Menghindari Memegang Kucing saat Hamil

4/5 (4)

Toksoplasmosis sangat berbahaya untuk perkembangan bayi anda karena akan menginfeksi janin di dalam kandungan, bahkan hingga mengakibatkan keguguran. Kucing adalah pembawa parasit yang menyebabkan toksoplasmosis. Parasit hidup di dalam usus kucing dan dilewatkan ke dalam kotorannya. Hal ini lebih sering ditemukan pada kucing liar yang mendapatkan makanan di luar seperti makan tikus atau tikus yang terkontaminasi. Bersentuhan atau membuang kotoran kucing dapat membuat Anda terkena parasit yang menyebabkan toksoplasmosis. Meskipun demikian, kucing bukan satu satunya penyebab toksoplasmosis karena daging mentah atau sayuran yang tidak dicuci akan menyebabkan toksoplasmosis.

Apabila seorang wanita terinfeksi toksoplasmosis selama kehamilannya, bayinya beresiko terinfeksi juga. Sekitar 40 persen bayi dari ibu yang terinfeksi toksoplasmosis selama kehamilan akan mengalami infeksi yang serius. Pengaruh dari toksoplasmosis yang ringan akan menganggu kesehatan ibu hamil dan juga  menyebabkan keguguran, cacat bawaan, kerusakan pada mata, otak, atau masalah lainnya pada janin. Bagi anda yang memiliki kucing, selama kehamilan anda dapat mencegahnya dengan cara menghindari kontak langsung dengan kucing terutama yang bersentuhan langsung dengan kotoran kucing .

Berikut adalah langkah-langkah yang bisa anda ambil untuk menjaga kesehatan anda dan janin selama kehamilan :

1.  Jangan bersentuhan atau membuang kotoran kucing ketika anda sedang hamil, sebaiknya bagi anda yang sedang hamil membersihkan kandang kucing atau kotoran dengan meminta bantuan orang lain. Apabila anda terpaksa melakukannya sendiri, gunakan sarung tangan dan masker kemudian mencuci tangan dengan sabun dan air ketika anda selesai membersihkan kandang atau membuang kotoran kucing. Membersihkan kandang kucing secara teratur akan menghindari anda dari kemungkinan resiko infeksi.

2.  Sebaiknya anda memperhatikan makanan kucing peliharaan anda, kucing yang mendapatkan makana dari makanan khusus kucing yang dikemas akan mengurangi resiko toksoplasmosis ketimbang dengan kucing yang sering makan daging mentah yang mengandung parasit pembawa penyakit toksoplasmosis. Selain itu kucing yang makan tikus atau binatang lainnya beresiko lebih tinggi menyebabkan toksoplasmosis berkembang di dalam tubuhnya.

3.  Jauhkan kucing anda di dalam ruangan keluarga atau ruangan pribadi (seperti ruangan kerja dan kamar tidur anda). Toksoplasmosis dapat disebarkan melalui lingkungan luar, seperti halaman atau taman sehingga kucing yang menghabiskan waktu bermainnya di tempat tersebut beresiko tinggi untuk menderita toksoplasmosis.  .

4.  Jangan memilih kucing baru yang berasal dari kucing liar selama kehamilan anda karena anda  tidak pernah tahu resiko yang akan dikembangkan di tempat tinggal anda. Ada baiknya menahan keinginan anda untuk kesehatan anda dan perkembangan bayi .

5. Selalu mencuci tangan dengan menggunakan sabun ketika anda selesai melakukan aktifitas. Mencuci tangan tidak saja ketika akan mengkonsumsi makanan, hal ini dikarenakan anda tidak akan pernah tahu gerakan refleks yang berhubungan dengan mulut dan hidung anda yang akan menginfeksi penyakit termasuk Toksoplasmosis .

Apakah informasi ini bermanfaat?

1 2 3 4 5

Loading...

Diskusikan Tema Artikel