data-ad-format="auto"

Mengetahui Faktor Penyebab Keguguran Pada Trimester Pertama dan Kedua

Keguguran adalah mimpi buruk untuk semua wanita yang tengah mengandung. Apalagi jika kehadiran buah hati dalam perut anda saat ini adalah hasil perjuangan dan penantian yang lama hingga akhirnya dapat berbuah dengan hadirnya malaikat kecil dalam rahim bunda

Ibu mana yang akan senang dengan kondisi keguguran yang terjadi. Semua wanita akan tentu mengalami pukulan dan beban yang berat dari kehilangan buah hatinya yang belum sempat mereka lihat rupanya.

Akan tetapi, sebagai ancaman yang dapat terjadi kapan saja maka penting sekali untuk ibu mengetahui faktor apa saja yang biasanya dapat memicu keguguran pada saat hamil. Dengan begini maka bunda akan dapat lebih waspada dan berhati-hati dengan beberapa kondisi tersebut.

Pada umumnya keguguran seringkali terjadi secara tiba-tiba. Meski bunda merasa sudah menjaga kehamilan dengan baik. Namun masalah seperti ini bisa saja terjadi kapan saja dan dimana saja. Bahkan pada beberapa kasus seorang wanita terlambat mengetahui bahwa janin dalam kandungannya sudah tidak ada. Artikel lainnya: Torch dan Kehamilan

Baca Juga: Panduan Lengkap Kehamilan dan Persalinan

Sekitar 10 sampai dengan 20 persen dari kehamilan akan mungkin berakhir dengan keguguran. Kondisi keguguran sendiri umumnya lebih sering dijumpai pada usia kehamilan yakni di 7 sampai dengan 12 minggu pertama setelah terjadi pembuahan.

Untuk itu, mari kita ketahui faktor penyebab keguguran pada trimester pertama dan kedua yang umumnya sering terjadi. Penasaran seperti apa? Simak beberapa informasi mudahnya dibawah ini.

Mengetahui Faktor Penyebab Keguguran Pada Trimester Pertama dan Kedua

Banyak hal yang dapat memicu keguguran dapat terjadi. Jika keguguran terjadi pada trimster pertama kehamilan. Maka umumnya kondisi ini lebih sering diakibatkan oleh masalah yang terjadi pada janin. Sementara keguguran yang terjadi pada trimester kedua umumnya dipicu akibat dari kondisi kesehatan ibu.

Penyebab Keguguran Trimester Pertama

Masalah Plasenta Pada Bayi

Hal pertama yang akan mungkin memicu keguguran pada bayi usia trimester pertama atau tiga bulan pertama kehamilan adalah adanya masalah plasenta. Plasenta adalah organ yang menghubungkan aliran darah ibu ke bayi sehingga dengan begini si kecil didalam rahim ibu akan bisa mendapatkan nutrisi untuk menunjang tumbuh kembangnya.

Oleh karenanya, masalah atau kerusakan yang terjadi pada bagian plasenta akan dapat mempengaruhi tumbuh kembang bayi didalam rahim ibu. Hal ini pulalah yang akan mungkin memicu terjadinya keguguran.

Masalah Kromosom Pada Bayi

Hal lain yang dapat memicu keguguran pada trimester pertama adalah masalah kromosom pada bayi. Seringnya, sel telur yang dibuahi oleh sperma memiliki jumlah kromosom yang tidak tepat. Baik itu kekurangan atau mungkin kelebihan kromosom sehingga kondisi ini berakibat pada pertumbuhan janin yang tidak dapat berkembang dengan baik. Hal ini pulalah yang dapat memicu timbulnya keguguran pada bayi.

Penyebab Keguguran Trimester Kedua

Kondisi Kesehatan Ibu Hamil

Masalah pertama yang umumnya dijumpai pada keguguran yang terjadi pada trimester kedua kehamilan adalah kondisi kesehatan ibu hamil. Beberapa kondisi yang dapat mengakibatkan hal ini terjadi diantaranya adalah tekanan darah tinggi, diabetes, lupus, penyakit ginjal dan masih lainnya. Kondisi PCOS atau sindrom ovarium polikistik pun dapat mengakibatkan kondisi ini terjadi.

Keracunan Makanan

Asupan makanan bersifat toxic atau beracun pun akan dapat menyebabkan masalah seperti keguguran dapat terjadi. Jadi demikian penting sekali memperhatikan asupan makanan dalam tubuh ibu dengan baik.

Struktur Pada Bagian Rahim

Gangguan dan kelainan yang terjadi pada bentuk rahim ibu pun akan dapat menjadi pemicu keguguran pada janin. Selain itu, adanya pertumbuhan sel non kanker seperti fibroid akan pula membahayakan pertumbuhan janin dalam rahim ibu.

Loading...

Follow us