Menu Buka Puasa yang Harus Dihindari Agar Tidak Berdampak Buruk Bagi Kesehatan

Menu Buka Puasa yang Harus Dihindari – Sudah menjadi kebiasaan saat berbuka puasa aneka jenis makanan disajikan di meja makan, mulai dari aneka macam takjil, cemilan hingga menu utama. Namun , apakah anda sudah tahu ada beberapa makanan yang sebaiknya dihindari saat berbuka? Makanan tersebut dianggap kurang tepat dikonsumsi saat berbuka puasa karena akan berdampak buruk untuk kesehatan.

Nah, aneka makanan yang sebaiknya dihindari saat buka puasa sekiranya sangat penting untuk diketahui guna mencegah terjadinya keluhan kesehatan karena mengonsumsi makanan ini. Lantas makanan apa saja yang sebaiknya dihindari saat berbuka puasa? Untuk mengetahuinya anda bisa simak di bawah ini.

Menu Buka Puasa yang Harus Dihindari

Baca juga : Tips Puasa Untuk Penderita Asam Lambung

Menu Buka Puasa yang Harus Dihindari

Saat puasa, memperhatikan asupan nutrisi adalah hal penting yang harus kita perhatikan. Agar anda tidak salah pilih makanan saat berbuka puasa, mari ketahui beberapa menu buka puasa yang harus dihindari supaya tidak berdampak buruk untuk kesehatan anda seperti berikut ini.

Gorengan

Gorengan dan aneka makanan berlemak lainnya merupakan salah satu menu buka puasa yang sebaiknya anda hindari. Selama seharian anda tidak makan ataupun minum sehingga perut dalam keadaan kosong. Jika anda buka puasa dengan mengonsumsi makanan berlemak maka akan dapat menyebabkan produksi asam lambung meningkat dan dapat menyebabkan GERD.

GERD itu sendiri terjadi pada saat asam lambung naik ke kerongkongan. Tidak hanya itu, makanan yang diolah dengan cara digoreng juga dalam tubuh akan disimpan menjadi lemak dan akan membuat risiko obesitas menjadi meningkat.

Makanan dengan Kandungan Gula Tinggi

Saat berbuka puasa, minum atau mengonsumsi makanan yang manis memang disarankan. Hanya saja, yang harus anda perhatikan yaitu porsinya. Sebaiknya jangan berlebihan mengonsumsi makanan manis karena akan dapat menyebabkan risiko obesitas meningkat.

Apabila anda akan mengonsumsi makanan ataupun minuman bercita rasa manis untuk berbuka puasa, anda bisa memilih makanan sehat seperti buah kurma. Pada kurma terkandung sukrosa, glukosa, fruktosa, kalium, serat, vitamin A dan potasium yang bagus bagi tubuh. Tidak hanya itu, jus buah-buahan seperti pepaya, mangga atau pisang dapat menjadi pilihan saat berbuka puasa.

Minuman Bersoda

Minum minuman bersoda saat buka puasa mungkin akan terasa menyegarkan. Namun, sebaiknya minuman bersoda atau berkarbonasi dihindari ketika buka puasa. Pasalnya, pada minuman jenis ini terkandung gelembung udara dengan karbon dioksida yang mana ketika mencapai lambung akan dilepaskan.

Jika anda mengonsumsi minuman jenis ini maka akan dapat membuat produksi gas pada saluran pencernaan meningkat. Efeknya perut anda akan terasa begah, sering bersendawa dan tidak nyaman.

Minuman yang Mengandung Kafein

Selain minuman bersoda, minuman dengan kandungan kafein juga sebaiknya anda hindari, contohnya kopi. Kafein yang terkandung dalam kopi akan dapat membuat pelepasan asam meningkat pada lambung yang masih kosong. Hal ini akan dapat menyebabkan terganggunya kinerja sistem pencernaan anda.

Apabila anda ingin minum kopi, maka sebaiknya berilah jeda. Anda bisa menunggu sekitar 1 hingga 2 jam setelah waktu berbuka puasa. Jika anda memiliki penyakit maag, anda dapat mengonsumsi buah kurma terlebih dahulu supaya perut anda tidak dalam keadaan kosong.

Mie Instan

Saat puasa, membayangkan mengonsumsi mie instan ketika berbuka puasa mungkin terasa sangat nikmat. Bahkan anda mungkin sudah merencanakan membuat mie instan saat berbuka.

