data-ad-format="auto"

Nutrisi Untuk Mencegah Osteoporosis

Nutrisi telah lama dijadikan sebagai faktor kunci dalam membangun dan memelihara kekuatan tulang. Sementara kalsium dan vitamin D3 adalah nutrisi penting bagi kesehatan tulang. Risiko osteoporosis dipengaruhi tidak hanya oleh usia tertentu tetapi oleh asupan makanan setiap hari. Indeks massa tubuh atau dikenal dengan Body Mass index merupakan rumusan untuk mendapatkan berat badan yang ideal dihitung dari hubungan berat badan dan tinggi badan. Rendahnya BMI (<19) telah diidentifikasi sebagai faktor resiko osteoporosis. Penurunan berat badan yang signifikan dikarenakan diet yang tidak seimbang akan menjadi pemicu terjadinya osteoporosis.

Berikut adalah cara untuk anda dalam menjaga asupan nutrisi untuk mencegah osteoporosis :

1.  Diet sehat dengan asupan susu

Penurunan berat badan yang tidak sehat akan memicu tiga kali lebih cepat keropos tulang. Selain itu, anda yang sedang melakukan diet dan meninggalkan kalsium dalam menu makan anda seperti susu karena dikhawatirkan akan menggagalkan diet. Hal ini adalah fenomena mengkhawatirkan pada anak perempuan remaja, yang mungkin membatasi susu 50% dari massa tulang yang seharusnya dapat dipenuhi. Penelitian telah menunjukkan bahwa gadis remaja yang mengkonsumsi susu yang memadai dapat meningkatkan kekuatan tulang dan tidak berhubungan dengan kenaikan berat badan. Bahkan, penelitian terakhir menunjukkan bahwa produk susu bermanfaat bagi berat badan. Dalam analisis obesitas dan uji klinis asupan kalsium, peningkatan kalsium dari produk susu secara konsisten dikaitkan dengan penurunan berat badan, lemak tubuh dan berat badan.

2.  Kalsium sesuai dengan kebutuhan tubuh

Baca Juga: Keputihan Pada Wanita - Jenis, Penyebab dan Pencegahan

Kalsium penting untuk kesehatan tulang dan asupan yang direkomendasikan (RDA) bervariasi sepanjang hidup. Hal ini dikarenakan pada masa metamorfosa anda membutuhkan kalsium yang berbeda, bagi bayi membutuhkan 200-260 mg kemudian beranjak anak-anak membutuhkan 700-1.300 mg, pada masa remaja dan ibu hamil membutuhkan asupan kalsium yang lebih sekitar 1300 mg. Sedangkan pada orang dewasa dibedakan menjadi dua yaitu wanita memerlukan 1200 mg sedangkan untuk pria 1000 mg. Dalam mencukupi kebutuhan kalsium setiap hari maka anda harus memperhatikan kebutuhan sayuran hijau, roti dan sarden .

3.  Kebutuhan vitamin D

Vitamin D terutama diproduksi oleh  sinar UVB  pada kulit, dengan jumlah terbatas makanan juga menyediakan vitamin D (ikan berminyak, kuning telur, hati dan susu yang diperkaya vitamin D dan margarin). Sumber makanan vitamin D dibutuhkan pada semua kategori usia. Oleh karena itu  konsumsi secara teratur minyak ikan dari salmon, sarden, mackerel dan tuna segar tidak hanya akan memberikan vitamin D, tetapi juga asam lemak n3 kardioprotektif yang dibutuhkan oleh tubuh. Vitamin D juga sangat dibutuhkan dalam penyerapan kalsium sehingga dapat memberikan manfaat dengan optimal.

4.  Makanan sehat

Sebuah diet seimbang yang sehat akan memastikan bahwa semua nutrisi yang dibutuhkan untuk kesehatan tulang disediakan dalam menu diet anda. Diet memang tidak saja dibutuhkan dalam menurunkan berat badan dan berhenti ketika berat badan anda ideal karena ini merupakan hal yang sia-sia. Pola makanan sehat harus tetap anda jaga  memperhatikan asupan makanan dalam menjaga osteoporosis. Hindari makanan dan minuman yang mengandung alkohol, kafein, meroko. Bagi anda yang memiliki gangguan pada asupan makanan termasuk kalsium dan vitamin D sebaiknya anda berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan suplemen tambahan yang dibutuhkan tubuh.

Loading...

Follow us