Sulit Hamil Setelah Menunda Kehamilan, Betulkah?

Banyak pasangan muda yang baru menikah menunda kehamilan sehingga waktu yang benar benar siap, hal ini dinilai akan mempersiapkan secara emosional calon ibu dalam merawat bayinya kelak. Sehingga sering kali banyak pasangan muda, menggunakan alat kontrasepsi dalam menunda kehamilan. Ironisnya, beberapa pasangan yang sudah siap setelah menunda kehamilan tidak kunjung menandakan tanda- tanda awal kehamilan hingga seringkali perasaan menyesal karena menunda kehamilan. Betulkah sulit hamil dikarenakan menunda kehamilan terlebih dahulu?

5 Cara Mengatasi Kista Ovarium Pecah (Ruptur)

Kista ovarium memang bukan penyakit yang membahayakan pada tubuh wanita, sebagian kasus ditemukan kista akan menghilang dengan sendirinya pada tubuh wanita. Adapun kista yang membahayakan adalah kista yang memiliki ukuran yang semakin membesar dan berpotensi ruptur atau pecah. Sehingga cairan yang terkandung di dalam kantung-kantung akan menyebar ke bagian tubuh penderita. Oleh karena itu sangat penting sekiranya untuk anda mengetahui cara dalam mengatasi kista ovarium yang ruptur atau pecah sehingga tidak membahayakan kesehatan.

Sakit Pada saat Olahraga, Mungkinkah Kista Ovarium?

Wanita sangat rentan terhadap beberapa masalah kesehatan reproduksi, salah satunya adalah masalah yang berhubungan dengan tumbuhnya kantong kantong kecil yang berisikan zat atau material selain yang diproduksi tubuh atau lebih dikenal dengan istilah kista. Kista merupakan salah satu masalah yang sering kali dianggap tidak berbahaya oleh sebagian wanita, dikarenakan penyakit ini dapat sembuh dengan sendirinya. Padahal tidak semua kista dapat sembuh dengan sendirinya, bahkan beberapa kasus ditemukan adanya kista yang pecah yang menyebabkan bahaya kesehatan penderitanya.

Kista Menyebabkan Sulit Memiliki Anak?

Terdapat beberapa anggapan yang telah beredar bahwa wanita yang mengalami kista pada ovarium atau indung telur dapat kesulitan untuk memiliki anak. Sebenarnya kista pada ovarium yang sifatnya jinak, dan berukuran kecil tidak begitu berpengaruh terhadap kesuburan. Seorang wanita masih bisa mengalami hamil meskipun terdapat kista pada indung telurnya. Selain itu ovarium setiap wanita terdapat sepasang. Pada saat satu di antaranya terganggu hingga tidak berfungsi maka masih terdapat satu lagi yang memungkinkan kehamilan bisa terjadi. Namun hal itu masih harus selalu terkontrol oleh dokter kandungan supaya kista yang di derita tidak terlalu membahayakan kehamilan.

Betulkah Cuka Apel dapat Membantu Penderita Kista Ovarium?

Kista ovarium adalah salah satu penyakit yang ditakuti oleh wanita, penyakit ini akan mengembangkan cairan cairan yang terdapat pada kantung yang mengganggu ovarium. Kista ini akan membentuk telur pada pusatnya, beberapa kista dapat berkembang ketika folikel tidak melepaskan telur, meskipun demikian beberapa kasus menemukan adanya kista yang bersifat jinak, akan menghilang dengan sendirinya.

Pantangan Makanan Untuk Penderita Kista Ovarium

Beberapa wanita sangat mengkhawatirkan tumbuhnya kantung berisi cairan di dalam ovarium atau lebih dikenal dengan kista ovarium. Salah satu yang mengkhawatirkan adalah perkembangan kista ovarium akan mengakibatkan gangguan kesuburan sehingga sulit untuk hamil. Meskipun pada dasarnya kista akan sembuh dengan sendirinya akan tetapi ketidaknyaman bagi wanita yang menderita kista akan sering dirasakan terutama terasa nyeri pada bagian bawah perut, terjadinya pendarahan menstruasi yang sangat berat. Meskipun kista merupakan  penyakit keturunan atau degeneratif, sehingga apabila orang tua ataupun nenek mengalami kista maka sudah dipastikan salah satu keturunannya membawa sifat kista. Tidak menutup kemungkinan anda dapat mengembangkannya, sehingga sebaiknya anda menjaga gaya hidup sehat, termasuk dalam mengkonsumsi makanan sehingga terhidar dari penyakit kista. Begitu pula bagi anda yang pernah mengalami kista, menjaga asupan makanan yang sehat sangat penting agar kista tidak kembali berkembang di tubuh anda.

Gaya hidup, Sebabkan Kista?

Kista merupakan kantung abnormal di dalamnya berisikan cairan abnormal, cairan abnormal tersebut tumbuh tidak hanya pada ovarium (indung  telur) atau ujung-ujung pada saluran telur atau fimbria, namun juga tumbuh di kulit, juga paru-paru hingga pada otak. Pendeteksian penyakit kista di awal kehamilan harus benar-benar akurat. Hal itu disebabkan jika diteliti secara sepintas maka bentuk dari kista ovarium itu sendiri hampir sama dengan bentuk dari badan kuning atau corpus luteum (CL). Corpus luteum ini merupakan sisa dari sarang sel telur pada saat kehamilan yang ternyata memang ada. Jika corpus luteun atau CL ini diangkat sebab ini akan dikira sebagai indung telur (kista ovarium), hal ini bisa menyebabkan keguguran pada kehamilan, karena cprpus luteum ini sangat baik untuk mempertahankan fungsi dari hormon pada masa kehamilan muda. Nantinya setelah plasenta tersebut terbentuk dengan sempurna, maka fungsi tersebut diambil alih langsung oleh plasenta. Dengan begitu jika dari hasil USG terlihat ada kantung besar pada indung telur ketika masa kehamilan muda, hal itu belum tentu termasuk kista ovarium.

Show Buttons
Hide Buttons