data-ad-format="auto"

Tips Melatih Si Kecil Berganti Baju Sendiri

Sejak lahir bayi membutuhkan bantuan ibunya.

Semua hal tidak dapat mereka lakukan sendiri tanpa bantuan dari orangtuanya. Mulai dari mengganti diaper, makan, mandi bahkan ketika berganti pakaian atau hendak memakai baju, semua hal ini dilakukan oleh orangtuanya. Akan tetapi, ketika anak memasuki usia yang sudah cukup matang, maka sudah saatnya si anak melakukan segala halnya sendiri. Hal ini tentunya dimaksudkan untuk memperkenalkan anak pada sesuatu hal yang baru dan membuat mereka belajar. Namun disamping itu, hal yang paling penting dalam hal ini adalah mengajarkan anak untuk bisa mandiri.

 

Penting sekali mengajarkan kemandirian pada anak, apalagi mengingat bahwa orangtua tidak akan selamanya berada disamping anak. Dengan demikian, mengajarkan kemandirian pada anak perlu sekali diajarkan sejak mereka berusia dini.

Baca Juga: Repot Bayi Sering Ngompol? Gunakan Sprei Waterproof, Atasi Ompol dan Bau Pesing

Ada banyak hal yang perlu diperkenalkan dan diajarkan pada anak sejak dini agar mereka bisa mandiri. Termasuk, mengajarkan anak untuk berpakaian dan berganti baju. Anak berusia 2-3 tahun, sudah bisa diajarkan bagaimana berpakaian sendiri. Hasilnya memang belum sempurna, akan tetapi dalam hal ini setidaknya anda sudah mengajarkan anak mandiri dan memiliki kepercayaan diri.

melatih anak berganti baju sendiri

Tahukah anda, mengajarkan anak berpakaian bukan hanya melatih motorik tubuhnya, namun juga melatih kemandiriannya. Untuk itulah, para ahli menganjurkan jika hal ini sudah bisa diajarkan pada anak sejak mereka berusia 2 tahun. Sebab diusianya ini, anak sudah mengenal intruksi sehingga orangtua sudah mulai bisa mengajarkan anak bagaimana berpakaian sendiri. Hanya saja, dalam hal membantu anak untuk dapat berpakaian sendiri, akan berbeda-beda kadarnya, yang mana ini akan tergantung pada tahap pengembangan keterampilan pada masing-masing anak. Akan tetapi, jangan terkejut jika pada tahap awal anda mengajarkan hal ini pada anak, si kecil sudah melesat pergi keluar.

Untuk itulah, diperlukan kesabaran ekstra dalam menghadapi anak-anak, apalagi dalam tahap mereka belajar. Dengan demikian, pada tahapan ini sebaiknya anda tidak mengharapkan begitu banyak pada pencapaian akhir anak-anak anda. Seperti misalkan, pada saat pertama kali anda meminta anak berganti pakaian sendiri dan di moment yang sama pula lah anda mengharapkan hal ini akan dapat berhasil pada anak anda. Segala sesuatunya diperlukan proses dan dilakukan dengan perlahan. Asalkan ada ke konsistenan dari apa yang anda lakukan, maka dengan perlahan anak akan mulai terbiasa dan belajar bagaimana mengenakan baju sendiri.

Jangan heran pula, jika ketika anda sudah memberikan petunjuk dan arahan pada si kecil untuk memakai baju sendiri, namun ia keukeuh ingin mengenakan baju dengan caranya sendiri yang kurang tepat. Hal ini dikarenakan, usia 2 tahun pada anak membuat mereka sudah memiliki kemampuan untuk mengembangkan otonominya sendiri.

Anak akan mulai ingin melakukan segala hal sendiri dan semaunya. Untuk itulah, sebaiknya awali dengan sesuatu yang sederhana. Dalam hal ini sebelum anda mengajarkan anak berganti pakaian sendiri, anda bisa memulainya dengan mengajarkan anak memakai kaus kaki sendiri, menyimpan mainan ke tempatnya sendiri dan masih banyak lagi.

Nah, ketika anda mengajarkan anak bagaimana berganti baju sendiri, berikut ada beberapa tips yang bisa anda terapkan agar hal ini bisa lebih mudah diterapkan oleh si buah hati.

