data-ad-format="auto"

Menu Makanan Yang Harus Dihindari Ibu Hamil Saat Sahur

Ketika memasuki ibadah puasa, tentunya menjadi sebuah problematika bagi setiap ibu hamil dalam melakukan ibadah puasa. Pasalnya, saat hamil sekaligus menjalankan ibadah puasa menjadi satu kondisi yang membuat ibu hamil merasa gelisah. Kekhawatiran tersebut dikarenakan denagn melakukan ibadah puasa, kebutuhan gizi dan juga nutrisi bayi tidak dapat terpenuhi dengan baik. Menjalankan ibadah puasa tentunya tidak dilarang untuk ibu hamil, dengan catatan ibu hamil tersebut tidak mengalami keluhan yang cukup seriusyang dapat membahayakan janin.

Maka dari itu, dikhususkan bagi ibu hamil untuk mulai memperhatikan makanan dan juga minuman yang akan ia konsumsi untuk menu buka dan juga sahur. Ketika sedang berpuasa tentunya ibu hamil diharuskan untuk memperhatikan asupan gizi dan juga nutrisi yang harus ia konsumsi. Hal ini dimaksudkan agar saat berpuasa, kebutuhan gizi dan juga nutrisi ibu dan juga janin dapat tercukupi dengan sangat baik. Dalam memenuhi kebutuhan gizi janin selama menjalankan ibadah puasa, tentunya ada beberapa menu yang harus ibu hamil hindari saat berpuasa. Lantas, apa saja menu makanan yang tidak boleh dikonsumsi oleh ibu hamil saat sahur? Yuk kita langsung simak saja pemaparan kami berikut ini!

Menu Makanan Yang Harus Dihindari Ibu Hamil Saat Sahur

Sebelum Anda memutuskan untuk melakukan ibadah pausa saat sedang hamil, alangkah baiknya jika Anda berkonsultasi terlebih dahulu kepada dokter kandungan. Hal ini bertujuan untuk mengetahui kondisi kehamilan Anda terlebih dahulu, apakah memang memungkinkan untuk melakukan ibadah puasa ataukah tidak. Setelah Anda diperbolehkan oleh dokter kandungan untuk melakukan ibadah puasa. Tentu, ini menjadi tugas bagi Anda untuk memperhatikan asupan gizi dan juga nutrisi bagi kehamilan Anda melalui menu yang harus Anda konsumsi saat sahur dan juga berbuka puasa.

Tidak dapat dipungkiri bahwa tidak semua jenis makanan dan juga minuman baik untuk ibu hamil. Hal ini tentunya apa yang Anda konsumsi sangat berpengaruh pada perkembangan janin di dalam kandungan. Jangan sampai makanan dan juga minuman yang Anda konsumsi dapat membahayakan janin. Terlepas dari hal tersebut, tentu sahur menjadi waktu yang paling tepat bagi Anda untuk memenuhi kebutuhan gizi dan juga nutrisi kehamilan. Gizi dan juga nutrisi ibu hamil ketika sedang berpuasa harus lebih banyak dibandingkan ketika tidak berpuasa. Hal ini dikarenakan Anda harus menyiapkan energi yang lebih banyak untuk siang hari kurang lebih 13 jam.

Berikut ini kami sajikan beberapa jenis makanan yang tidak boleh dikonsumsi oleh ibu hamil saat sahur, diantaranya:

 Makanan berkalori tinggi

Ketika sedang berpuasa tentunya ibu hamil tidak disarankan untuk mengonsumsi makanan yang mengandung kalori yang cukup tinggi. Saat berpuasa tentunya Anda diharuskan untuk mengatur pola makan. Hal tersebut tentunya termasuk dalam mengatur asupan kalori bagi tubuh. Tujuan dari menghindari kalori berlebih yakni agar Anda terhindari dari obesitas yang nantinya dapat meningkatkan risiko melahirkan bayi dengan berat badan berlebih. Untuk itu, Anda harus memperhatikan asupan makanan dan juga minuman Anda. Dengan mengonsumsi makanan sehat baik dari buah dan juga sayuran, tentu Anda dapat menghindari konsumsi makanan yang lemak dan juga manis. Selain itu, perhatikan pula porsi makan Anda baik saat sahur ataupun berbuka. Beberapa jenis makanan yang mengandung kalori tinggi diantaranya mie, junk food, fast food dan juga lain sebagainya.

