Inilah Penyakit Pasca Banjir yang Harus Diwaspadai

Penyakit Pasca Banjir – Salah satu permasalahan ketika musim hujan yaitu banjir. Air yang meluap dan menggenangi rumah warga tentunya akan banyak merugikan. Selain itu, ketika banjir atau setelah banjir biasanya banyak penyakit yang rentan menyerang warga. Oleh karena itu, ketika atau setelah banjir sangat penting untuk menjaga kebersihan.

Ada beberapa penyakit yang harus diwaspai pasca banjir. Sangat penting mengetahui apa saja penyakit yang biasanya banyak dialami pasca banjir sehingga anda bisa mencegahnya. Nah, mari simak beberapa penyakit pasca banjir di bawah ini.

Penyakit Pasca Banjir

Inilah Penyakit Pasca Banjir yang Harus Diwaspadai

Menjaga kesehatan sangat penting untuk dilakukan, terlebih lagi pasca banjir. Pasalnya, setelah banjir banyak penyakit yang rentan dialami oleh warga yang terkena dampak banjir. Beberapa penyakit yang biasanya dialami yaitu diare, penyakit kulit hingga demam berdarah. Untuk mengetahui lebih lanjut apa saja penyakit pasca banjir, anda bisa simak pembahasannya di bawah ini.

Diare

Diare menjadi salah satu penyakit yang harus diwaspadai pasca banjir. Diare setelah banjir dapat disebabkan karena kontaminasi bakteri pada makanan, serta setelah banjir lingkungan tidak segara dibersihkan. Gejala penyakit ini bisa bervariasi, penderitanya dapat mengalami sakit perut dalam waktu yang singkat yang disertai dengan BAB yang tidak terlalu encer, bahkan penderitanya bisa mengalami kram perut dengan intensitas BAB yang tinggi hingga disertai dengan keluarnya darah dan lendir. Penyakit diare jangan dibiarkan begitu saja. Jika tidak segera diobati penyakit ini tentunya akan berakibat fatal untuk penderitanya.

Sebagai cara mencegah penyakit diare setelah banjir, sebaiknya anda mencuci semua barang atau perabotan dengan baik dan benar menggunakan desinfektan. Bersihkan juga dinding lemari rumah anda, baik di dalam ataupun di luar.

Sebelum menggunakan peralatan makan anda harus mencucinya hingga benar-benar bersih meskipun peralatan makan yang akan anda gunakan tidak terkena banjir. Selalu cuci tangan sebelum anda makan.

Demam Berdarah

Penyakit selanjutnya yang banyak dialami setelah banjir yaitu penyakit demam berdarah atau DBD. Penyakit ini termasuk salah satu penyakit yang harus diwaspadai. Jika tidak segera ditangani penyakit ini dapat menyebabkan kematian.

Nyamuk yang menyebabkan demam berdarah perkembangannya biasanya terjadi pada air bersih. Setelah banjir penyakit ini banyak dialami karena tingginya curah hujan membuat banyak wadah di sekitar rumah terisi oleh air hujan. Selain itu, setelah banjir kita sering menampung air bersih.

Gejala penyakit ini salah satunya yaitu penderitanya mengalami panas yang tidak kunjung mereda. Setelah minum obat pereda panas, demam akan turun namun suhu badan akan naik lagi apabila efek dari obat tersebut hilang dan dapat berlangsung selama beberapa hari.

Untuk mencegah penyakit ini, caranya yaitu dengan membuang semua genangan air yang ada di sekitar rumah anda. Anda harus rutin menguras air di bak kamar mandi setidaknya 3 hari sekali. Segera pergi ke dokter jika demam berlangsung lama atau tidak kunjung reda setelah 2 hingga 3 hari.

Penyakit Kulit

Penyakit kulit menjadi salah satu penyakit yang umum terjadi pasca banjir. Penyakit kulit disebabkan karena bakteri jenis E.coli. Bakteri ini dibawa oleh air banjir. Gejala penyakit kulit yang muncul biasanya yaitu timbulnya bercak merah di kulit yang akan terasa sangat gatal. Apabila gejala ini tidak ditangani dengan segera maka akan dapat melebar ke area kulit yang lainnya.

