data-ad-format="auto"

Tips Berhasil Berikan Makanan Padat Pertama Untuk Bayi

Memberikan makanan bayi berupa makanan padat atau makanan pendamping ASI pada anak, umumnya memiliki tujuan agar anak bisa mendapatkan gizi dan nutrisi yang lebih baik dari mengkonsumsi makanan secara langsung.

Ya, bila sebelumnya nutrisi yang didapat anak hanya ia dapatkan melalui ASI dari ibunya, saat usianya sudah mencukupi maka mereka akan membutuhkan asupan yang lebih banyak dan lebih bervariasi dari jenis-jenis makanan sehat yang dibutuhkannya.

Adapun usia yang mencukupi untuk mulai memberikan jenis makanan ini adalah pada saat anak berusia 6 bulan (Baca: Makanan Bayi 6 Bulan). Meskipun patokan usia ini bukanlah usia yang baku, karena tidak semua anak memiliki kesiapan yang sama. Akan tetapi pada saat ini sistem pencernaan pada anak telah dinilai cukup siap diberikan makanan pendamping ASI.

Pada saat pertama kalin ibu memberikan makanan padat untuk buah hatinya. Bisa jadi ini menjadi momen yang menyenangkan. Betapa tidak, momen ini mungkin sudah ditunggu-tunggu untuk sebagian ibu.

Baca Juga: Repot Bayi Sering Ngompol? Gunakan Sprei Waterproof, Atasi Ompol dan Bau Pesing

Untuk pertama kalinya buah hati anda akan mencicipi jenis dan rasa baru dari makanan yang ibu berikan. Tak heran bila banyak ibu akan bersemangat menyambut momen yang satu ini. Bahkan mungkin segala jenis makanan sebelumnya telah ibu persiapkan dari jauh-jauh hari.

Akan tetapi, pada saat mulai memberikan si kecil makanan padat, ada baiknya ibu jangan bertubi-tubi memberikan buah hati dengan aneka jenis makanan yang beragam dan diberikan dalam waktu yang singkat. Berikan jeda beberapa hari antara setiap jenis makanan baru yang akan ibu sajikan untuk mereka, sehingga hal ini tidak akan terkesan seperti ibu memaksa bayi menyantap segala jenis makanan yang ibu inginkan.

Selain itu, pemberian makanan yang dilakukan dengan perlahan dan diberlakukan jeda pada setiap makanan baru yang baru diberikan, setidaknya ibu akan dapat mengontrol jika saja anak mengalami masalah dengan jenis makanan tertentu yang mereka konsumsi, seperti misalkan adanya alergi.

Bukan hanya itu, biarkan pula bayi anda untuk memutuskan berapa banyak makanan yang ingin ia makan. Dari sini ibu bisa menentukan seberapa banyak porsi makan si kecil dalam setiap waktu makannya.

Porsi makan pada masing-masing bayi memang berbeda, bayi anda mungkin tidak terlalu banyak makan, sementara bayi lain akan mungkin bersemangat dan telihat cukup rakus pada saat melahap makanannya.

Untuk itu, sebaiknya tidak perlu diambil pusing, ikuti saja apa maunya si kecil, yang terpenting adalah anda bisa selalu memantau proses tumbuh kembangnya dengan baik. Selain itu, bila rupanya anda mendapati porsi makan si kecil terlalu sedikit, maka mungkin peranan anda dalam membujuk si kecil agar mau meningkatkan porsinya akan sangat dibutuhkan.


Tips Memberikan Makanan Padat Pada Bayi

Seperti Apa Memulainya

Waktu yang tepat dalam memberikan makanan padat pada buah hati adalah di usia 6 bulan. Pada waktu ini, makanan padat yang akan dibutuhkan si kecil sebagai makanan pertaanya adalah jenis makanan lumat, yakni seperti bubuk dan buah yang lunak.

Nah, selama dua minggu pertama anda cukup memberikan dua jenis makanan ini. Makanan yang lumat akan lebih mudah dicerna oleh perutnya yang kecil. Selain itu, jenis makanan ini akan lebih mudah ditelan dan bergerak ke bagian belakang tenggorokannya. Sebaiknya berikan makanan ini dengan perlahan dan bertahap, mulai dari memberikan makanan dengan tekstur yang encer dan lebih kental.

Sementara itu, bila rupanya anda mendapati si kecil menutup mulut rapat-rapat dan menolak menerima makanan yang anda berikan, maka sebaiknya jangan paksakan hal ini. Bisa jadi si kecil belum siap untuk mengkonsumsi makanan padat, dimana hal ini pun bisa menjadi pertimbangan anda untuk menunda memberikan jenis makanan lain selain ASI.

