Mengatasi Sakit Maag Saat Berpuasa

Berpuasa di bulan suci Ramadhan adalah wajib bagi setiap umat islam terkecuali yang sedang berhalangan Syar’i. Segala perubahan kebiasaan akan terjadi saat berpuasa seperti perubahan pola makan, pola tidur, pola kebiasaan serta gaya hidup. Namun bagaimana dengan seseorang penderita maag ? tentu ada beberapa tips untuk mengatasi sakit maag saat berpuasa. Mengatasi sakit maag kambuh diwaktu yang tidak diinginkan merupakan cara yang paling tepat bagi penderita. Hal tersebut supaya dapat menjalankan aktivitas sehari-hari dengan lancar seperti menjalankan ibadah puasa ini.

mengatasi sakit maag

Tips Mengatasi Sakit Maag Saat Berpuasa

Keadaan perut kosong dapat memicu kenaikan asam lambung. Pada saat puasa tiba-tiba maag kambuh dan tidak bisa ditahan, anda harus membatalkan puasa. Nah, apa saja tips mengatasi sakit maag saat berpuasa yang dapat kita ikuti dan hindari mari kita simak rangkuman berikut.

( Baca Juga : 5 Buah Untuk Obat Maag Yang Paling Ampuh )

Hindari Menunda Buka Puasa

Sebagian orang yang masih beraktivitas saat waktu buka puasa tiba tentu tidak sempat berbuka puasa tepat waktu. Namun pada pengidap maag, menunda berbuka puasa dan membiarkan perut kosong lebih lama tentu akan membuat kondisi maag semakin memburuk. Usahakan selalu berbuka puasa tepat waktu dengan minum segelas air putih terlebih dahulu. Hal ini supaya dapat mengurangi kadar asam lambung pada tubuh. Kemudian tunggu sekitar 15 menit lalu anda lanjutkan makan dengan makanan manis seperti kurma. 

Wajib Makan Sahur

Makan sahur sangat penting dilakukan sebelum melaksanakan ibadah puasa. Hal ini karena mampu menjaga asupan energi yang dibutuhkan pada siang hari terutama bagi penderita penyakit maag. Sebaiknya jangan pernah melewatkan makan sahur. Makan sahur mampu mempertahankan tingkat normal asam lambung dan menghindari maag kambuh saat menjalankan puasa. Itu sebabnya pada penderita sakit maag sangat diwajibkan untuk makan sahur. Meskipun perut tidak terasa lapar, akan tetapi bagi penderita maag ada baiknya selalu makan sahur. Anda juga dapat mengakhiri waktu sahur menjelang imsak. Makanlah makanan yang bergizi mengandung karbohidrat, protein dan serat.

Hindari Makanan yang Mengandung Gas

Setiap santapan sahur maupun berbuka, sayuran dan buah-buahan tentu wajib untuk tersaji di meja makan. Namun untuk penderita maag, ada beberapa sayuran dan buah-buahan yang tidak boleh dikonsumsi. Seperti kol, sawi, buah nangka, dan pisang ambon. Hal tersebut karena pada kandungan yang terdapat dalam sayuran dan buah-buahan tersebut memiliki kandungan gas yang tinggi. Hal itu mampu memicu asam lambung meningkat.

Hindari Minuman perangsang Asam Lambung

Bagi penderita maag tentu saja memilih minuman untuk di konsumsi harus hati-hati. Ada beberapa minuman yang tidak boleh diminum oleh penderita sakit maag diantaranya kopi, teh, soda dan sari buah sitrus/jeruk. Mengkonsumi minuman tersebut dapat mengundang asam lambung meningkat yang mampu mengganggu anda saat menjalankan ibadah puasa ramadhan.

