Fetus in Fetu; Fenomena Bayi Mengalami ‘Kehamilan’

Kang mengalami sebuah kondisi yang dinamakan Parasitic Twin-Fetus in fetu, diperlukan sebuah operasi untuk mengangkat kembarannya yang berada dalam perutnya. Jika tidak segera dilakukan, maka janin yang berada dalam perutnya akan mengancam kehidupannya.

Akhirnya Kang dapat selamat untuk menempuh hidup seterusnya setelah dilakukan operasi yang rumit dan komplek selama 10 jam. Operasi yang dilakukan sendiri cukup berbahaya dikarenakan ada resiko serangan jantung yang dapat menyerang Kang dan adanya tekanan dalam dada dan perut Kang yang begitu besar demikian seperti yang dikatakan kepala team ahli bedah Dr Zhang Xuedong. Namun pada akhirnya, Kang dapat melewati masa kritis dan sebulan setelah dilakukan operasi, Kang dapat dibawa pulang. (Dailymail.co.uk)

Selain Kang Mengru, ada beberapa kasus parasitic twin-fetus in fetu yang sempat terpublikasikan, diantaranya seorang bayi yang memiliki kasus sama yang terjadi di Arab Saudi dan di India. Keduanya juga selamat setelah melalui operasi pemisahan.

Parasitic Twin (juga dikenal sebagai asymmetrical atau unequal conjoined twin-kembar siam tidak seimbang) terjadi ketika sebuah embrio kembar yang tercipta dalam uterus kemudian tumbuh, namun pada saat pertumbuhannya gagal melakukan pemisahan. Keduanya tetap tumbuh bersama, namun kemudian ada satu embrio menjadi dominan terhadap embrio satunya (jika keduanya tetap tumbuh dan tidak ada yang dominan, maka dikenal dengan kembar siam-conjoint twin). Embrio yang dominan ini kemudian terlahir sebagai bayi, dan embrio yang satunya lagi yang  tetap ‘menempel’ dalam bayi tersebut dinamakan parasitic twin. Jika tidak dilakukan operasi pemisahan, maka kembaran parasitnya (fetus in fetu) dapat mengancam kehidupan bayi yang dominan. Dalam beberapa kasus, kembaran parasit yang tidak terdeteksi dapat menggerogoti kandungan gizi dari bayi dominan, sehingga meskipun bayi tersebut diberi nutrisi dan gizi yang sehat, tetap mengalami kekurangan gizi karena gizi yang ada digerogoti oleh kembaran parasitnya.

Ada beberapa jenis dari parasitic twin ini yaitu:
Fetus in fetu, kasus seperti yang dialami oleh Kang Mengru ini, yaitu janin yang  tumbuh dan berada dalam rongga perut kembarannya.

Epigastrika parasit (secara harfiah ‘saudara kandung yang berbeda’)  Kategori ini menggambarkan fenomena kembar yang tidak lengkap, biasanya terdiri dari sebuah tubuh mungil terpasang pada epigastrum (perut bagian bawah).

Dipygus yaitu ‘kaki menempel pada pantat’ Ini menggambarkan duplikasi ekstremitas bawah.

Craniopagus parasit kondisi dimana bayi memiliki dua kepala. kepala berkembang baik terpasang terbalik di bagian atas tempurung kepala

Apakah informasi ini bermanfaat?

1 2 3 4 5

Leave a Reply