Mengharukan, Anak Ini Tuntun Ayah Buta Berangkat Kerja

Ayah menjadi orang penting yang membantu untuk kehidupan keluarga. Ia berjuang keras dan pantang menyerah untuk mendapatkan kehidupan yang layak bagi keluarganya. Itu juga yang dilakukan oleh seorang ayah dengan keterbatasan yang dimilikinya, ia tetap bekerja meskipun harus diantar oleh anaknya.

Bahu-membahu untuk membantu memenuhi kebutuhan keluarga menjadi kewajiban semua anggota keluarga. Hanya saja apa jadinya jika kini seorang anak ikut serta dalam membantu untuk memberikan semangat pada ayahnya tercinta. Bahkan ia meluangkan waktu bermainnya untuk mengantar ayah ke kantor, simak kisah menginspirasinya.

Kisah ini membuat kita bersyukur dan selalu yakin bahwa Tuhan tidak akan pernah memberikan cobaan di luar batas kemampuan umatnya. Kisah keluarga yang berjuang keras untuk bisa menjalankan kehidupannya. Bahkan yang lebih menyentuh hati ialah ketika ia harus berjuang di usianya yang masih anak-anak demi membantu ayahnya.

12

Seperti yang dikutip dalam laman asiantown.net kisah seorang anak yang masih berusia 5 tahun. Umumnya anak seusinya diantar oleh orang tua pergi ke sekolah di pagi hari. Namun, Jenny mengalami kisah yang berbeda. Ia justru harus mengantar dan menuntut ayahnya ke tempat kerja. Sungguh membuat siapapun yang mendengar ceritanya menjadi terharu.

Bahkan setiap pagi ia mengantarkannya dengan penuh cinta terhadap orang tuanya yang mengalami keterbatasan. Sang ayah Nelso mengalami kebutaan sehinga aktivitasnya sangat tergantung pada orang lain. Kondisi inilah yang mengakibatkan Jenny yang masih berusia 5 tahun harus mengantar dan menuntut ayahnya setiap hari.

Dodong, sapaan akrab sang ayah yang bekerja di perkebunana kelapa. Kesehariannya ia harus bekerja memetik kelapa, bahkan pekerjaanya sangat menantang maut. Dengan keterbatasan yang ia alami, ia harus memanjat 60 pohon kelapa setiap harinya di perkebunan Southern Leyte, Filipina. Setiap harinya ia bia menghidupi keluarganya dengan penghasilan 9 dollar setiap hari.

Perkebunan tempat ia bekerja, Southern Leyte, Filipina merupakan tempat ia menghidupi keluarganya. Meskipun ia harus dituntun oleh anak tercintanya untuk sampai di tempat bekerja. Anaknya harus berangkat pagi dan melalui perkebunan yang sangat luas. Namun, anaknya itu tetap merasakan kebahagian bisa mengantar dan menemani ayahnya.

Bahkan untuk meringankan beban ayahnya dengan senang hati Jenny membantu sang ayah untuk bisa mengumpulkan buah kelapa yang baru saja dipetiknya. Lebih luar biasa lagi anak perempuan yang masih berusia 5 tahun ini menyiapkan bekal sang ayah yang dibawa langsung di rumahnya. Sungguh, kasih sayang pada ayahnya sangat luar biasa besar.

Perhatian yang sangat besar dari Jenny pada ayahnya yang memiliki keterbatasan ini diperbincangkan oleh semua orang di sosial media. Bahkan foto yang diunggah oleh pengguna Facebook Rhuby Capunes di upload di tanggal 10 Juni kemarin membuat semua orang yang menontonnya terharu dan tersentuh. Masyarakat memberikan perhatian khusus untuk keluarga Pepe dan berharap kehidupannya lebih baik. Itulah respon setelah disebarkan di sosial media.

Harapan dan doa mereka yang sangat besar untuk kehidupan yang lebih layak dimiliki oleh Jenny di masa yang akan datang. Bahkan Jennya yang masih sangat belia ini sangat mengesankan dan menginspirasi siapapun yang kini tengah disibukan dengan aktivitas dan melupakan orang tua tercinta. Sama halnya dengan netizen lainnya, doa dan harapan untuk keluarga Jenny semoga diberikan kehidupan yang lebih layak. Perjuangan yang sungguh menginspirasi bagi siapapun yang meihat langsung video dan fotonya ini.

Apakah informasi ini bermanfaat?

1 2 3 4 5

Loading...

Diskusikan Tema Artikel