Peringatan Bagi Orang Tua, Anak Ini Tersabet Kipas Angin

Sering mangajak anda bermain? Pernahkah anda melemparnya ke udara ? Hati-hati dengan permainan ini karena seorang anak berdarah akibat tersabet kipas angin.

Peringatan untuk semua orang tua yang memiliki kebiasaan bermain dengan cara dilempar ke udara. Kalau tak berhati-hati akan mengakibatkan anak cedera seperti kejadian fatal yang menyababkan Oum mengalami luka-luka. Oum merupakan putri Em Phoeyklin yang mengalami cedera karena tersabet kipas angin.

Em, seorang ayah yang berumur 25 tahun. Ia mengajak anaknya bermain, seperti halnya permainan yang dilakukan oleh orang tua pada umumnya. Ia bermain dengan anak putrinya di ruang tamu rumah mereka. Seperti yang dilansir dailymaill.co.uk di Rayong, Thailand ia mengajak bermain anaknya di ruang tamu rumahnya.

Em dan anaknya bermain-main dan membuatnya tertawa. Ia kemudian melempar Em lalu Oum tertawa. Beberapa kali Oum tertawa dan dilempar kembali oleh ayahnya sampai pada saat Em melemparnya terlalu tinggi, sehingga tubuh putrinya tersabet kipas angin yang berada di langit-langit ruang tamunya.

13

Sontak saja kejadian ini membuat Em sangat kaget. Ia melihat putri kesayanggannya tersabet kipas angin yang sedang berputar di langit-langit ruang tamu miliknya. Akibat kejadian itu, kepala Oum berdarah dan harus mendapatkan pertolongan medis. Oum dilarikan ke rumah sakit untuk segera mendapatkan bantuan medis.

Kecelakaan yang dialami oleh Oum sangat keras bahkan hingga membuat kipas angin di ruang tamunya bengkok. Bahkan yang lebih mengkhawatirkan adalah Oum mengalami luka yang parah. Oum segera dilarikan ke rumah sakit untuk menjalani operasi darurat. Em sangat kaget apalagi ketika melihat anaknya terluka dan harus dilarikan ke rumah sakit.

Penuturan dari Em ayahnya, ia mengatakan seperti biasa bermain di rumah akan tetapi seperti yang sering dilakukan setiap harinya namun entah mengapa ketika melempar Oum ke udara, tiba-tiba kejadiaan yang tak terduga sehingga mengakibatkan Oum tersabet kipas angin. Meskipun begitu Em mengatakan dia masih memegang tangannya.

Kondisi yang sangat menegangkan, dimana tangan Oum masih dipegang oleh ayahnya. Hanya saja kepala yang mengenai kipas angin membuat Oum terluka parah. Bahkan darah yang mengalir banyak sekali, ini sungguh membuat sangat khawatir. Bahkan Oum harus dilarikan ke rumah sakit secepatnya. Bahkan kata Em di dalam pikirannya, “Ini sungguh mengerikan, saya harus membawanya ke rumah sakit.”

Lebih mengkhawatirkannya lagi biaya operasi dan perawatan putrinya bahkan terbilang sangat mahal. Dalam perhitungan biaya operasi dan perawatan mengalami 26,3 juta rupiah. Biaya ini sungguh sangat mahal sekali. Bahkan Em sampai harus menjual harta bendanya hanya untuk bisa membayar biaya tersebut.

Luka yang dialami Oum harus dijahit dan kini harus mendapatkan pemulihan. Bahkan bekas luka yang ada di dahinya tidak bisa hilang. Meskipun demikian keluarga sangat bersyukur terlebih nyawa Oum yang bisa tertolong. Em juga sangat berterima kasih pada dokter dan perawat yang sudah membantunya dengan sigap.

Dalam penuturannya,” Kondisi Oum lebih baik dari sebelumnya, ia berterimakasih pada dokter dan juga perawat yang sudah membantu dan menolongnya. Kini Oum lebih kuat dan bisa tersenyum kembali pasca permainan yang membahayakannya.” Kata Em, ayahnya.

Kejadian ini menjadi peringatan penting untuk orang tua, anak-anak yang diajak bermain dilempar ke udara harus mendapatkan perhatian serius. Bahkan jika tidak hati-hati akan berakibat fatal. Semoga hal ini menjadi peringatan yang sangat penting untuk kita semua.

Apakah informasi ini bermanfaat?

1 2 3 4 5

Leave a Reply