Obesitas, Membuat Kakak Adik Tidak Bisa Berjalan

Kisah obesitas kali ini berasal dari India, dimana 3 saudara adik-kakak yang mengalami obesitas. Gujarat, adalah daerah dimana ketiga saudara ini berasal. Mereka mengalami obesitas karena selalu merasakan lapar meskipun sudah makan. Bahkan ketiga bocah asal India ini tidak dapat berjalan dikarenan terlalu memiliki berat badan yang gemuk. Mereka sangat putus asa, bahkan yang mengejutkan sang ayah akan menjual ginjalnya untuk mengobati anak-anaknya tersebut.

Seperti yang kita ketahui bahwa obesitas pada anak dapat dipicu ketika ibu sedang mengandung, makanan yang mengandung kandungan gula yang terlalu banyak tidak sehat untuk ibu hamil begitu pula pada anak yang akan memicu terjadinya obesitas, Obesitas yang dialami oleh Yogita Ramesbhai Nandwana, saudara tertua berusia 5 tahun ini memiliki kedua adik yaitu Anisha tiga tahun dan Harsh berusia 18 bulan. Masing masing diantara mereka memiliki berat badan yang tidak sewajarnya untuk usia balita.

Bahkan menurut ayahnya, anak mereka dapat makan selama satu minggu sama dengan makan dua keluarga di desa selama satu bulan. Meskipun Rameshbhani Nandwana mengaki bahwa banyak pekerja sosial yang membantunya memenuhi makan ketiga anaknya. Meskipun demikian kecemasan dari ayah yang memiliki ketiga anak obesitas ini adalah gangguan kesehatan yang membahayakan. Bahkan untuk mengatasi penyakit yang dialami oleh anaknya itu, Nandwana yang berusia 34 tahun ini rela untuk menjual ginjal.

Taukah anda bahwa sikecil yaang berusia 18 bulan dalam sehari dapat menghabiskan 8 gelas susu dalam sehari. Selain itu kedua kakanya dapay  menghabiskan 8 roti india, 2 kg beras, 6 bungkus kripik, 3 mangkuk kaldu, 12 buah pisang dan 5 bungkus biskuit dalam satu hari. Inilah yang membuat ibunya Pragna Ben kewalahan.

Pada pagi hari saja sudah harus menyiapkan 30 roti khas india dan 1 kg kari dalam satu hari, pantasnya jika badan mereka terus terus mengalami kenaikan berat badan. Apabila meraka lapar dan tidak diberi makan. Ketiga anaknya itu menangis dan juga berteriak. Orang tua meraka tidak habis pikir kenapa anaknya dapat begitu gemuk.

Orang tua mereka sudah membawanya ke dokter bahkan harus dirujuk ke rumah sakit dengan fasilitas yang lebih lengkap. Sedangkan orang tua mereka hanya menghasilkan 677 ribu perbulan sangat sulit untuk membawa anaknya ke rumah sakit tersebut. Apalagi harus mencari pinjaman untuk kebutuhan sehari hari saja dapat menghabiskan 10 juta untuk makan ketiga anaknya selama ini.

Pragna mengakui sangat kesulitan ketika harus mengurusi anaknya apalagi bila suaminya harus bekerja. Apabila anaknya harus berpindah anaknya harus berguling-guling begitu pula apabila pergi ke toilet harus menggunakan troli. Ibu dari ketiga anak tersebut berharap apabila anaknya yang semakin gemuk ini dapat bermain dan mendapatkan pendidikan yang normal seperti anak lainnya.

Menurut dokter di rumah sakit setempat mengatakan bahwa adanya akumulasi lemak yang abnormal yang dialami oleh ketiga anak yang bersaudara itu. Ini berhubungan dengan kondisi prader willi atau penyakit endokrin yang menyebabkan keinginan terus makan. Ini merupakan kondisi genetik yang harus dilakukan terlebih dahulu diagnosa terlebih dahulu di rumah sakit untuk mengetahui kondisi sebenarnya yang dialami oleh adik kakak tersebut.

Apakah informasi ini bermanfaat?

1 2 3 4 5

Loading...

Diskusikan Tema Artikel