Perkembangan Janin Usia 12 Minggu

4.56/5 (52)

Usia kehamilan anda kini telah memasuki minggu ke 12, begitupun dengan perkembangan janin dalam rahim anda yang semakin membesar.

Pada perkembangan usia minggu ini, si janin terus mengalami perkembangan yang pesat sebelum terbentuk menjadi bayi yang akan siap untuk dilahirkan ke dunia.

Untuk itu, kami ucapkan selamat ya bunda atau perkembangan sehat si jabang bayi dalam rahim bunda, selamat juga karena selama ini bunda tetap menjaga asupan makanan sehat dan menjalankan pola hidup yang baik demi menjaga kesehatan dan keselamatan si jabang bayi yang bunda kandung. Semoga, kondisi ini tetap bunda jaga dan bunda lakukan sampai nanti hari kelahiran tiba ya bunda.

Perkembangan Janin Usia Minggu Ke-12

Nah, berbicara mengenai perkembangan janin dalam perut bunda pada usia ini, kini si janin sudah mulai bisa bergerak-gerak dan menendang-nendang.

Meskipun rasanya terlalu dini untuk bunda bisa merasakan gerakan si bayi dalam rahim, namu nyatanya pada minggu ke-12 inilah si bayi mulai dapat memberikan respon akan suatu gerakan.

perkembangan janin minggu 12

Si janin kini sudah mulai mampu menggerakan jari tangan dan kakinya dengan perlahan. Bahkan pada beberapa kasus, bagi anda yang memegang bagian perut akan merasakan respon si bayi ketika meninju dan menendang. Bukan hanya itu, diusia kehamilan minggu ini, si janin sudah mulai bisa bergerak dan bergeser, meskipun pergerakan ini belum bisa dirasakan oleh si ibu.

Berbicara mengenai ukuran si janin dalam perut bunda, kini ukuran panjang dari bagian kepala hingga kebagian punggungnya sudah mencapai 5.5 cm dan berat tubuhnya kurag lebih telah mencapai 14 gram. Rupa wajah pada si bayi pun kini sudah lebih mirip manusia, dan matanya yang semula muncul dibagian sisi kepala, kini telah bergeser dan menajdi lebih rapat.

Bukan hanya itu, beberapa organ internal pada si janin seperti hatinya, kini sudah mulai mengeluarkan empedu dan ginjalnya sudah bekerja dalam mengalirkan air kecil pada kandung kemih.

Berita paling membahagiakan dari perkembangan janin pada minggu ini adalah kini si respon si bayi terhadap rangsangan mulai terasah dengan baik, meski perlahan, akan tetapi mengingat perkembangan kebelakang dengan memakan waktu cukup lama dan mendebarkan, tentu ini menjadi progres yang baik untuknya. Si bayi pun sudah mulai belajar menggeliat dan meregangkan organ tubuhnya, meski demikian pergerakan ini belum bisa ibu rasakan.

Sel-sel saraf pada janin kini mulia bercabang dan saling berhubungan dengan pesat dengan saraf diotaknya (sinapsis) yang mulai membentuk dengan perlahan. Kini, si janin mulai dapat mengepalkan jari-jarinya dan melipat kakinya serta mengedipkan otot-otot matanya. Kini, didalam tubuhnya, organ-organ yang ada mulai bekerja dan melakukan tugas-tugasnya dengan lebih kompleks.

Nah, ketika anda melakukan pemeriksaan ini ke bidan atau dokter, bidan kini sudah mulai bisa merasakan tonjolan atau perkembangan janin yang muali bergerak-gerak melaui bagian atas dari uterus atau rahim yang juga bagian ini dikenal dengan sebutan fundus, letaknya dibagian paling bawah pada perut anda sebelum area kewanitaan anda.

Mengingat periode trimester kedua ini hampir habis anda jalani, mulai dari saat ini anda mungkin sudah mulai memerlukan beberapa pakaian yang lebih longgar. Sebab dengan seiring berjalannya perkembangan yang selanjutnya, tubuh anda mungkin sudah tak lagi muat pada setelan pakaian yang anda kenakan dulu.

Selain itu, pada masa kehamilan sebaiknya jangan paksakan diri anda untuk menggunakan pakaian ketat yang akan menekan tubuh anda, seperti halnya celana jeans. Desain celana ketat yang difungsikan bisa pas dibadan ini, sebaiknya tidak dikenakan ketika masa kehamilan anda. Selain akan membuat anda merasa tidak nyaman, penggunaan beberapa kostum ini tentu akan membuat bayi dalam rahim anda tertekan yang mana kondisi ini tentunya kan membahayakan si buah hati.

Selain itu, cobalah untuk mulai melakukan beberapa olahraga yang akan membuat bagian panggul anda menjadi lebih kuat. Hal inipun bisa difungsikan untuk menghindari urinary incontinence (inkontinensia urin) atau urine yang lolos dari kantong kencing tanpa terkontrol.