Diawali dengan Melepas Kaus

Ketika hendak mengganti baju biasanya bagian pertama yang paling sering dilepaskan terlebih dahulu adalah bagian kaus. Nah, cara ini pun bisa anda terapkan pada si kecil. Melepas kaus adalah hal paling mendasar dalam mengajari buah hati cara berganti baju. Untuk mengajarkan hal ini padanya, maka mintalah ia untuk memegang bagian bawah bajunya, tarik ke atas dengan perlahan dan buka melewati kepalanya hingga kaus terlepas. Ingatlah, minta anak melakukannya dengan perlahan, karena ketika terburu-buru, hal ini malah akan semakin sulit dilakukan. Pada akhirnya, ketika anak menemukan kesulitan dalam tahap awal mereka belajar yang dikhawatirkan adalah anak merasa enggan untuk melanjutkan apa yang mereka pelajari.

Melepas dan Memakai Celana

Nah, setelah bagian kaus sudah terlepas, sekarang minta anak untuk melepaskan celananya. Bagian ini umumnya akan lebih gampang daripada melepaskan kaus atau baju bagian atas. Untuk melepaskan celana, mintalah anak untuk menarik ke bawah celananya dan lepaskan melewati kedua kakinya. Seperti yang dilakukan sebelumnya minta pula anak untuk melakukan cara ini dengan perlahan, apalagi saat celana yang ia gunakan adalah celana yang ketat yang fit di tubuhnya. Jika dilakukan dengan terburu-buru bisa jadi anak terjatuh dan merasa kapok. Sementara itu, untuk mengenakan kembali celana bisa dilakukan dengan kebalikannya dari melepaskan dan caranya pun mudah.

Mengancingkan Baju

Langkah mengancingkan baju mungkin tidak semudah dan sepraktis ketika mengenakan celana dan melepaskan kaus. Untuk melakukan hal ini, diperlukan kesabaran dan ketelitian. Akan tetapi, mintalah anak untuk bersabar dan berikan dukungan bahwa mereka akan dapat melakukannya jika mereka bersabar. Selain itu, agar si kecil merasa lebih bersemangat untuk melakukan hal ini anda bisa memberikan pelajaran yang menyenangkan seperti memberikan perumpamaan bahwa kancing adalah seekor siput yang harus segera memasuki lubangnya. Dengan begitu, minta anak untuk membantu "si siput" memasuki lubangnya. Dengan begini anak akan lebih tertarik dan bersemangat untuk belajar mengancingkan baju.

Mengancingkan Resleting Pada Jaket

Nah, kegiatan yang satu ini seringkali memakan waktu. Bukan hanya pada anak, terkadang orang dewasa saja ketika harus mengancingkan resleting pada jaket seringkali dibuat kesal, apalagi saat resleting macet. Akan tetapi, bagaimanapun anak harus tahu dan belajar bagaimana cara melakukannya agar mereka tidak melulu tergantung dengan orang lain. Nah, untuk mengajarkan anak cara ini maka anda bisa menerapkan dalam kegiatan sehari-hari. Misalkan saat anda hendak membawa anak ke luar rumah atau saat anak pergi ke rumah temannya dan kebetulan cuaca diluar mendung dan berangin, maka mintalah anak untuk mengenakan jaket. Dari sinilah, anda bisa meminta si buah hati mengancingkan resletingnya seorang diri. Perlahan namun pasti, jika terbiasa anak akan dapat melakukannya.

Mengajarkan si kecil melakukan sesuatu sendiri bukan hanya dilakukan dalam rangka memberikan pelajaran baru dan melatih motoriknya saja. Hal ini pun penting diajarkan agar si buah hati bisa mandiri. Akan tetapi, jangan melupakan pengawasan dan bantuan anda pada si kecil ketika mereka sudah kesulitan dan merasa tidak mampu melakukannya. Mengajarkan sesuatu pada si kecil memang tidak bisa dilakukan dengan cepat dan mudah, hanya saja jika anda bisa bersabar, maka dengan perlahan mereka akan dapat melakukannya.

Semoga tips melatih si buah hati berganti pakaian diatas bisa bermanfaat untuk ibu dalam mengajarkan buah hati tercintanya.

Loading...

Follow us