data-ad-format="auto"

Mengenal Penyakit Wasir atau Ambeien, Gejala dan Cara Mengobati

Wasir atau ambeien merupakan gangguan sistem pencernaan yang sudah tidak asing lagi untuk kita semua, karena gangguan ini sudah dialami oleh banyak orang.

Dalam istilah medis, penyakit wasir dikenal dengan sebutan hemoroid. Hemoroid itu sendiri merupakan keadaan dimana pembuluh darah vena yang letaknya di sekitar anus atau rektum bagian bawah mengalami pelebaran atau peradangan. Secara normal, vena-vena yang terdapat pada anus rektum akan kembali menyalurkan darah ke jantung. Karena pembuluh darah mengalami pelebaran, maka dengan begitu darah akan berkumpul di sana sehingga akan membentuk sebuah benjolan yang tidak biasa dan lunak ketika diraba. Ukuran benjolan atau ambeien itu sendiri tergantung pada tingkat keparahannya.

PENYAKIT WASIR

Penyebab Wasir

Penyebab wasir atau hemoroid itu sendiri sebenarnya masih belum jelas. Namun, dalam beberapa kasus wasir terjadi karena adanya peningkatan tekanan dalam aliran darah. Tekanan ini merupakan penyebab pembuluh darah di sekitar bokong mengalami pembengkakan serta peradangan. Ada beberapa hal yang menyebabkan tekanan tinggi pada pembuluh darah atau vena seperti berikut:

Diare kronis

  • Mengejan terlalu kuat ketika buang air besar
  • Konstipasi atau sembelit
  • Kegemukan atau obesitas
  • Masa kehamilan
  • Terlalu lama nongkrong di toilet ketika Buang Air Besar

Orang yang lebih tua memiliki resiko lebih tinggi mengalami wasir. Hal ini disebabkan karena jaringan pendukung pembuluh darah yang terdapat di rektum atau anus menjadi melemah serta meregang karena proses penuaan.

Baca Juga: Keputihan Pada Wanita - Jenis, Penyebab dan Pencegahan

Gejala Wasir

Gejala atau ciri-ciri wasir  pada umumnya dibedakan menjadi dua jenis, yakni wasir internal dan wasir eksternal. Banyak orang merasa keliru dan menganggap bahwa semua gejala yang muncul di area anus dan rektum sebagai wasir. Wasir internal dan eksternal bisa muncul berbeda, namun meskipun begitu banyak orang yang mengalami keduanya. Biasanya penderita merasa malu akan keadaan yang menimpanya ini, karena itu mereka tidak mencari perawatan sedini mungkin dan mencari perawatan ketika kasusnya sudah lanjut.

Wasir Internal

Wasir internal muncul tanpa diiringi dengan rasa nyeri, serta darah yang keluar dari rektum biasanya berwarna merah terang selama buang air besar maupun sesudah. Darah yang keluar tersebut akan menutupi feses, dimana fesesnya sendiri berwarna normal. Gejala lain yang ditunjukan yaitu, adanya lendir yang keluar, gatal pada sekitaran anus, dan inkontinensia feses. Wasir internal hanya akan terasa sakit apabila terjadi trombosis.

Wasir Eksternal

Apabila tidak terkena trombosis, wasir jenis ini bisa menyebabkan beberapa masalah atau gangguan. Tetapi, jika menyebabkan trombosis maka akan terasa sangat menyakitkan. Hanya dalam waktu 2 sampai 3 hari biasanya rasa sakit ini akan hilang. Sedangkan hilangnya pembengkakan biasanya memerlukan beberapa minggu. Gejala lain yang dirasakan dari wasir eksternal yaitu, adanya rasa perih, panas dan gatal di sekitar anus.

Pembagian Penyakit Wasir Berdasarkan Tingkat Keparahan

Berdasarkan tingkat keparahannya, wasir itu sendiri dibedakan menjadi 4 stadium, dari wasir yang paling ringan sampai wasir paling parah.

Wasir Stadium 1

Pada wasir stadium 1 tonjolan masih kecil dan belum keluar. Gejala yang ditunjukan yaitu darah menetes setiap setelah buang air besar.

Wasir Stadium 2

Pada stadium 2, tonjolan sudah keluar dan berukuran sedang. Gejala yang ditunjukan yaitu, setelah selesai buang air besar tonjolan akan keluar, namun akan masuk kembali ketika berdiri.

Wasir Stadium 3

Pada stadium 3, ukuran tonjolan sudah lebih besar dibandingkan dengan stadium 2. Gejalanya yaitu, tonjolan akan keluar setelah selesai buang air besar, serta tidak akan masuk kembali terkecuali jika didorong dengan menggunakan tangan.

