data-ad-format="auto"

Tips Atasi Rambut Rontok Selama Kehamilan

Ibu hamil mengeluhkan kondisi dimana rambut semakin menipis dan terjadi kerontokan selama kehamilan. Padahal sebelumnya kehamilan rambut sehat dan tumbuh subur, keluhan ini dialami oleh ibu hamil memasuki trimester akhir bahkan hingga pasca persalinan? Mencoba perawatan rambut di salon justru membuat ibu menjadi khawatir, apakah perawatan untuk rambut rontok mengandung bahan kimia yang berbahaya yang akan menyebabkan gangguan pada janin?

Anda tidak perlu khawatir apabila selama kehamilan anda mengalami rambut rontok, salah satunya disebabkan karena perubahan hormon saat hamil dan setelah melahirkan yang dapat mempengaruhi kesuburan rambut. Untuk lebih mengetahui kondisi rambut anda selama kehamilan, melalui artikel ini tips atasi rambut rontok selama kehamilan.

Kondisi Rambut Selama Kehamilan

Ketika hamil kondisi rambut pada ibu hamil akan berbeda-beda. Sebagian ibu hamil mengalami rambut berminyak,rambut yang cenderung tumbuh subur, rambut yang lurus menjadi keriting atau sebaliknya (meskipun tidak terlalu signifikan) dan yang terakhir mengalami rambut rontok. Ketakutan ibu hamil ketika mengalami rambut rontok adalah kebotakan, dapatkah kembali subur setelah proses persalinan?

Rambut rontok pada ibu hamil akan berlangsung sampai proses persalinan. Pada saat kehamilan peningkatan jumlah rambut masuk ke fase istirahat, yang merupakan bagian dari siklus rambut rontok normal. Kondisi ini tidak cukup serius untuk menyebabkan bintik-bintik botak atau rambut rontok permanen, dan harus mulai berkurang dalam waktu 3-4 bulan setelah melahirkan. Jika Anda merasa bahwa Anda mengalami kerontokan rambut yang tidak biasa saat Anda sedang hamil, hal ini mungkin karena kekurangan vitamin atau mineral.

Baca Juga: Panduan Lengkap Kehamilan dan Persalinan

Periode yang paling umum kehilangan rambut terjadi sekitar tiga bulan setelah melahirkan. Kenaikan hormon selama kehamilan menyebabkan rambut rontok. Setelah melahirkan, hormon kembali ke tingkat normal, yang memungkinkan rambut rontok akan kembali ke siklus normal. Rambut rontok biasanya puncak 3-4 bulan setelah melahirkan sebagai folikel rambut untuk proses peremajaan. Seperti disebutkan sebelumnya, rambut rontok ini bersifat sementara dan rambut rontok kembali normal dalam waktu enam sampai dua belas bulan setelah melahirkan.

Penyebab Rambut Rontok Selama Kehamilan

Rambut rontok selama kehamilan disebabkan karena hormon kehamilan yang menyebabkan adanya produksi minyak kulit kepala yang meningkat.Pada saat kehamilan produksi sabum yang membuat rambut tetap lembab semakin meningkat apalagi bila ibu hamil mengalami stres. Bahkan apabila ibu hamil memutuskan untuk mencuci rambut dengan menggunakan sampo yang tidak tepat dan merangsang kelenjar minyak dan produksi minyak yang berlebihan begitu pula dengan konsumsi makanan yang berlemak berlebihan.

Bahkan rambut rontok pada ibu hamil dapat terjadi menjelang persalinan dan setelah persalinan. Dimana ibu hamil mengalami kadar hormon estrogen dalam tubuh yang turun tajam akibat terjadinya peningkatan hormon tiroid bahkan dapat juga mengalami hormon tiroid yang berkurang. Bahkan rambut rontok dapat terjadi karena Ibu hamil yang kekurangan vitamin dan zat besi yang tidak seimbang.

Sekitar 90% dari rambut Anda tumbuh pada satu waktu, sementara yang lain 10% memasuki fase istirahat. Setiap dua sampai tiga bulan rambut rontok dan memungkinkan rambut baru tumbuh di tempatnya. Hal ini menjadikan ibu was-was dan dikhawatirkan rambut baru sulit untuk tumbuh dan menyebabkan kebotakan. Kondisi ini jelas berbeda pada ibu hamil satu dengan ibu hamil lainnya karena dipengaruhi oleh produksi hormon yang berbeda.