Namun, perlu anda ketahui mengonsumsi mie instan akan dapat menyulitkan tubuh dalam menyerap nutrisi baik yang terkandung pada bahan makanan lainnya. Oleh karena itu, saat buka puasa sebaiknya anda menghindari konsumsi mie instan supaya anda mendapatkan nutrisi penuh setelah menjalankan puasa.

Makanan yang Terlalu Pedas dan Asam

Tidak bisa dipungkiri, makanan bercita rasa pedas disukai banyak orang. Bahkan makan tanpa sambal dianggap kurang nikmat. Namun, makanan bercita rasa pedas sebaiknya dihindari saat berbuka puasa. Begitupun dengan makanan bercita rasa asam.

Makanan pedas dan asam diketahui akan dapat memicu maag. Maag yaitu peradangan yang terjadi pada lapisan lambung. Walaupun tidak secara langsung akan menyebabkan maag, namun makanan pedas akan dapat memicu serta membuat gejala penyakit maag menjadi parah. Ketika masuk ke dalam saluran pencernaan, makanan pedas akan menyebabkan iritasi di lapisan mukosa lambung.

Apalagi jika makanan pedas anda konsumsi bersamaan dengan makanan asam. Oleh karena itu, sebaiknya anda hindari mengonsumsi makanan yang terlalu pedas dan asam saat berbuka puasa. Pilihlah makanan sehat yang akan memberikan manfaat bagus untuk tubuh anda.

Makanan yang Mengandung Tinggi Serat

Beberapa jenis makanan dengan kandungan tinggi serat akan dapat menyebabkan produksi gas pada sistem pencernaan menjadi lebih banyak, apalagi jika dikonsumsi ketika buka puasa. Adapun beberapa jenis makanan tinggi serat di antaranya yaitu kol, kacang-kacangan, taoge, nasi merah, bawang, gandum dan ubi. Mengonsumsi makanan tersebut ketika buka puasa akan dapat menyebabkan perut anda begah dan kembung sehingga akan terasa tidak nyaman.

Walaupun makanan dengan kandungan tinggi serat baik bagi kesehatan, namun sebaiknya anda menghindari mengonsumsinya dengan berlebihan. Apalagi untuk anda yang biasanya mengalami perut kembung dan begah.

Makanan yang Mengandung Tinggi Garam

Makanan selanjutnya yang sebaiknya anda hindari saat buka puasa yaitu makanan dengan kandungan garam yang tinggi. Makanan ini selain akan dapat memicu terjadinya hipertensi, juga akan dapat menyebabkan tubuh mengalami masalah dehidrasi. Terlebih lagi ketika anda berpuasa, tubuh akan kekurangan cairan sehingga akan lebih rentan mengalami masalah dehidrasi.

Mengetahui seperti itu, sebaiknya anda hindari mengonsumsi makanan tinggi garam saat buka puasa. Garam akan menyerap cairan tubuh yang anda ganti saat buka puasa. Tidak hanya itu, anda juga akan merasa kehausan akibat mengalami dehidrasi.

Makanan Kalengan

Setelah seharian menjalankan ibadah puasa, tubuh membutuhkan nutrisi dan gizi lengkap yang akan menggantikan sumber energi yang terpakai ketika anda berakitivas saat menjalankan puasa. Namun, dengan mengonsumsi makanan kaleng anda justru tidak akan mendapatkan nutrisi untuk tubuh anda. Kandungan kimia yang banyak, seperti zat pengawet membuat makanan kalengan nilai gizinya rendah.

Makanan Berlemak

Mengonsumsi makanan berlemak saat berbuka puasa sebenarnya bukanlah masalah. Namun, sebaiknya anda mengonsumsinya tidak berlebihan atau secukupnya saja.

Perlu anda ketahui, makanan berlemak akan dapat membuat kerja lambung menjadi semakin berat, menyebabkan selera makan hilang dan risiko mengalami penyakit lainnya akan meningkat seperti misalkan stroke, jantung dan hipertensi.

Saat menjalankan ibadah puasa, sangat penting untuk memperhatikan menu makanan yang kita konsumsi baik saat berbuka puasa ataupun saat sahur. Pastikan anda mengonsumsi makanan sehat yang memiliki manfaat bagus untuk tubuh. Hindari konsumsi makanan di atas supaya anda terhindari dari berbagai masalah kesehatan, puasa menjadi lancar serta nyaman.

Leave a Reply