Wasir Stadium 4

Pada wasir stadium 4, tonjolan sudah sangat besar bahkan bisa sebesar bola tenis. Tonjolan ini tidak akan bisa masuk kembali meskipun sudah didorong dengan menggunakan tangan. Untuk mengatasinya yaitu harus diambil jalan operasi. Pada wasir luar, pembuluh darah sudah ditutupi oleh kulit dan berada di luar anus sehingga akan mudah terlihat. Gejala umum wasir luar yaitu adanya rasa nyeri atau sakit yang disebabkan pembuluh darah pecah. Darah yang pecah tidak akan keluar, namun justru akan berkumpul dan menjadi darah beku atau trombus.

Komplikasi

Wasir bisa menyebabkan komplikasi seperti:

  • Anemia. Anemia akan terjadi karena pendarahan secara terus menerus, sehingga dengan begitu tubuh akan kekurangan darah merah. Efek yang ditimbulkan yaitu akan mengalami kelemahan atau kelelahan.
  • Strangulasi Hemorrhoid. Apabila suplai darah ke wasir internal terputus, maka akibatnya akan timbul rasa sakit yang sangat menyakitkan serta menyebabkan matinya jaringan atau gangren.

Cara Mengobati Wasir

Wasir biasanya akan menghilang dengan sendirinya setelah beberapa hari, namun untuk mengatasi atau mengurangi gatal-gatal dan tidak nyaman bisa dilakukan dengan berbagai pengobatan. Biasanya dokter akan menyarankan untuk membuat perubahan dalam pola makan serta tidak mengejan ketika buang air besar sebagai langkah dalam perawatan awal.

Namun, terkadang diperlukan perawatan yang lebih invasif. Yang mana perawatan ini tergantung pada letak wasir atau hemoroid itu sendiri, apakah berada di bawah, di atas atau pada garis dentate. Garis dentate itu sendiri yaitu garis yang terletak pada dinding lubang anus yang memisahkan area mampu dan tidak mampu merasakan sakit. Jika wasir atau hemoroid tumbuh di bawah atau pada garis dentate maka pengobatan tanpa menjalankan operasi akan sangat menyakitkan. Hal ini disebabkan karena saraf yang berada di area itu akan mendeteksi sakit. Apabila terjadi, biasanya dokter akan menyarankan untuk melakukan operasi hemoroid.

Apabila letak hemoroid berada di atas garis dentate, maka prosedur tanpa operasi akan dokter sarankan. Berikut pengobatan tanpa operasi.

Pengikatan Hemoroid

Penangan hemoroid dengan cara ini biasanya menggunakan tali yang elastis, dimana tali tersebut diikatkan dengan kuat pada dasar hemoroid dengan tujuan untuk memotong aliran darah, karena tanpa aliran darah hemoroid akan lepas setelah satu minggu melakukan perawatan ini.

Dalam proses pengikatan ini penderita tidak memerlukan pembiusan, bahkan pasien bisa beraktivitas normal pada keesokan harinya. Selama satu sampai dua hari rasa sakit dan tidak nyaman mungkin akan muncul. Untuk mengatasi rasa sakit ini biasanya menggunakan obat pereda rasa sakit.

Lepasnya hemoroid biasanya tidak akan disadari, dan terjadi ketika buang air besar. Apabila anda melihat lendir atau mukosa setelah tujuh hari dalam prosedur pengikatan, maka itu tandanya hemoroid sudah lepas. Setelah pengikatan akan terdapat sedikit darah, dan keadaan ini merupakan keadaan normal. Namun, jika darah yang keluar berwarna merah terang atau berupa gumpalan darah, maka dianjurkan untuk segera pergi ke dokter.

Koagulasi dengan Inframerah

Selain prosedur pengikatan, koagulasi terkadang dilakukan untuk mengatasi hemoroid. Ketika prosedur ini dilakukan, alat yang memancarkan sinar inframerah dipakai untuk menbakar jaringan hemoroid. Selain itu, langkah ini juga berfungsi untuk memotong alirah darah.

Suntikan Skleroterapi

Proses pengobatan dengan prosedur ini memanfaatkan larutan kimia tertentu yang disuntikan ke dalam pembuluh darah yang terdapat pada anus. Suntikan ini akan meredakan atau menghilangkan rasa sakit, dengan mematirasakan ujung saraf pada lokasi penyuntikan. Suntikan ini juga akan membuat jaringan hemoroid menjadi keras, yang kemudian akan membentuk luka. Dalam jangka waktu tertentu, ukuran hemoroid akan menyusut atau mengecil.

Setelah melakukan prosedur ini penderita biasanya dianjurkan untuk menghindari kegiatan fisik yang melelahkan selama sepanjang hari.

Meskipun kebanyakan hemoroid bisa diatasi dengan prosedur di atas, tetapi ada beberapa penderita yang harus tetap menjalani prosedur operasi.

Loading...

Follow us