data-ad-format="auto"

Mengenal Penyakit Bronkitis Akut, Penyebab, Gejala dan Cara Pengobatannya

Penyakit yang menyerang tubuh manusia tentu akan membuat si penderita tidak akan dapat menjalani kehidupan normalnya seperti pada kebanyakan orang biasa.

Hal ini dikarenakan, penyakit yang menjangkiti akan mulai menggerogoti tubuh dan membuat si penderita menjadi terhalang melakukan segala aktivitas dan kegiatan yang biasa mereka lakukan sehari-hari. Akan muncul beberapa pantangan yang harus senantiasa dilakukan para penderita guna menghindari dampak buruk dari penyakit ini.

Tidak ada orang yang mau jika tubuhnya terjangkiti oleh penyakit, bahkan sekecil apapun bentuknya. Penyakit yang bersarang pada tubuh jika terus-terusan dibiarkan tanpa dicari solusi untuk mengatasinya, tentu saja akan berkembang dan menjalar pada akhirnya penyakit ini akan terakumulasi menjadi penyakit serius yang harus segara ditangani oleh tim medis.

Untuk itulah, banyak orang yang berlomba-lomba melakukan hal apa saja agar penyakit yang dideritanya bisa sembuh dan hilang serta mereka berharap kondisinya bisa kembali seperti sediakala.

Baca Juga: Keputihan Pada Wanita - Jenis, Penyebab dan Pencegahan

Ketika penyakit sudah terlanjur menjalar pada tubuh, hal ini tentu saja akan membuat semua orang merasa panik. Bahkan orang-orang yang ada disekitar si penderita pun akan ikut cemas dengan kondisinya. Sayangnya, penyakit yang muncul dalam tubuh seseorang biasanya datang sebagai akibat dari kebiasaan dan pola hidup yang dijalani oleh si orang itu sendiri yang kurang teliti dalam menjaga kesehatannya. Untuk itulah, menjaga kesehatan adalah hal penting untuk menghindari segala macam penyakit.

Seperti halnya penyakit pernapasan yang satu ini yakni penyakit bronkitis akut. Sebagian besar masyarakat awam mungkin masih belum dapat memahami penyakit bronkitis jenis akut. Hal ini dikarenakan pada umumnya, gejala awal yang dinampakan oleh penyakit ini nampak seperti penyakit batuk pada umumnya.

Akan tetapi, bila batuk yang dirasakan oleh si penderita sudah berlangsung lama, maka hal inilah yang perlu diwaspadai dan dicurigai. Bisa jadi batuk yang dialami oleh si penderita dalam jangka waktu yang panjang akhirnya merujuk pada penyakit pernapasan yakni penyakit bronkitis akut.

Adapun pada umumnya, keterlambatan diagnosa pada pasien penderita sebuah penyakit, termasuk penyakit bronkitis terjadi akibat dari perilaku si pasien itu sendiri yang merasa enggan atau canggung untuk pergi memeriksakan kesehatan ke dokter. Yang mana hal ini menimbulkan penyakit yang bersarang dalam tubuh terlanjur menjalar keseluruh tubuh dan menjadi penyakit yang serius.

Selain itu, adanya anggapan pada masyarakat mengenai penyakit bronkitis akut yang seolah-olah penyakit menular yang berbahaya dan tidak dapat disembuhkan juga seringkali menjadi alasan si penderita semakin merasa tertekan dan depresi memeriksakan kesehatannya ke dokter dengan mengira-ngira jika batuk yang dialaminya bisa saja bronkitis akut.

Padahal hal ini tentu saja tidak bijak untuk dilakukan. Betapapun, pemeriksaan kesehatan adalah hal penting yang harus rutin dilakukan karena bila terdapat penyakit serius dalam tubuh si penderita bila dibiarkan begitu saja, maka nyawa taruhannya.

Tidak sepatutnya pula orang-orang terdekat si pasien memberikan respon yang berlebihan atau memberikan respon negatif terhadap penyakit yang diderita oleh si pasien.

Sebaliknya, dorongan dan dukungan adalah hal yang penting yang akan membuat semangatnya untuk berjuang dan bertahan bisa tetap terjaga sehingga keinginan untuk sembuh dengan melakukan segala upaya terutama jalan pengobatan yang dilakukan oleh dokter akan dapat diterima oleh si pasien.

mengenal bronkitis

Penyakit Bronkitis

Mendengar penyakit yang satu ini mungkin sebagian besar dari anda sudah banyak yang tahu. Akan tetapi, tidak sedikit pula yang paham mengenai definisi dari penyakit pernapasan yang satu ini. Untuk itulah, disini kita akan jabarkan dan kupas lebih dalam mengenai apa itu penyakit bronkitis.