Selain itu rambut rontok yang dialami oleh ibu hamil dapat pula terjadi karena kesehatan reproduksi. Seperti diketahui bahwa rambut rontok terjadi karena dipicu oleh perubahan keseimbangan hormon estrogen dalam sistem tubuh ibu hamil. Bahkan rambut rontok bisa terjadi akibat salah satu dari penyebab penghentian pil KB atau jenis hormon lain yang bertujuan metode pengendalian kelahiran, keguguran atau lahir mati, ibu mengalami abortus dan juga ketidakseimbangan hormonal.

Tips Mencegah Rambut Rontok Selama Kehamilan

Rambut yang sehat dan tumbuh subur menjadi idaman setiap wanita tidak terkecuali pada ibu hamil. Pada kondisi kehamilan ibu akan mengalami salah satu kondisi dimana rambut yang dipengaruhi oleh hormon kehamilan mengalami kerontokan, bahkan meningkat sampai selesai proses persalinan. Meskipun anda tidak peru khawatir karena merupakan proses yang alami dan bukan merupakan kerontokan permanen akan tetapi proses pencegahan harus tetap dilakukan.

Berikut ini adalah beberapa tips yang dapat anda ikuti untuk mencegah rambut rontok selama kehamilan :

  1. Apabila kerontokan sangat parah, anda dapat berkonsultasi dengan dokter Anda untuk memastikan keseimbangan hormon di dalam tubuh.
  2. Hindari kuncir atau rol rambut yang ketat yang dapat menarik dan membuat rambut menjadi stress.
  3. Konsumsi buah-buahan dan sayuran, yang mengandung flavonoid dan antioksidan yang dapat memberikan perlindungan bagi folikel rambut dan mendorong pertumbuhan rambut.
  4. Gunakan sampo dan kondisioner yang mengandung biotin dan silika.
  5. Rambut yang rapuh ketika basah, jadi lembut sehingga anda dapat menghindari sisir gigi yang  halus.
  6. Jika Anda perlu menggunakan pengering, catok rambut lurus/curly maka anda dapat mengatur suhu yang tepat sesuai dengan kondisi rambut anda.
  7. Anda dapat melengkapi menu harian anda dengan vitamin dan mineral yang membantu mengurangi rontok selama kehamilan seperti Vitamin B kompleks, Vitamin C, Vitamin E dan juga Zinc.
  8. Lebih baik memilih rambut pendek karena pada ibu hamil yang berambut panjang akan lebih berat dan akan mengakibatkan akar rambut bermasalah, sehingga mudah rontok.
  9. Apabila menggunaan hairdryer gunakan suhu dingin sehingga tidak akan menyebabkan gangguan pada akar rambut. Apabila terlalu panas akan mengakibatkan kerontokan semakin parah.
  10. Anda dapat menggunakan sampo jenis mild yang terdapat kandungan sulfur atau biotin untuk dapat merangsang rambut tumbuh.
  11. Hati hati dengan perawatan salon, hindari menggunakan bahan kimia yang akan berbahaya pada kesehatan janin.

Dengan demikian ibu hamil tidak perlu was-was akan mengalami kebotakan permanen karena pada umumnya ibu hamil akan bermasalah dengan rambut. Meskipun memang masalah rambut yang berbeda-beda, rambut berminyak, tumbuh subur dari kondisi normal, rambut rontok atau mengalami perubahan tekstur rambut. Semua problema rambut selama kehamilan akan kembali normal beberapa minggu setelah persalinan.

Rambut rontok yang terjadi pada ibu hamil bukan rambut rontok permanen melainkan perubahan hormonal yang terjadi selama kehamilan. Sedangkan untuk ibu hamil yang ingin mencegah terjadi rambut rontok yang semakin parah dapat dengan menggunakan sampo yang berbahan alami seperti ginseng dan tonic yang aman untuk ibu hamil. Apabila ibu hamil mengalami kerontokan hingga mencapai 100 helai sehari bahkan lebih dan memicu kebotakan selama hamil maka sebaiknya anda berkonsultasi dengan dokter untuk dapat diketahui keseimbangan hormonal selama kehamilan dan dapat dicegah tanpa harus khawatir terjadi gangguan pada kesehatan janin.

Loading...

Follow us