Makanan mentah atau setengah matang

Baik ketika berpuasa ataupun tidak berpuasa, ibu hamil memang tidak diperbolehkan untuk mengonsumsi makanan mentah ataupun setengah matang. Makanan yang tidak dimasak sampai matang, tentunya dapat berdampak buruk bagi kesehatan. Hal ini dikarenakan makanan mentah dapat dengan mudah tercemar parasit ataupun bakteri yang sangat berbahaya bagi ibu hamil. Makanan mentah berupa daging tentunya sangat memungkinkan terdapat bakteri listeria. Bakteri listeria ini biasanya terdapat pada beberapa unggas mentah yang jika diolah dapat mengakibatkan keguguran. Selain itu, makanan laut mentah atau pada telur setengah matang mengandung bakteri salmonella yang bisa memicu keguguran. Maka dari itu, Anda diharuskan untuk memperhatikan setiap olahan makanan baik untuk menu sahur ataupun berbuka. Jangan sampai Anda mengonsumsi makanan dengan tingkat kematangan yang sangat rendah. Untuk itu, usahakan Anda agar dapat menghindari makanan mentah dan juga setengah matang saat sahur dan juga berbuka puasa.

Makanan tinggi gula

Tidak dapat dipungkiri ketika kita berbuka sering sekali menginginkan menu berbuka puasa yang manis-manis. Seperti yang kita tahu bahwa makanan yang manis dapat membuat perut menjadi lebih cepat kenyang dan akan bertahan lama di dalam perut. Meskipun akan bertahan lama di dalam perut, namun makanan yang mengandung gula tinggi dapat pula membuat Anda semakin cepat lapar. Terlebih jika Anda tidak mengonsumsi makanan yang mengandung banyak serat. Untuk itu, pastikan Anda untuk memenuhi kebutuhan serat harian Anda dengan mengonsumsi buah dan juga sayuran dan batasi konsumsi makanan yang mengandung kadar gula yang cukup tinggi.

Makanan dengan kandungan merkuri

Seperti yang kita tahu bahwa merkuri menjadi salah satu limbah kimia yang dihasilkan dari berbagai aktivitas manusia seperti pertanian, pembakaran serta berbagai limbah pabrik. Limbah dari pabrik-pabrik tersebut tentunya akan dibuang ke sungai dan berakhir di laut. Inilah yang menjadi alasan mengapa Anda tidak diperbolehkan terlalu banyak mengonsumsi makanan laut. Perlu Anda tahu bahwa di dalam merkuri terdapat zat yang disebut dengan metilmerkuri yang dapat mengikat protein yang ada di dalam otot ikan.

Bagi Anda penggemar seafood tentu tidak heran jika makanan laut tersebut banyak mengandung merkuri. Ikan yang Anda konsumsi tentunya dapat langsung masuk ke dalam tubuh dan memberikan dampak buruk bagi kesehatan tubuh kita. Proses ini menyebabkan merkuri yang termakan akan terakumulasi di dalam tubuh sehingga akan mempengaruhi kehamilan. Sedangkan bagi ibu menyusui akan menyebabkan volume ASI dapat berkurang. Selain itu, jumlah meltimerkuri yang sudah terakumulasi dapat menjadi racun bagi sistem saraf sehingga sangat memungkinkan menyebabkan terhambatnya pertumbuhan dan juga perkembangan janin. Akan tetapi, bukan berarti ibu hamil tidak boleh mengonsumsi seafood, namun pertimbangkan kembali porsi yang tepat agar tidak berlebihan dalam konsumsi makanan laut. Bagi Anda yang hamil dan menjalankan ibadah puasa, hindari jenis ikan laut seperti king mackerel, kepiting, kerang hijau dan juga ikan hiu.

Mie instan

Menu makanan selanjutnya yang tidak diperbolehkan untuk ibu hamil saat berpuasa yakni mie instan. Sepertiy yang kita tahu mie instan mengandung banyak kalori dengan kandungan MSG yang cukup tinggi. MSG memang dikenal sebagai zat yang dapat mengganggu pertumbuhan saraf janin sehingga dapat memicu gangguan saraf pada anak saat lahir. Maka dari itu, bagi ibu hamil tidak diperbolehkan untuk mengonsumsi mie instan karena dapat berdampak buruk bagi kesehatan tubuh ibu hamil.

Itulah beberapa menu makanan yang harus dihindari oleh ibu hamil saat sahur karena akan berdampak buruk pada kesehatan ibu dan juga janin. Semoga bermanfaat!

Author: Nina Astuti
Artikel ini di supervisi oleh Bidan Pevi Revina STr.Keb

Follow us