Pola Buang Air Kecil pada Bayi

Membuat catatan untuk mengetahui serta mengatur pola buang air kecil pada bayi. Untuk bayi yang masih berusia 0-6 bulan anda tidak bisa mengatur pola buang air kecil bayi anda. Namun setidaknya anda mengenali jadwal buang air kecil yang dibuat dengan sendirinya oleh bayi anda. Agar anda bisa mengetahui jadwal buang air kecil sang bayi, anda bisa membuat agenda kecil setiap harinya agar dapat mencatat kapan waktu bayi anda buang air kecil. Anda juga dapat mencatat kebiasaan-kebiasaan lainnya yang sering dilakukan oleh bayi anda sebelum ia akan melakukan kegiatan lainnya. Dengan rutin mencatat pola kegiatannya, maka anda juga bisa memperkirakan bahkan mengatur pola buang air kecil pada bayi anda, dan anda juga bisa menghemat popok setiap harinya. Dengan begitu anda bisa lebih berhemat dan juga anda dapat melakukan kegiatan apa pun tanpa selalu terpaku pada bayi anda, kerena bayi anda telah memiliki ritme sendiri dan anda juga akan terbiasa dengan ritme yang dimilikinya. Jika bayi anda telah berusia lebih dari 6 bulan, mungkin secara bertahap anda dapat ikut campur dalam mengubah ritme kegiatan bayi anda.

Cara mengatur dan mengetahui pola buang air kecil pada bayi supaya kondisi higienis tetap terjaga. Mungkin banyak ibu yang menganggap ini tidak terlalu penting, namun saat anda mengetahui pola buang air kecil pada bayi akan memberi beberapa keuntungan tersendiri bagi orang tua. Selain untuk menjaga kebersihan pada bayi, ini juga dapat mencegah kulit bayi terkena iritasi, dan anda juga dapat menyesuaikan jadwal yang anda miliki dengan beberap jadwal yang telah dimiliki bayi anda. Sehingga anda tidak perlu meninggalkan semua kewajiban anda menjadi ibu rumah tangga. Dengan anda melakukan pengamatan pada bayi anda, kemungkinan anda akan menemukan hal-hal yang lebih menarik selain dari mengamati pola buang air kecil bayi anda. Setelah bayi anda menginjak usia lebih dari 1 tahun anda sebagai ibu bisa memulai untuk mengajarkan kebiasaan-kebiasaan yang baik bagi terutama pada saat anak anda ingin buang air kecil. Ajarkan anak anda secara perlahan dimulai dari hal-hal yang kecil seperti mengajaknya ke toilet, membukakan celana yang ia gunakan dan juga mengajarinya untuk buang air. Anda juga harus tetap mengingatkan anak anda untuk selalu mencuci tangan setelah ia buang air kecil. Mungkin hal ini terkesan ringan bagi kita, namun bagi anak anda hal ini sangat membutuhkan daya ingat yang baik dan konsentrasi. Dengan begitu disinilah peran ibu sangat dibutukan oleh anak.

Apakah informasi ini bermanfaat?

1 2 3 4 5

Loading...

Diskusikan Tema Artikel