Tag: proses persalinan

20 Persiapan Wajib yang Harus Dilakukan Menjelang Melahirkan Normal

Melahirkan normal

4.65/5 (139) Melahirkan Normal – Setelah mengandung selama 9 bulan, anda akan dihadapkan pada proses melahirkan. Ini akan menjadi proses yang paling mendebarkan untuk setiap wanita, karena bayi yang selama ini dikandung akan dilahirkan ke dunia ini. Kini anda akan menjadi seorang ibu yang sesungguhnya. Meskipun ditunggu-tunggu, tapi melahirkan banyak mendatangkan ketakutan tersendiri untuk setiap [Baca selengkapnya…]

Relaksasi Persalinan Membuat Anda Lebih Siap Melahirkan

Siapa yang tidak kenal relaksasi, meski tidak begitu memahami pengertian berdasarkan istilah secara rinci mengenai rileksasi akan tetapi rileksasi adalah proses yang umum dilakukan ketika seseorang sedang mengalami lelah degan aktivitas yang membebaninya sehingga melakukan cara yang membuat tubuhnya tenang dan siap beraktivitas kembali. 

Persiapan Menjelang Persalinan Agar Tenang

Memasuki usia kehamilan trimester tiga, ibu sering cemas. Kecemasan paling umum terjadi karena ibu hamil merasakan kurang persiapan menjelang persalinan. Persiapan bukan hanya perlengkapan persalinan akan tetapi fisik, psikis dan dukungan dari orang sekitar. 

Tips Mengatasi Nyeri Waktu Bersalin

Persalinan merupakan serangkaian kejadian yang berlangsung tahap demi tahap. Dimulai dengan kontraski, keluarnya darah, kemudian disusul dengan pecahnya ketuban dan berakhir dengan lahirnya bayi yang cukup bulan atau hampir cukup bulan yang disertai dengan pengeluaran plasenta (ari-ari) serta selaput janin dari perut ibu.(Artikel bersangkutan: Proses Melahirkan

Jenis-jenis Induksi Persalinan

melahirkan normal

Induksi persalinan merupakan suatu tindakan yang dilakukan pada ibu hamil untuk merangsang munculnya kontraksi pada rahim sehingga proses persalinan dapat terjadi. Dari yang tadinya tidak terjadi tanda-tanda melahirkan kemudian dilakukan tindakan sehingga terjadi kontraksi. Hal ini dilakukan oleh para medis agar mempermudah bayi keluar dari rahim dengan cara melahirkan normal. Induksi persalinan ini dilakukan oleh beberapa faktor. Salah satunya ketika kehamilan memasuki tanggal yang telah di perkirakan untuk lahir, bahkan bisa lebih dari waktu 9 bulan atau kehamilan yang lewat dari waktunya. Di mana masa kehamilan melebihi waktu 42 minggu, namun masih belum terjadi persalinan. Masalah yag dihasilkan jika masa kehamilan melewati waktu ialah plasenta tidak dapat memberikan nutrisi juga pertukaran CO2/O2 yang kemudian sang bayi mempunyai resiko kematian di dalam rahim.

Apakah Ketuban Kering Harus Selalu Operasi Caesar?

Salah satu hal yang mengejutkan ketika mendapatkan hasil pemeriksaan USG (Ultrasonography) adalah ketika ibu hamil mengalami kekurangan air ketuban. Hal ini membuat ibu was-was dikarenakan kondisi kurangnya air ketuban akan memperkecil peluang persalinan normal, betulkah operasi caesar merupakan satu satunya jalan keluar bagi ibu hamil yang mengalami ketuban kering? Air ketuban atau amnion merupakan cairan dalam ruangan yang meliputi selaput janin, cairan ini akan mengalami pertambahan disesuaikan dengan usia kehamilan. Banyak sekali peranan penting dari air ketuban seperti melindungi janin dari benturan keras, melindungi dan mencegah agar tali pusat tidak kekeringan sehingga memperkecil kemungkinan penghambatan pasokan oksigen dari ibu ke janin.

Induksi Alami Lebih Mudah dan Aman

Ketika ibu sedang hamil dan usia kehamilannya memasuki 40 minggu namun belum terdapat tanda-tanda untuk melahirkan, biasanya anda akan langsung penasaran dan mencari tahu cara untuk segera mengalami tanda-tanda untuk melakukan persalinan, dengan bermacam alasan karena ketakutan jika nantinya harus melakukan operasi caesar. Salah satu cara anda dapat melakukan induksi menggunakan medis dengan cara menyuntikkan pitocin IM/IV/Oral. Namun anda juga dapat melakukan induksi persalinan dengan cara yang alami, sebab yang kita ketahui bahwa induksi yang dilakukan secara medis terdapat resiko serta efek samping bagi ibu maupun bagi bayinya. Induksi Alami dapat anda lakukan sejak usia kandungan menginjak usia 38 minggu. Pada dasarnya kehamilan pada usia 38 minggu, bayi telah mampu hidup juga telah matang. Dengan anda melakukan induksi secara alami sejak usia kandungan 38 minggu, sangat di harapkan ketika usia kehamilan menginjak 40 minggu, anda dapat segera melahirkan.