Urin atau air seni adalah produk hasil metabolisme yang akan dibuang dari tubuh manusia sebagai zat sisa. Dalam hal ini, ginjal adalah media yang betugas untuk menyaring darah dan menghasilkan urine dan mengalirkannya melalui ureter ke kantung kencing atau kandung kemih. Kandung kemih yang mengembang seiring dengan terisinya dengan urin akan membuat seseorang merasa ingin buang air kecil dan pada umumnya kondisi ini akan dapat dikontrol.

Akan tetapi, pada kasus urinary incontinence atau inkontinensia urin, si penderita bisa mengalami urin yang lolos dari kandung kemih dan tanpa disadari urin akan keluar dengan sendirinya.

Kondisi ini sering terjadi pada sebagian ibu hamil. Untuk itu, cobalah lakukan beberapa olahraga atau gerakan dasar guna melatih bagian panggul anda. Selain bisa mencegah terjadinya urinary incontinence, latihan dasar ini akan membantu memperlancar persalinan yang akan anda hadapi nantinya.

Kabar gembira pula untuk anda pada kehamilan minggu ini, kini morning sickness atau gejala kehamilan yang membuat anda sering merasakan mual dan muntah pada pagi hari dan beberapa waktu lainnya, kini pada usia kehamilan saat ini, kondisi morning sickness sudah mulai hilang dan nafsu makan anda pun sudah mulai membaik. Untuk itulah, tidak ada alasan untuk anda bisa melewatkan makan atau konsumsi makanan bergizi guna memberikan asupan gizi dan nutrisi untuk buah hati dalam kandungan anda ya bunda.

Pastikan bila waktu kehamilan usia ini dijadikan bunda sebagai ajang untuk memperbaiki asupan gizi dan nutrisi untuk si buah hati dalam kandungan. Konsumsi buah dan sayur adalah beberapa makanan yang memberikan asupan nutrisi dan gizi yang baik serta alami untuk janin dalam kandungan anda.

Selain itu, hindari pula melakukan kegiatan yang akan membuat bunda merasa lelah dan lemas. Bila bunda adalah seorang wanita karir, coba pertimbangkan kembali aktivitas yang bunda lakukan saat ini. Jangan sampai karena bunda tidak merasakan gejala kehamilan yang terlalu parah akhirnya membuat bunda bisa bekerja dengan semaunya.

Bukan tidak boleh melakukan kegiatan rutin dan bekerja seperti biasanya, sebab hal ini akan membuat bunda bisa terhindar dari rasa bosan, akan tetapi poin terpenting dalam hal ini adalah dengan menjaga agar aktivitas yang bunda lakukan tidaklah berlebihan yang akan membuat bunda kewalahan.

Demikian beberapa penjelasan mengenai perkembangan janin usia 12 minggu dalam periode kehamilan. Perkembangan setiap janin pada dasrnya berbeda-beda. Namun, perkembangan janin diatas hanya menggambarkan perkembangannya secara umum.

Apakah informasi ini bermanfaat?

1 2 3 4 5

Loading...

2 komentar pada “Perkembangan Janin Usia 12 Minggu

  1. Kartika Sari says:

    Saat ini usia kandungan sy 12 minggu, saat ini pun sy masih merasakan mual dan muntah. Apakah kondisi seperti ini aman untuk janin sy? Dan kira2 kapan mual dan muntah sy akan hilang denga sendirinya?

    • Bidan Pevi Revina, STr.Keb says:

      Salam Bunda Kartika Sari,
      Mual muntah banyak di alami oleh para ibu hamil, dan ini wajar adanya. Mual muntah di sebabkan oleh adanya peningkatan hormon HCG (Human Chorionic Gonadotrophin), yaitu Hormon kehamilan yang hanya ditemukan pada tubuh seorang wanita hamil yang dibuat oleh embrio segera setelah pembuahan dan karena pertumbuhan jaringan plasenta (Selengkapnya: Hormon-Hormon Kehamilan).
      Mual muntah saat hamil sifatnya berbeda-beda tiap orang, ada yang berhenti hingga minggu ke 7, minggu ke 10 bahkan ada yang tidak mengalami mual muntah sama sekali, tergantung kondisi ibu. Namun, biasanya mual muntah yang wajar akan terjadi hingga usia kehamilan memasuki trimester kedua atau hingga usia kehamilan antara 14-16 minggu. Jika melewati usia kehamilan 16 minggu, bunda masih mengalami mual muntah, maka baiknya periksakan ke dokter, karena hal ini bukan termasuk kategori mual muntah yang wajar lagi.
      Selain itu, segera periksakan ke dokter jika bunda mengalami mual muntah berlebih/kronis (baca: Hiperemesis Gravidarum, disertai pusing, menyebabkan tekanan darah menjadi rendah, bahkan hingga pingsan. Hal-hal tersebut bisa mengganggu kesehatan kehamilan bunda..
      Demiakian bunda, jawaban kami, semoga membantu, terima kasih

Diskusikan Tema Artikel