Perlukah Ibu Hamil Minum Vitamin dan Suplemen?

4.4/5 (5)

Dalam kondisi tertentu tubuh manusia membutuhkan tambahan vitamin atau supleman sehingga dapat membantu mengurangi resiko gangguan kesehatan yang diakibatnya kurangnya asupan vitamin dan mineral. Seringkali vitamin yang didapatkan dari buah sayur kurang optimal dikarenakan proses memasaknya, salah satu contohnya sayuran yang dibiarkan terlalu matang akan menyebabkan kehilangan vitamin yang sebenarnya dibutuhkan oleh tubuh.

Pada ibu hamil dan menyusui diperlukan ekstra vitamin dan juga mineral dikarenakan kodisi tubuhnya yang harus menyediakan nutrisi untuk janin akan tetapi dalam mengkonsumsi vitamin dan suplemen harus disesuaikan dengan kebutuhan ibu hamil dan janin. Bahkan dalam pemberian vitamin dan suplemen sudah dapat diberikan pada saat anda merencanakan kehamilan, kedua elemen yang penting dalam merencanakan kehamilan diantaranya adalah asam folat dan zat besi. Kondisi yang berbeda pada masing masing ibu hamil akan mendapatkan penanganan berbeda dalam pemberian vitamin dan suplemen. Meskipun tujuannya serupa yaitu untuk memberikan pencegahan pada ibu hamil agar selama kehamilan dan menjelang persalinan kondisi tubuh dapat tetap sehat dan pertumbuhan bayi akan optimal.

Berikut adalah beberapa contoh suplemen yang mungkin akan direkomendasika oleh dokter untuk anda yang sedang hamil :

  1. Vitamin B12. Vitamin B12 akan diberikan pada ibu hamil vegetarian apalagi bila selama kehamilan ibu mengalami kesulitan mengkonsumsi susu atau produk hewani.
  2. Asam folat. Kanduangan Asam folat disarankan untuk dikonsumsi menjelang kehamilan dan selama kehamilan untuk membantu dalam mengurangi resiko bayi lahir cacat. Meskipun mudah untuk didapatkan dari bahan makanan akan tetapi sering kali proses dalam pengolahan dalam membuat rusak kandungan asam folatnya.
  3. Zat Besi. Suplemen yang seringkali disarankan yaitu yang mengandung zat besi terlebih apabila anda memiliki riwayat anemia. Zat besi akan membantu dalam memberikan oksigen di dalam darah sehingga dapat menunjang perkembangan otak janin.
  4. Vitamin C. Apabila ibu mengalami anemia, maka dokter akan menyarankan anda untuk mengkonsumsi makanan yang mengandung zat besi, jangan lupa untuk dibarengi dengan bahan makanan yang mengandung vitamin C sehingga penyerapannya akan optimal.
  5. Lemak Omega 3. Suplemen hamil selanjutnya adalah lemak omega 3 yang dapat membantu dalam perkembangan otak dan mata janin anda. Meskipun pada dasarnya lemak omega 3 dapat dipenuhi dengan konsumsi ikan akan tetapi perhatikan dalam mendapatkan ikan tersebut, jangan sampai banyak mengandung merkuri yang membahayakan anda dan janin.
  6. Kalsium. Sumber kalsium secara alami dapat diperoleh dari makanan seperti daging, keju atau susu meskipun beberapa dokter menyarankan untuk mendapatkan kalsium tambahan. Hal ini untuk menunjang pertumbuhan tulang dan gigi.

Maka bagi anda yang sedang merencanakan kehamilan sebaiknya melakukan pemeriksaan untuk dapat mengetahui kecukupan nutrisi di dalam tubuh dalam mempersiapkan kebutuhan anda dan janin, termasuk dalam mengkonsumsi supleman yang berhubungan dengan kandungan asam folat sedangkan bagi anda yang sedang hamil pemberian vitamin dan suplemen akan disesuaikan dengan kondisi kesehatan anda.

Ibu hamil dirasa perlu mendapatkan vitamin dan suplemen apabila pada trimester kehamilannya mengalami mual dan muntah yang parah sehingga menyebabkan asupan makanan terhambat atau kondisi ibu hamil yang bermasalah dengan kurangnya penambahan berat badan sesuai dengan usia kehamilan. Konsultasikan dengan dokter anda untuk memastikan perlu atau tidaknya vitamin dan suplemen sesuai dengan usia kandungan anda. Dengan demikian jangan terburu buru anda memilih vitamin dan suplemen tambahan ketika sedang hamil dikarenakan konsumsi yang tidak tepat justru akan membuat anda memiliki masalah dengan perkembangan dan pertumbuhan janin anda.

Apakah informasi ini bermanfaat?

1 2 3 4 5

Loading...

Diskusikan Tema Artikel