar sejak dini untuk dapat mengasah kemampuannya berinteraksi dengan lingkungannya. Bukan hanya itu, ada lebih banyak hal positif yang akan didapatkan oleh si anak, diantaranya anak-anak diajarkan untuk berbagi mainan, belajar bagaimana bersabar dalam bergantian permainan, mengantri dan lain sebagainya.

etika anak bermain dirumah

Sewaktu kita ibu mendapati anak-anak bisa bermain dan berbaur dengan teman-temannya. Hal ini akan tentu saja membuat orangtua senang. Anak-anak yang bisa menikmati bermain bersama dengan teman, akan membuat orangtua lebih tenang dalam menyelesaikan dan mengerjakan tugas pekerjaan rumah tangganya. Ketika si kecil menikmati bermain bersama dengan teman-temannya, ibu tentu tidak akan dibuat khawatir dengan rengekan si kecil sewaktu mencuci atau memasak di dapur. Dengan begini pula ibu bisa tetap fokus membersihkan rumah sementara anak-anak tetap bisa bermain dengan gembira.

Mengajarkan sopan santun bukan hanya penting diterapkan pada orang dewasa, pendidikan penting ini pun harus senantiasa diberikan pada anak-anak sejak mereka masih kecil. Begitupun dalam hal bermain, meskipun dunia anak adalah dunia bermain. Akan tetapi, penting juga mengajarkan etika bagi anak agar mereka memiliki aturan yang harus dipertimbangkan, terutama saat anak-anak bermain dirumah temannya.

Kegiatan bermain ini tentu saja harus menjadi hal yang menyenangkan dan menggembirakan untuk anak. Untuk itulah mengajarkan etika pada anak sewaktu mereka bermain dirumah temannya tidak serta merta membuat mereka terbatasi dan merasa tertekan dengan aturan yang kita berikan pada anak-anak.

Yang terpenting dari hal ini adalah anak-anak harus dapat memahami tujuan dari pelajaran etika yang ibu berikan. Dengan demikian, ketika tujuan tersebut ditangkap dan dipahami dengan baik, maka anak-anak akan lebih mudah untuk mengaplikasikan hal tersebut dibanding menerapkannya dengan susah payah.

Nah, untuk membantu ibu dalam memberikan batasan dan mengajarkan etika pada anak-anak sewaktu mereka bermain dirumah temannya, maka kita simak beberapa tips dibawah ini.

Ajarkan Anak Untuk Punya Batasan Waktu

Bermain dan bercanda bersama dengan teman-teman, seringkali membuat seseorang mengabaikan waktu. Hal ini bukan hanya terjadi pada orang dewasa, anak-anak pun akan cenderung mengalaminya. Apalagi, saat mereka tenggelam dalam asyiknya kegiatan bermain yang mereka jalani. Hal inilah yang pada akhirnya, seringkali membuat si anak kesulitan atau enggan sewaktu diajak pulang.

Respon yang diberikan si anak pun umumnya berbeda, untuk sebagian anak ada yang hanya merengek atau menangis sewaktu diminta pulang. Namun, ada apula anak-anak yang cenderung memberikan respon ekstreme dengan mengamuk dan meronta ditempat bersangkutan. Nah, ketika hal ini terjadi, orangtua atau dalam hal ini terutama ibu, akan kesulitan mengatasi si anak. Belum lagi, hal ini akan mungkin membuat ibu merasa malu, terutama saat si anak mengamuk dihadapan orangtua temannya.

Nah, untuk mengatasi hal ini, maka sebaiknya sebelum anak hendak pergi ke rumah temannya. Berikan kesepakatan bersama dengan si anak agar mereka bisa memiliki batasan waktu. Ajarkan pada anak agar seberapa serunya permainan yang mereka rasakan bersama dengan teman-temannya, namun ketika tiba waktunya pulang, maka saat itu pula mereka harus segera pulang.

