data-ad-format="auto"

Mengenal Asma Kardial dan Cara Penangananya dengan Tepat

Penyakit asma adalah salah satu penyakit yang mungkin sudah sering terdengar ditelinga kita.

Penyakit pernapasan yang terjadi akibat adanya penyempitan dibagian saluran udara ini, seringkali membuat pasiennya kepayahan saat harus bertarung melawan dampak yang ditimbulkannya. Dampak tersebut diantaranya adalah sesak napas, dada yang terasa berat, batuk dan bahkan pada kondisi tertentu si pasien akan mengalami sulit bergerak dan bahkan hingga pasien pingsan karena tidak kuat menahan serangan gejala penyakit ini.

Jika tidak segera diatasi dan dicari solusinya, penyakit asma ini akan dapat berkembang menjadi penyakit yang akut dan bukan tidak mungkin penyakit pernapasan lain yang tak kalah berbahaya akan dapat muncul, seperti halnya penyakit paru-paru basah dan beberapa penyakit lainnya. Untuk itulah, serangan penyakit asma ini tidak dapat dianggap remeh karena dampak yang dirasakan oleh si pasien akan sangat mengganggu dan menimbulkan perasaan yang tidak nyaman.

Selama ini, kita mungkin hanya mengetahui bahwa penyakit asma hanya dibagian menjadi beberapa bagian sesuai dengan tingkatan si penyakit itu sendiri, seperti penyakit asma alergi, penyakit asma nocturnal dan lain sebagainya.

Baca Juga: Keputihan Pada Wanita - Jenis, Penyebab dan Pencegahan

mengenal asma kardial

Akan tetapi, rupanya pembagian penyakit asma yang bisa menyerang seseorang dibagi menjadi dua jenis, yakni asma yang pertama adalah asma bronchial dan yang selanjutnya adalah asma kardial. Yang mana kedua jenis asma ini memerlukan penanganan yang berbeda-beda sesuai dari tingkatannya diatas asma bronchial. Nah, untuk dapat menangani dan mengurangi gejala yang ditimbulkan dari asma kardial, maka anda perlu mengenal lebih jauh mengenai asma jenis ini.

Apa Itu Asma Kardial?

Asma kardial dan asma bronchial secara umum dibedakan menurut penyebab dan pemicu si asma sendiri. Adapun gangguan yang mengacu pada asma bronchial diantaranya disebabkan akibat hipersensitif dan hiperaktif terhadap rangsangan dari luar seperti halnya debu, asap, bulu binatang dan bahan lainnya yang memicu timbulnya alergi.

Gejala kemunculan asma bronchial umumnya datang secara mendadak sehingga gangguan penyakit asma akan dapat datang secara tiba-tiba. Yang mana tentunya, penyakit asma ini harus segera mendapatkan pertolongan dan penganan secepatnya agar resiko terburuk bisa diatasi. Sekali lagi, penyakit asma jenis ini tidak dapat dianggap remeh karena pada kondisi tertentu penyakit asma ini pun bisa menyebabkan kematian.

Selain itu, gangguan asma bronchial pun dapat terjadi akibat dipicu lantaran adanya inflamasi dibagian saluran udara yang mengakibatkan penyempitan saluran pernapasan dibagian bawah. Penyempitan saluran pernapasan ini akan berakibat pada pembengkakan selaput lendir dan pembentukan timbunan lendir disaluran pernapasan yang menjadi berlebihan akibatnya sesak napas yang dirasakan oleh si penderita asam ini akan semakin parah.

Sementara itu, asma kardial sering juga disebut dengan asma jantung. Hal ini dikarenkaan penyebab utama timbulnya asma jenis ini dikaitkan pada kelainan jantung.

Gejala asma yang akan ditimbulkan dari penyakit asma jenis ini biasanya akan lebih sering muncul dimalam hari dan disertai dengan sesak pada nafas yang kondisinya lebih parah. Kondisi seperti ini biasanya disebut dengan nocturnal paroxymul dyspnea. Yang mana kondisi serangan asma ini lebih sering muncul saat pasiennya terlelap tidur.

Kondisi asma kardial sama dengan asma bronchial yang dampaknya tidak dapat dianggap remeh dan disepelekan. Karena kondisi ini sudah dikategorikan sebagai keadaan gawat yang harus segera ditangani. Apalagi kondisi yang akan lebih sering muncul dimalam hari, tentunya akan menganggu penderita dan membuatnya kesulitan mendapatkan waktu istirahat yang cukup dimalam hari.