Penyakit bronkitis atau yang dalam bahasa Inggris disebut dengan bronchitis adalah sebuah penyakit yang terjadi akibat adanya gangguan pernapasan dimana dibagian ini terjadi peradangan atau inflamasi selaput lendir dan saluran-saluran bronchial. Bronchial merupakan saluran pernapasan dari bagian trachea hingga ke bagian saluran perapasan dibagain dalam paru-paru.

Ketika bagian selaput lendir mengalami inflamasi atau teiritasi, maka akan timbul warna kemerahan, sembab, pembengkakan bahkan bagian ini bisa menjadi lebih tebal, sehingga yang terjadi adalah bagian saluran udara di dalam paru-paru akan mengalami penyempitan. Alhasil batuk yang disertai dengan dahak dan napas yang terasa sesak adalah gejala yang ditimbulkan dari penyakit bronkitis.

Adapun secara umum, penyakit bronkitis ini dibagi kedalam dua jenis yakni penyakit bronkitis akut dan penyakit bronkitis kronis. Kedua jenis penyakit ini dapat dibedakan berdasarkan pada lamanya gejala yang dirasakan oleh si penderita penyakit ini dan bukan berdasarkan seberapa berat atau ringannya penyakit bronkitis.

Mengenal Penyakit Bronkitis Akut

Nah, untuk penyakit bronkitis akut, penyakit ini adalah jenis yang lebih ringan dari penyakit bronkitis dibandingkan dengan bronkitis kronis. Dimana waktu berlangsungnya gejala dari penyakit ini biasanya berkisar antara 2-3 minggu. Meskipun termasuk kedalam jenis penyakit yang ringan, akan tetapi gangguan yang diberikan pada si penderita tetap saja berdampak cukup serius dan akan mungkin menganggu akitivitas sehari-hari yang dijalankan oleh si penderita.

Beberapa gejala tersebut diantaranya adalah batuk yang berkepanjangan, sesak napas dan dada yang terasa nyeri serta berat saat bernapas. Nah, ketika kondisi seperti ini muncul, tentu saja si penderita akan tersiksa dengan dampaknya. Maka tak jarang penderita penyakit bronkitis yang sudah mendapatkan diagnosa pasti dari dokter akan dianjurkan untuk tidak melakukan aktivitas berarti yang akan membuat energi mereka terkuras.

Penyebab Penyakit Bronkitis Akut

Adapun pemicu atau hal yan menyebabkan penyakit ini timbul adalah karena virus influenza, rhinovirus, adenivirus dan lainnya. Namun, pada beberapa kasus yang dijumpai bakteri dan kuman adalah salah satu penyebab paling umum penyakit bronkitis bisa menjangkiti si penderitanya. Jenis-jenis bakteri yang dapat menyebabkan timbulnya penyakit ini diketahui diantaranya adalah clamydia, mycoplasma dan masih banyak lagi.

Selain itu, virus dari pilek seringkali menimbulkan penyakit bronkitis akut timbul pada diri seseorang. Namun ada juga sebagian yang mengalami penyakit bronkitis noninfeksi akibat kepulan asap rokok dan polutan kotor yang tercemar diudara seperti halnya debu, asap pembakaran, asap kendaraan dan masih banyak lagi.

Bronkitis juga dapat terjadi bisa asam perut sering naik ke dalam esophagus, kondisi seperti ini disebut dengan gastroesophageal reflux disease (GERD). Dengan demikian, para pekerja yang bekerja di tempat yang terdapat kepulan asap tertentu, maka lebih besar kemungkinan untuk mereka terkena penyakit bronkitis.

Hanya saja, bronkitis akut umumnya akan dapat hilang jika bagian paru tak lagi teritiasi. Jalan atau cara untuk meredakan iritan ini adalah dengan menjalankan pola hidup sehat dan menjaga kebersihan. Selain itu, penderita bronkitis akut dianjurkan untuk mendapatkan istirahat yang cukup dan mengkonsumsi banyak air putih untuk menguras kotoran yang bersarang didalam tubuhnya.