Misalkan, ketika anak bermain bersama dengan temannya, berikan batasan waktu untuk mereka selama kurang lebih 3-4 jam. Setelah itu, ingatkan anak ketika waktu telah habis, maka mereka harus segera pulang. Atau sebelum benar-benar habis, anda bisa memberikan waktu misalnya 10 atau 15 menit. Nah, jika anak anda menolak, ingatkan pada anak bahwa ada konsekuensinya. Dengan begini, diharapkan anak-anak merasa jera.

Ajarkan Anak Untuk Tidak Bermain di Kamar atau Melompat di Atas Sofa

Bermain dirumah teman, terkadang tak jarang membuat si tuan rumah mengelus dada sewaktu melihat anaknya dan anak kita bermain didalam kamar atau saat mereka melompat-lompat diatas sofa dengan kegirangan sewaktu mereka tengah bercanda. Nah, untuk itulah upayakan sebisa mungkin  agar anda bisa mengajarkan pada anak, agar mereka tidak memasuki ruangan pribadi tuan rumahnya, seperti kamar atau ruangan lainnya. Beritahukan pula pada mereka bahwa bermain diatas sofa tidaklah diperkenankan.

Ajarkan Anak Untuk Berbicara Sopan

Si kecil perlu diajarkan untuk berperilaku dan berbicara sopan kepada orang yang lebih tua dan oranglain, termasuk dalam hal ini adalah si tuan rumah dan orang-orang yang ada didalamnya. Mungkin ada beberapa kondisi yang membuat si kecil tak dapat bermain didalam rumah si temanya, seperti dikarenakan orangtuanya sakit atau mungkin ada anggota keluarga si temannya yang merasa tak ingin diganggu.

Untuk itulah, usahakan agar anak memaklumi dan mengerti. Buat mereka untuk tidak memaksakan kehendakanya. Sebaliknya, untuk menghargai oranglain buat anak agar bermain di tempat lain selain didalam rumah. Hanya saja, jika anak anda masih terlalu kecil, sebaiknya ketika anda meminta mereka untuk bermain diluar rumah, pastikan jika pengawasan anda terhadap si kecil tetap dijaga. Hal ini semata-mata demi kebaikan dan keselamatan buah hati.

Ajarkan Anak Untuk Tidak Menginterupsi Pembicaraan

Kehadiran anak-anak dirumah oranglain, yakni rumah temannya tidak selamanya dinikmati oleh si tuan rumah. Adakalanya, orangtua teman si kecil tengah sibuk. Ketika si kecil meminta sesuatu pada orangtua temannya apalagi saat mereka tengah sibuk, hal ini tentu akan mengundang masalah. Baik bagi si kecil maupun anda sebagai orangtuanya. Seringkali hal ini akan membuat jengkel si tuan rumah, yang pada akhirnya si buah hati akan mendapatkan predikat buruk seperti misalkan predikat “anak bandel”.

Nah untuk menghindari hal ini, sebaiknya ajarkan anak untuk menjaga sikapnya. Ketika mereka membutuhkan sesuatu seperti misalkan meminta minum, minta diantar pulang dan lain sebagainya. Maka ajarkan mereka untuk membaca situasi terlebih dulu.

Ketika si tuan rumah sedang sibuk berbicara di telepon, sebaiknya si anak tidak menginterupsi pembicaraan tersebut. Mintalah anak menunggu sebentar hingga si tuan rumah terlihat santai. Dengan begitu anak-anak akan diajarkan bagaimana caranya bersabar dan melatih etikanya dimasyarakat.

Mengasuh dan merawat anak-anak, terutama mereka yang masih kecil seringkali menjadi hal yang gampang-gampang susah. Belum lagi, kegiatan ini memerlukan kesabaran yang ekstra. Akan tetapi, dengan kerjasama dan pengertian diantara orangtua untuk dapat  saling mendukung perkembangan dan kemampuan sosial di kecil, termasuk dalam hal ini sewaktu mereka bermain dirumah temannya akan membuat mereka bisa menikmati masa kecilnya yang indah dan ceria. Semoga tips diatas bermanfaat untuk anda dalam mendidik si buah hati.

Apakah informasi ini bermanfaat?

1 2 3 4 5

Leave a Reply