Asma jenis kardial, bukan hanya terjadi akibat pengaruh dari luar seperti debu, bulu binatang dan lain sebagainya. Asma ini umumnya lebih cenderung diakibatkan karena jantung mengalami penurunan performa sehingga menimbulkan cairan dan gas. Kedua hal inilah yang dijadikan sebagai tanda awal timbulnya sesak napas dan disertai dengan bunyi saat menarik dan menghembuskan napas.

Asma kardial umumnya dijumpai pada penderita gagal jantung dan akan sangat melelahkan. Untuk itulah, penanganan penyakit asma jenis ini haruslah tepat sehingga pengobatannya akan lebih dini diberikan.

Cara Penanganan Asma Kardial

Penting sekali memberikan penanganan dalam rangka perawatan penyakit asma. Tindakan ini pun tentunya bukan hanya penting dilakukan pada penderita asma kardial saja, akan tetapi penanganan yang sama harus sedapat mungkin dilakukan pada penderita penyakit asma jenis lainnya sesuai dengan tingkatannya. Nah, berikut ini ada beberapa tindakan penanganan penyakit asma kardial yang bisa dilakukan guna mengurangi dan meringankan intensitas kambuhnya penyakit asma jenis ini.

1. Hindari Konsumsi Makanan Cepat Saji

Tindakan pertama yang penting dalam menangani atau mencegah kambuh atau timbulnya penyakit asma kardial adalah dengan menghindari konsumsi makanan cepat saji dan olahannya. Selain itu, hindari pula konsumsi hidangan makanan yang mengandung pengawet tinggi. Hal ini dikarenakan beberapa makanan tersebut memiliki kandungan zat adiktif sehingga dapat memicu timbulnya asma kardial dalam tubuh.

Konsumsi daging dan makanan olahan susu adalah salah satu penyebab yang paling sering membuat asma jenis ini kambuh. Mengapa demikian? Hal ini dikarenakan kandungan dalam makanan tersebut dapat meningkatkan zat toxic dalam tubuh. Yang pada akhirnya, timbulnya asma kardial tidak akan dapat dihindari.

Untuk itulah, bagi anda yang memiliki riwayat kelainan pada jantung atau kesehatan jantung yang terganggu, maka sebaiknya hindari konsumsi makanan diatas untuk menjaga agar asma kardial tidak kambuh sewaktu-waktu.

2. Hindari Konsumsi Makanan yang Bisa Menimbulkan Peradangan

Penting sekali bagi penderita yang memiliki riwayat masalah pada jantungnya untuk menghindari segala asupan makanan yang bisa memicu inflamasi atau peradangan dibagian jantung, khususnya untuk anda yang menderita gagal jantung dan asma kardial.

Ada beberapa makanan tertentu yang bisa menimbulkan inflamasi dibagian jantung seperti diantaranya adalah paprika, bawang putih dan ginseng. Ketiga jenis makanan ini adalah beberapa makanan yang dapat memicu asma kardial.

Untuk itulah, sebaiknya hindari konsumsi terhadap jenis makanan ini agar asma kardial bisa dihindari dan intensitas kambuhnya akan dapat dikurangi sehingga penderita asma kardial akan dapat menjalani kesehariannya dengan bebas dari penyakit ini.

Sebaliknya, konsumsi makaan yang mengandung asam lemar dan omega 3 adalah salah satu upaya untuk dapat memperlancar sirkulasi napas dan membuka paru-paru sehingga asma kardial akan dapat dicegah dan dihindari.

3. Kurangi Aktivitas Fisik yang Terlalu Berlebihan

Penyakit jantung yang diderita seseorang umumnya akan dapat kumat atau kambuh jika penderita melakukan aktivitas fisik yang berat dan berlebihan seperti naik turun tangga, berlari dan segala aktivitas yang menguras banyak tenaga sehingga membuat si penderitanya kelelahan.

Untuk itulah, mulai saat ini sebaiknya hindari dan kurangi melakukan aktivitas berat yang akan membuat tubuh anda kelelahan. Karena jika tubuh kelelahan, bukan hanya penyakit jantung yang akan kambuh, hal ini pun akan dapat memicu timbulnya asma kardial.

Selain itu, jangan pula terlalu sering terpapar radikal bebas dan matahari. Hal ini pun seringkali dikaitkan dengan kambuhnya penyakit asma kardial.

Asma kardial seringkali dikaitkan pada penderita yang mengalami kelainan jantung seperti gagal jantung. Dampak dari penyakit ini pun sama berbahayanya dengan penyakit lainnya. Untuk itulah, penting sekali mengetahui penanganan penyakit asma ini agar intensitas kambuhnya bisa dikontrol dan dikurangi.

Loading...

Follow us