Mengharukan, Anak Ini Harus Hidup di Dalam Ember

Kisah yang mengharukan seorang anak yang harus hidup berjuang, anak ini hidup di dalam ember.

Hidup dengan segala kecukupan terkadang membuat kita lupa akan bersyukur. Begitu juga dengan segala kesempurnaan yang dianugrahkan tuhan sering kali banyak mengeluh dengan kehidupan yang sedang dijalani. Kisah anak ini semoga menjadi inspirasi bagi kita semua, ia dengan sabar dan tabah menjalani hidupnya meskipun sepanjang hari harus berada di dalam ember.

Rahma, itu nama kecil anak perempuan yang hidup sabar dengan segala kekurangan yang dimilikinya. Bahkan ia tidak sedikitpun menggerutu, mengeluh dan bersedih dengan kondisi yang ia alami. Sungguh menginspirasi bagi siapapun yang seringkali putus asa ketika menjalani hidup dengan kesempurnnaan yang dimiliki.

04

Anak perempuan ini mengidap penyakit langka, dimana kondisi tangan dan kakinya berhenti tumbuh. Perempuan bernama lengkap Rahma Haruna ini senantiasa bersyukur atas kehidupan yang ia dapatkan. Bahkan anak perempuan asal Nigeria ini harus beraktivitas di dalam ember setiap harinya. Ia tetap berjuang untuk menjalankan hidupnya.

Kondisi Rahma Haruna sangat mengharukan, ia tidak memiliki tangan dan kaki. Menurut penjelasan keluarganya kondisi yang dialami oleh Rahma dimulai saat ia masih berusia 6 bulan. Pada saat itu, kaki dan tangannya tidak bisa tumbuh dan berkembang seperti anak seusianya.
Hingga kini, kondisi langka anak perempuan asal Nigeria ini tak memiliki tangan dan kaki dan harus berjuang hidup di dalam ember plastik. Kondisi ini membuat siapa saja yang mendengarnya terenyuh. Bahkan menurut Fadi, ibu Rahma bahwa kondisi ini terjadi saat Rahma harusnya belajar merangkak.

Seperti yang dikutip dalam laman asiantown.net rahma yang tinggal di desa Lahadin Makole, Kano harus hidup di dalam ember plastik untuk menjalankan aktivitasnya. Hal ini dilakukan agar keluarga bisa dengan mudah membawa Rahma berpindah dari satu tempat ke tempat lainnya.
Meskipun dengan segala keterbatasan yang dimiliki, saudara-saudaranya bahu membahu membantu aktivitas Rahmi. Menurut saudara laki-lakinya yang dilansir di laman asiantown.net seringkali mengajak Rahmi jalan-jalan ke kota agar tidak bosan di rumah. Bahkan Farid, saurdara laki-lakinya berharap orang lain peduli saudara perempuannya itu.

Sampai saat ini belum ada yang bisa menjelaskan kondis yang dialami oleh Rahmi. Bahkan pada awalnya Rahmi hanya mengeluhkan sakit perut dan demam. Hussaini ayah Rahmi sudah membawanya kr dokter dan tabib untuk menjalankan pengobatan namun tidak ditemukan gangguan kondisi yang dialami oleh Rahmi.

Bahkan menurut ayahnya, Hussaini menjelaskan bahwa selama 15 tahun telah berusaha mencari pengobatan yang bisa diberikan untuk anak perempuannya hanya saja tidak berbuah hasil. Bahkan ia hingga berhutang hanya untuk mencarikan pengobatan yang terbaik untuk anaknya. Namun, sayang sekali sampai saat ini kondisi Rahmi belum juga pulih, penyakit langka yang dideritanya belum ditemukan obat untuk bisa meringankan kondisinya tersebut.

Meskipun Rahmi hidup dengan keterbatasan fisik akan tetapi ia sama sekali tidak mengeluh dan menyalahkan kondisi yang ia alami. Bahkan ia masih bermimpi untuk mambangun usaha dengan membuka toko buku . Sungguh sangat menginspirasi sekalipun Rahmi tidak mengeluhkan kondisi yang ia alami untuk bisa berjuang hidup. Bahkan dengan semangat yang dimiliki bisa menyadarkan kita dengan kesempurnaan yang dimiliki terkadang masih banyak mengeluh dan berputus asa.

Semoga cerita diatas bisa menginspirasi kita, menyadarkan kita akan pentingnya rasa syukur terhadap apa yang dimiliki oleh kita hari ini.

Apakah informasi ini bermanfaat?

1 2 3 4 5

Loading...

Diskusikan Tema Artikel