Berikan Variasi Makanan

Untuk memberikan makanan pada bayi, sebaiknya mulailah dengan satu jenis makanan yang sama dan berikan jeda pada pergantian jenis makanan lainnya. Paling tidak, tunggu selama sekitar 3 hari sebelum anda mengenalkannya pada jenis makanan yang berbeda. Selain itu, anda pun bisa sambil memantau bila anda reaksi tertentu pada si kecil setelah menerima makanan yang diberikan.

Pentingnya variasi dalam memberikan makanan memang dibutuhkan. Akan tetapi sebaiknya tidak memberikan jenis makanan yang berbeda pada si kecil dengan sekaligus. Sebab salah-salah si kecil bingung dan menolak diberikan makanan.


Jadikan Hal Ini Sebagai Rutinitas

Menerapkan pemberian makanan pada si kecil, haruslah dilakukan dengan konsisten bila anda ingin hal ini berhasil.  Untuk itu, maka terapkan waktu sarapan, makan siang dan makan malam pada si kecil secara konsisten. Hal ini bukannya dilakukan tanpa alasan.

Sistem pencernaan pada bayi perlu dilatih dengan rutin untuk belajar menerima, menyerap serta mencerna makanan pada waktu-waktu yang telah ditentukan. Untuk itulah, tidak ada salahnya jika ibu mulai membuat jadwal penyakian kelompok makan lengkap dengan menu yang akan dihidangkan agar nantinya ibu tidak lagi bingung akan menyajikan makanan apa untuk si buah hati.

Mulai Kenalkan Biskuit

Pada usia yang siap diberikan makanan padat, maka ibu sudah mulai dapat memberikan si buah hati biskuit untuk cemilannya diantara waktu makan. Selain itu, koordinasi mata dan tangannya pun sudah cukup baik dalam tahapan ini, sehingga demikian si buah hati akan dapat menggenggam makanannya dan memasukkannya kedalam mulut.

Hanya saja, sebaiknya pilihlah biskuit yang khusus dibuat untuk bayi, jangan dulu memberikan sembarang biskuit. Biskuit khusus untuk bayi dibuat sedemikian mungkin agar si kecil mudah mengemutnya dan mudah meleleh dalam mulutnya sehingga akan semakin mudah pula untuknya menelan makanan tersebut. Selain itu, pemberian biskuit untuk si buah hati akan baik dalam merangsang pertumbuhan giginya.


Selingi Dengan Makanan Berbeda Rasa

Bila anda menemukan buah hati anda sudah terlihat lesu setiap kali diberikan makanan, maka mungkin bisa jadi ia mulai bosan dengan rasa makanan yang itu-itu saja. Seperti misalkan memberikan bubur asin, sayuran dan makanan lain yang berasa asing.

Menghidangkan jenis makanan yang itu-itu saja pada si kecil bisa jadi akan membuat mereka bosan dengan hal ini. Untuk itu, sebaiknya cobalah alihkan pada makanan dengan rasa yang lain seperti mengganti bubur asin dengan rasa yang manis atau menambahkan buah-buahan yang aman dikonsumsi si buah hati.

Untuk menyajikan buah-buahan, pastikan bila anda melakukannya dengan bertahap. Seperti misalkan diawal anda bisa memberikan buah-buahan seperti pisang atau papaya dan beberapa minggu setelah itu, anda bisa mengkombinasikan untuk memberikan jenis buah lain yang bisa dicerna oleh si buah hati.

Demikian beberapa hal yang dapat dilakukan demi menggapai keberhasilan memberikan makanan pendamping pada bayi. Hal ini dikarenakan tidak sedikit bayi yang sulit diperkenalkan pada makanan padat dan memilih terus mengkonsumsi ASI. Akan tetapi, disamping itu asupan makanan lain akan sangat dibutuhkan oleh mereka.

Loading...

Populer di Dunia Bayi

1500+ Rangkaian Nama-Nama Bayi Laki-Laki Islami Modern

Mendapatkan kehamilan memang merupakan salah satu berkah yang luar biasa yang di berikan…

Nama-Nama Bayi Perempuan Islami

Nama adalah doa dan nama juga bisa menjadi pengharapan orang tua kepada anak. Oleh karena…

Cara Ampuh Menaikan Berat Badan Bayi

Pada umumnya bayi dilahirkan dengan berat badan dan ciri yang berbeda satu sama lainnya,…
Default Image

Bayi Muntah Setelah Diberi ASI

sumber : KuliahBidan Gumoh dan muntah sering kali terjadi hampir setiap pada bayi. Gumoh…
Default Image

Mengenal Tanda-Tanda Pertumbuhan Gigi Bayi

Setiap bayi akan memiliki masa pertumbuhan gigi yang berbeda-beda, namun biasanya awal di…

Follow us