Latihan-latihan Menjelang Persalinan

Melahirkan merupakan pengalaman yang sangat luar biasa untuk seorang wanita. Oleh sebab itu lah para ibu pun sering berharap dapat melahirkan bayinya secara mudah. Terdapat beberapa macam latihan yang dapat membantu menjalani proses persalinan normal berjalan dengan mudah. Pada sebagian wanita hamil, butuh waktu 8 jam hingga 10 jam ketika menjalani proses persalinan secara normal. Pada waktu tersebut, rasa sakit atau pun nyeri akan sangat terasa. Agar rasa sakit bisa berkurang dan jangka waktu selama persalinan bisa diturunkan, ada baiknya semasa hamil melakukan latihan-latihan prenatal. Latihan tersebut pada dasarnya agar bisa membuat otot pada panggul jauh lebih kuat. Latihan yang cukup mudah dan anda lakukan secara teratur pada masa kehamilan bisa membantu untuk melindungi sirkulasi darah sehingga akan menghindari kram pada otot. (Baca Juga Memilih Nama Bayi Perempuan Islami dan Nami Bayi Laki-Laki Islami)

Tips Menemani Isteri Di Ruang Persalinan

 Pada saat ini menemani sang istri melahirkan di dalam ruang persalinan telah menjadi semacam keharusan di kalangan suami. Sekarang ini sudah tidak ada batasan-batasan yang melarang bagi sang suami untuk terlibat dalam proses persalinan sang istri. Hal ini tentu saja menjadi hal yang sangat positif ketika suami menemani sang istri di dalam ruang persalinan. Bagi seorang suami yang ingin menemani sang istri melahirkan dan bersikap siaga diharapkan anda tidak takut pada saat anda akan menemani sang istri di dalam ruang persalinan. Menemani istri di ruang bersalin memiliki efek positif, efek tersebut dapat dirasakan langsung oleh sang suami dan juga dapat dirasakan juga oleh sang istri itu sendiri. Pada satu sisi terdapat rasa penghargaan pada diri sang suami pada istri, dan sang istri juga akan mendapatkan tambahan tenaga yang bisa membuat proses persalinan menjadi lancar. Dengan begitu ikatan kasih sayang antara anda dan suami anda akan terasa kian erat. (Artikel menarik lainnya: Tanda mau melahirkan)

3 Hal Penting dalam Melakukan Induksi Persalinan

Pada dasarnya calon ibu mengidamkan persalinan secara alami. Persalinan yang normal akan memperkecil resiko pada awal dan saat proses persalinan berlangsung. Persalinan secara normal yaitu bagi ibu hamil yang melahirkan di usia kehamilan cukup bulan, yaitu 37-40 minggu. Meskipun demikian tidak selamanya persalinan normal pada calon ibu akan sama dalam penanganannya, diantaranya mungkin saja membutuhkan tindakan induksi.

Tips Menjadi Suami Siaga Menjelang Persalinan

Kebahagiaan ibu hamil semakin terasa ketika kehamilannya memasuki trimester akhir, menunggu kehadiran buah hati tercinta. Selama menjalani kehamilan sering kali mengalami keluhan, tidak menutup kemungkinan terjadinya keluhan kehamilan pada trimester akhir, menjelang persalinan. Salah satu keluhan yang dialami oleh ibu hamil sering kali mengalami kelelahan dikarenakan usia kehamilan yang semakin tua akan menyebabkan kenaikan berat badan. Meskipun dianggap normal akan tetapi ada baiknya segera diatasi, agar kelelahan yang dialami selama kehamilan tidak mengakibatkan kurangnya persiapan menjelang persalinan.

Hindari Persalinan Caesar dengan Istirahat yang Cukup

Banyak sekali wanita yang sedang hamil mengalami kesulitan untuk tidur. Salah satu penyebabnya ialah sering merasakan mual hingga muntah pada trimester pertama dan pernafasan terasa sesak yang diakibatkan oleh perut yang semakin hari semakin membesar ketika kehamilan memasuki trimester ketiga. Meski hal tersebut masih tergolong normal, namun jangan biarkan hal ini menjadi sebuah kebiasaan. Kurang tidur pada saat hamil beresiko mengalami preeklampsia, yaitu ini merupakan suatu kondisi yang mana meningkatnya tekanan darah selama menjalani kehamilan. Selain itu yang dapat menyebabkan bayi terlahir prematur.

