Penyebab Kejang Demam Pada Anak

  1. Usia anak anda 18 bulan ke atas lebih beresiko mengalami kejang demam.
  2. Pada kondisi tubuh anak yang mengalami demam kejang yaitu ditandai dengan suhu tubuh yang tidak terlalu tinggi dan juga masa demam yang singkat.
  3. Kejang demam dapat juga disebabkan karena infeksi virus atau penyakit lain yang dapat pemicu kejang demam seperti radang telinga, infeksi saluran napas atas, infeksi saluran kemih atau radang pada amandel.
  4. Mengalami kejang demam yang berulang dengan resiko 15-70% pada 2 tahun pertama setelah anak mengalami kejang demam yang pertama.

Mencegah Kejang Demam Pada Anak

Anda dapat melakukan pencegahan ketika anak anda demam sehingga tidak disertai dengan kejang, berikut adalah beberapa pencegahan kejang demam :

  1. Anda dapat memantau dengan menggunakan termometer suhu tubuh anak.
  2. Hindari menggunakan baju yang terlalu tebal sehingga membuat keluarnya panas terhambat.
  3. Anda dapat mengkompres dengan menggunakan air hangat.
  4. Berikan obat pereda demam sesuai dengan resep dokter.

Mengatasi Kejang Demam Pada Anak

Apabila anak anda mengalami kejang demam, berikut cara mengetasinya :

  1. Anda dapat segera membawanya ke dokter untuk diberikan evaluasi dan menyingkirkan kemungkinan penyakit bahkan apabila anak anda telah berhenti kejang. Pemeriksaan sangat diperlukan.
  2. Apabila anak mengalami kejang jangan berikan makanan ataupun minuman. Ketika anak anda mengalami kejang sebaiknya kepala anak dimiringkan agar air liur tidak membuatnya tersedak.
  3. Hindari anak anda dari benda yang dapat melukainya.
  4. Tidak dianjurkan untuk memberikan obat anti kejang tanpa pengawasan dokter.
Pages ( 2 of 2 ): « Sebelumnya1 2

Tinggalkan komentar

Show Buttons
Hide Buttons