Faktor yang Dapat Meningkatkan Resiko Terkena Bronkitis

Selain beberapa penyebab diatas, adapula beberapa hal yang dapat meningkatkan resiko seseorang terkena penyakit pernapasan yang satu ini, diantaranya adalah:

Merokok

Anda dan kita semua tentu sudah paham betul bahwa merokok bisa menjadi sumber kematian. Bahkan saking jelasnya, himbauan ini pun tertera langsung dalam kemasan rokok itu sendiri yang menyatakan "merokok membunuhmu" gangguan ini pun bukan hanya dapat merusak, namun juga larangan untuk ibu hamil karena akan membunuh si janin.

Sayangnya, seberapa besar kampanye yang dilakukan dan berbagai penolakan terhadap barang yang satu ini. Namun tetap saja, konsumen dari rokok masih begitu banyak. Hal inilah yang membuat hampir semua lingkungan tercemar dengan kepulan asap rokok.

Nah, bila anda adalah seorang perokok atau bukan seorang perokok yang ingin menjalani hidup yang sehat. Maka berhentilah dan hindarilah kepulan asap rokok. Karena ini adalah salah satu pemicu yang dapat meningkatkan resiko terkena penyakit bronkitis.

Sistem Imun yang Lemah

Kondisi sistem imun yang lemah pada seseorang bisa terjadi karena si orang tersebut baru saja sembuh dari sakit atau kondisi lainnya yang membuat daya tahan tubuhnya menjadi melemah. Daya tahan tubuh yang melemah akan membuat tubuh lebih rentan terkena penyakit, termasuk penyakit bronkitis. Untuk dapat meningkatkan daya tahan tubuh anda bisa mengkonsumsi banyak makanan bergizi dan dapatkan istirahat dan tidur yang cukup.

Iritan

Beberapa iritan yang tercemar diudara seperti asap, debu, polusi adalah beberapa penyebab yang akan dapat memicu timbulnya penyakit bronkitis. Untuk itu, selalu kenakan masker saat anda hendak bepergian keluar rumah.

Gejala Penyakit Bronkitis Akut

Nah, selain mengetahui penyebab dari penyakit ini, penting sekali untuk anda dapat mengetahui apa saja tanda dan ciri dari penyakit bronkitis akut agar nantinya jika beberapa gejala tersebut dirasakan, maka diharapkan penanganan yang lebih dini bisa dilakukan sehingga lebih banyak jiwa yang akan terselamatkan.

Sampai saat ini sebenarnya belum ada pengobatan yang dapat menyembuhkan penyakit bronkitis dengan secara total. Pengobatan yag dilakukan saat ini lebih difokuskan untuk meredakan gejala dan memudahkan jalannya napas agar kondisi si penderita bisa lebih membaik. Nah, adapun gejala-gejala yang akan mungkin dihadapi oleh si penderita bronkitis jenis akut diantaranya adalah:

  • Demam ringan dan menggigil
  • Napas pendek, yang memburuk bahkan saat mengerahkan sedikit tenaga
  • Batuk
  • Rasa tidak nyaman pada dada
  • Adanya lendir, baik yang tidak berwarna, putih atau berwarna kuning kehijauan
  • Napas sesak
  • Lelah

Bila anda mengalami bronkitis tipe akut, anda mungkin akan mengalami batuk yang tetap ada meski sudah berlangsung dalam beberapa minggu setelah bronkitis sembuh. Bagaimanapun, gejala bronkitis memang seringkali membingungkan.

Bisa mungkin untuk anda mengalami batuk namun tidak disertai dengan lendit saat anda mengalami bronkitis. Dan bahkan pada anak-anak, mungkin mereka sering menelan lendir tersebut sehingga orangtua tidak mengetahuinya. Hal inilah yang mungkin membuat kasus berbeda. Bronkitis akut yang dialami seseorang bisa jadi tidak disadarinya dan membuat si penderita terlambat memeriksakan kesehatan sehingga penyakit ini berkembang menjadi penyakit bronkitis yang kronis.

Nah, bagi anda yang mengalami bronkitis kronis, infalami dalam jangka panjang akan dapat membuat bagian pipa bronchilla mengalami luka dan memproduksi lebih banyak lendir. Jika hal ini terus terjadi, maka lama kelamaan, dinding pipa bronchial akan menebal dan membuat napas menjadi lebih sulit dan menimbulkan rasa nyeri.

Berikut adalah beberapa penjelasan mengenai penyakit bronchitis akut. Pada intinya memprioritaskan diri untuk selalu memeriksakan kesehatan ke dokter adalah hal yang penting. Apalagi saat gejala-gejala diatas mulai dirasakan. Dengan demikian, penanganan yang lebih cepat terhadap penyakit ini akan membuat anda terhindar dari kondisi yang lebih buruk.