data-ad-format="auto"

Orang Dengan Tangan Kidal Cenderung Menderita Skizofrenia?

Skizofrenia diartikan sebagai gangguan biokimia kompleks pada otak yang mempengaruhi kemampuan seseorang untuk membedakan antara sesuatu yang nyata atau ilusi. Dan hingga saat ini sayangnya, penyakit tersebut belum diketemukan obat untuk menyembuhkannya secara total. Namun yang saat ini akan kita bahas bukanlah mengenai solusi menyembuhkan atau mengenal apa itu skizofrenia. Melainkan sebuah penelitian terbaru menemukan bahwa pemilik tangan kidal lebih cenderung menderita skizofrenia daripada depresi.

Sebagaimana dikutip dari merdeka.com sebuah penelitian melibatkan sekitar 107 pasien yang dituangkan dalam jurnal SAGE Open menyebutkan “penelitian tersebut membuktikan jika kebanyakan penderita skizofrenia memiliki tangan kidal. Sementara mereka yang depresi sedikit sekali yang memiliki tangan kidal” jelasnya. Bahkan sebelumnya pun sudah ada riset yang menyebutkan jika orang dengan tangan kidal meningkatkan resiko serangan penyakit kanker payudara. Ketika itu, para peneliti dari University Medical Centre Untrecht menduga kalau kadar hormone tertentu dalam rahim menjadi salah satu pemicu kondisi tangan kidal mampu mengubah perubahan jaringan payudara dan memicu pertumbuhan kanker payudara. Hingga saat ini penyakit kejiwaan ini memang belum di ketahui dan ditemukan cara untuk mengobatinya secara total, namun pada beberapa kasus anda bisa mencegah dampaknya atau memahami para penderitanya agar tidak terlalu fatal dengan melakukan beberapa hal dibawah ini :

1.    Belajar Menanggulangi Stres

Mulailah belajar menanggulangi stress anda dengan melakukan hal lain yang bisa mengembalikan mood anda pada keadaan semula, seperti beristirahat atau membaca. Keadaan anda yang tertekan akan membuat anda semakin terpojok dan melihat seolah-olah objek yang anda jumpai ikut memojokan anda. Selain itu, singkirkan pula pemikiran-pemikiran negative dan depresi. Belajarlah untuk lebih rileks dan tidak mudah panic. Pemicu kepanikan biasanya datang dari luar seperti pekerjaan atau gaya hidup anda seperti mengkonsumsi alcohol atau mengonsumsi obat-obatan tanpa sepengetahuan dokter, hal tersebut akan semakin memperparah stress anda. Untuk itu, hindarkan gaya hidup yang tidak sehat. Dan yang terpenting adalah segera konsultasikan ke dokter/psikiater jika muncul gejala skizofrenia termasuk kemungkinan melakukan tindakan kekerasan.

Baca Juga: Keputihan Pada Wanita - Jenis, Penyebab dan Pencegahan

2.    Pemberian Obat Antipskotik

Pemberian obat antipskikotik yang sudah banyak beredar dipasaran dan dengan diresepkan dokter dapat membantu mengurangi dan mengatasi gejala-gejala skizofrenia baik yang positif maupun negative serta membantu memperbaiki system kognitif dengan efek samping yang dapat ditolelir dengan lebih baik dibandingkan antipsikotik. Namun tentunya dikombinasikan dengan terapi yang mendukung guna membantu gejala skizofrenia dan mencegah kekambuhan, membantu pasien tetap berobat dan membantu penderita kembali pada kehidupannya yang normal.

3.    Bantuan Dari Orang-Orang Terdekat

Umumnya para penderita skizofrenia rentan terkena stress baik ringan maupun berat. Oleh karena itu bantuan orang-orang terdekat amat berperan, dengan mengurangi  pemberian tanggung jawab agar para penderita tidak terlalu terbebani, hal tersebut juga sama artinya dengan mengurangi stress jangka pendek untuk para penderitanya. Namun sebaiknya, jangan pernah mengambil semua tanggung jawabnya. Sebab hal tersebut akan menimbulkan ketergantungan dan masalah dikemudian hari.

4.    Waspadai Sensitivitas Para Penderita

Jangan pernah membicarakan para penderita skizofrenia ketika mereka tidak ada. Sebab, pada umumnya, para penderita skizofrenia amat sensitive terhadap lingkungan sekitarnya. Agar lebih memahaminya cobalah untuk mulai berkomunikasi dengan menggunakan cara lain seperti mengajaknya melukis mendengarkan music bersama ketimbang bercakap-cakap bersamanya.

Hingga saat ini belum ada obat yang secara resmi bisa mengobati para penderita skizofrenia, namun dengan memahami dan mengenali gejala-gejalanya, setidaknya anda bisa mengontrol mereka dan memahami apa yang mereka inginkan sehingga anda bisa tetap menjaga mereka disekitar anda.

Loading...

Follow us