Untuk mencegah penyakit kulit, setelah anda terkena air banjir anda harus segera membersihkan diri. Jika anda sudah mengalami penyakit ini, maka untuk mengatasinya anda jangan menggunakan obat sembarangan. Gunakan obat yang tepat sesuai petunjuk dari dokter.

Kolera

Penyakit kolera penyebabnya yaitu karena makanan dan minuman yang telah terkontaminasi bakteri. Bakteri tersebut yaitu Vibrio Cholerae, dengan gejala yang hampir sama seperti diare. Gejalanya yaitu BAB dengan intensitas tinggi. Perbedaannya dengan gejala penyakit diare yaitu penyakit kolera gejalanya disertai dengan muntah-muntah.

Leptospirosis

Leptospirosis adalah infeksi yang penyebabnya karena bakteri leptospira. Bakteri ini biasanya ditularkan melalui hewan. Untuk bisa masuk ke dalam tubuh, bakteri ini akan masuk melalui kulit, mata yang bersentuhan dengan air kotor, memar dan luka terbuka.

Penyakit ini akan menimbulkan beberapa gejala seperti demam, nyeri otot, kepala terasa sakit dan terjadinya pendarahan pada paru-paru. Apabila penyakit ini tidak dengan cepat diatasi, maka akan dapat menyebabkan penyakit meningitis, gangguan pernapasan, ginjal mengalami kerusakan, bahkan dapat menyebabkan kematian.

Untuk mencegah penyakit ini caranya yaitu dengan menghindari air banjir, apalagi jika anda sedang mengalami luka pada kulit. Ketika berjalan di air banjir anda harus memakai sepatu untuk mencegah terkena benda tajam atau paku yang bisa melukai anda.

ISPA

Penyakit lainnya yang mengintai setelah terjadinya banjir yaitu ISPA. ISPA atau Infeksi Saluran Pernapasan Akut merupakan infeksi yang akan menyerang sistem pernapasan seperti hidung, tenggorokan, serta paru-paru.

Umumnya gejala penyakit ini sama seperti flu, yakni batuk serta demam dengan diiringi sesak napas. Penularan penyakit ini cukup mudah, yang bisa ditularkan melalui darah, air liur dan udara.

Demam Tifoid

Demam tifoid atau yang lebih dikenal dengan tipes adalah infeksi usus halus yang penyebabnya karena bakteri salmonella. Bakteri ini biasanya terdapat pada kotoran hewan. Bakteri ini dapat menginfeksi melalui makanan ataupun air. Gejala penyakit ini yaitu mual, sakit kepala, demam, diare dan kehilangan nafsu makan.

Malaria

Nyamuk dapat berkembang biak pada genangan air ketika banjir, termasuk nyamuk yang dapat menyebabkan penyakit malaria. Penyakit ini disebabkan karena parasit jenis plasmodium. Karena gigitan nyamuk anopheles betina, parasit bisa masuk ke aliran darah.

Penyakit ini dapat ditandai dengan demam tinggi dengan disertai lemas. Apabila penyakit ini tidak mendapatkan penanganan segara maka akan sangat fatal. Masuknya parasit ke dalam tubuh akan menyebabkan terganggunya pasokan darah pada organ vital.

Hepatitis A

Virus dan bakteri banyak terbawa oleh banjir, sehingga banyak penyakit yang dapat menyerang masyarakat yang terkena banjir. Hepatitis A menjadi salah satu penyakit karena banjir yang dapat dialami.

Penyakit ini menyerang liver yang disebabkan karena bakteri. Penyakit ini akan menimbulkan beberapa gejala seperti mengalami demam tinggi, mual, sakit perut, penglihatan mengalami gangguan, warna kulit dan kuku menjadi kekuningan, serta muntah-muntah.

Itulah beberapa penyakit pasca banjir yang harus diwaspadai. Jika anda mengalami beberapa gejala dari penyakit di atas, anda harus segera berkonsultasi atau mengunjungi dokter agar penyakit tidak semakin parah. Untuk menghindari penyakit tersebut, kuncinya yaitu dengan menjaga kebersihan, baik kebersihan diri sendiri ataupun lingkungan. Nah, semoga informasi yang kami berikan untuk anda bermanfaat.

Advertisement
Punya pertanyaan seputar tema artikel? yukk kita diskusikan, klik >> Forum Diskusi & Konsultasi

Apakah informasi ini bermanfaat?

1 2 3 4 5

Leave a Reply