Kiat Melahirkan Alami Tanpa Rasa Sakit

 Untuk para wanita yang akan mengalami proses persalinan yang pertama, tentu saja akan membayangkan bahwa semua proses persalinan secara normal itu merupakan proses yang paling sulit juga paling menegangkan. Bahkan banyak ibu yang telah beberapa kali mengalami proses persalinan masih belum bisa melupakan trauma ketika menjalani persalinan. Selain itu ada cara melahirkan yang tanpa terasa rasa sakit seperti operasi caesar, water birth, dan juga vacum. Namun proses kelahiran secara caesar dan juga vacum tidak disarankan, jika anda masih bias dan sanggup untuk melahirkan dengan proses normal. Bagi wanita hamil yang sangat menginginkan kelahiran dengan proses normal, ada beberapa cara yang dapat mengurangi rasa sakit ketika melahirkan secara alami. Berikut di antaranya:(Artikel menarik lainnya: Proses melahirkan )

5 Cara Mengejan yang Baik Saat Melahirkan

Sekarang ini masih banyak seorang wanita yang lebih memilih melakukan proses persalinan dengan operasi caesar jika dibandingkan dengan persalinan normal, walaupun mereka masih bisa untuk melahirkan dengan normal. Idealnya jika tidak terdapat bahaya yang dapat mengancam keselamatan bayi dan ibu, proses persalinan ini dapat dilakukan secara normal. Pemilihan operasi caesar disebabkan oleh perasaan takut yang mereka alami terhadap rasa sakit yang akan dirasakan ketika melahirkan, atau disebabkan tidak kuat ketika harus mengejan. Namun biasanya tidak kuat ketika mengejan hanya dialami beberapa wanita hamil yang mempunyai riwayat penyakit pada saluran pernafasan. Namun jika anda tidak memiliki masalah pada pernafasan tapi pada saat mengejan mengalami kesulitan, kemungkinan besar anda salah dalam menerapkan cara dalam mengejan. (Artikel menarik lainnya: Tanda akan melahirkan)

10 Cara Bernafas yang Baik Saat Melahirkan

Mengetahui cara bernafas yang baik pada saat akan melahirkan sangat penting untuk banyak ibu yang sedang hamil, sebab dengan mengetahui cara pernafasan yang baik dan benar proses persalinan akan berjalan dengan lancar. Dengan begitu anda dapat merencanakan teknik pernafasan ketika proses persalinan demi membantu kegiatan relaksasi, menjamin masuknya oksigen yang sangat memadai, serta memungkinkan anda untuk mengubah teknik pernafasan sebagai tanggapan pada intensitas kontraksi. Anda juga dapat memulai dengan cara pernafasan lambat yang diperlukan saat awal persalinan serta menggunakannya selama proses persalinan. (Artikel lainnya: Tanda mau melahirkan)

Betulkah Pijatan Puting dapat Mempercepat Proses Persalinan?

Terdapat berbagai cara yang dapat anda lakukan agar proses persalinan lebih cepat terjadi. Salah satunya yaitu dengan cara menstimulasi atau merangsang puting pada payudara anda. Cara ini diyakini oleh banyak orang mampu mempercepat persainan. Nipple stimulation atau stimulasi puting ialah memijit, menggosok serta melakukan beberapa gerakan melingkar pada daerah puting payudara anda dengan sangat lembut yang sudah diyakini dapat membantu mendorong agar terjadi kontraksi yang awal. Menurut teori, payudara yang telah dirangsang dapat melepaskan hormon seperti oksitosin yang bisa membuat kontraksi.

Terapi Musik: Metode Mengurangi Rasa Sakit Saat Persalinan

Pada zaman yang sudah modern ini terdapat beberapa cara yang tersedia agar dapat membantu ibu menjalani proses persalinan, selain menggunakan proses persalinan normal yang telah ada sejauh ini. Kebanyakan dari metode tersebut menggunakan dugaan bahwa rasa nyeri yang terjadi selama kehamilan tersebut disebabkan karena perasaan takut yang berlebihan. Ada beberapa cara agar anda dapat berkonsentrasi terhadap bayi anda dengan di dukung oleh musik, caranya anda dapat mengacungkan kedua ibu jari serta membuat angka delapan tepat di depan wajah anda. Selain itu ada metode berdengung (tuning) serta latihan pada pernafasan yang sangat berguna bagi anda dalam menahan sakit dan juga kontraksi pada saat akan melakukan persalinan.