Makan Makanan Tinggi Serat dan Karbohidrat Baik

Kandungan karbohidrat kompleks yang terdapat pada Gandum, Kentang, dan sayuran berserat tinggi merupakan beberapa makanan yang bagus untuk di konsumsi. Makanan yang berserat tinggi akan membuat kenyang lebih lama sehingga rasa lapar tidak mengganggu saat sedang berpuasa. Tentu saja penyakit maag akan terhindari pada penderitanya. Selain jenis makanan tersebut,  sebaiknya anda penderita maag di anjurkan ketika makan sahur untuk memakan buah kurma. Buah kurma di percaya mampu mempertahankan rasa lapar lebih lama. Tentu saja akan sangat membantu bagi penderita maag supaya maag tidak kambuh lagi saat berpuasa. Berikut beberapa makanan yang bagus di konsumsi untuk penderita maag.

  1. Sayuran dan buah-buahan seperti sayur bayam, kangkung, wortel, buah apel dan pepaya.
  2. Kacang almond
  3. Kurma
  4. Kentang
  5. Air putih

Hindari Makan Sajian Pedas

Salah satu penyebab sakit maag timbul adalah dengan mengkonsumsi makanan pedas. Untuk penderita maag, selama bulan ramadhan usahakan untuk menghindari makanan pedas baik saat sahur maupun saat berbuka. Kandungan yang terdapat dalam makanan pedas seperti lada dan merica akan membuat perut iritasi serta dapat menurunkan fungsi dinding lambung. Hal tersebut tentunya akan sangat berbahaya bagi penderita maag. Dan dikhawatirkan akan membuat maag anda semakin parah.

Hindari Makanan Tinggi Lemak

Kandungan makanan pada penderita maag harus diperhatikan karena ada beberapa makanan yang dapat memperlambat kerja lambung. Seperti salah satunya adalah keju, keju mengandung lemak yang tinggi. Kandungan yang terdapat dalam keju mampu memperlambat aktivitas pengosongan lambung yang pada akhirnya asam lambung akan meningkat.

Hindari Tidur Setelah Sahur

Tidur setelah waktu sahur memang sudah menjadi kebiasaan yang dilakukan oleh sebagian besar orang. Akan tetapi tidur setelah beres waktu sahur bagi penderita maag tidak dianjurkan. Kenapa demikian? Karena tidur sesudah waktu sahur akan meningkatkan asam lambung dan mampu memicu mual bagi penderitanya. Sebaiknya bagi penderita sakit maag, alangkah baiknya setelah sahur tidak tidur kembali. Lebih baik anda mengisi waktu itu dengan hal-hal lain seperti beribadah dan lain-lain.

Makan perlahan

Makan secara perlahan ketika waktu sahur maupun pada waktu berbuka sangat wajib dilakukan oleh penderita sakit maag. Anda bisa memulai dengan minum air putih dan kurma segera setelah waktu berbuka puasa atu sahur. Menunggu 10-15 menit setelah itu baru anda makan makanan berat dan menghindari makanan yang mengandung gas, dan makanan pedas. Hal itu sangat penting dilakukan oleh penderita maag. Dikarenakan untuk menghindari peregangan pada dinding lambung, serta untuk menghindari kinerja lambung yang terlalu keras.

Perbanyak Konsumsi Cairan

Saat berpuasa, tubuh akan banyak kehilangan cairan. Untuk menggantikan nya maka sebaiknya meminum banyak air putih minimal 8 gelas setelah anda sahur atau saat berbuka puasa. Faktanya, air putih mampu menetralkan asam lambung dalam perut dan mampu mengurangi resiko kambuhnya sakit maag. Namun, anda juga harus menghindari minuman asam, minuman yang mengandung gas, serta kafein. Sepertu soda, kopi, jus, sirup atau minuman lainnya yang dapat memicu sakit pada lambung.

Minum Obat Maag Setelah Sahur

Tips terakhir bagi penderita maag yaitu dengan mengkonsumsi obat maag setelah makan sahur. Sebelum meminum obat maag, pastikan juga bahwa anda sudah berkonsultasi dengan dokter untuk dosis obat yang di konsumsi setiap harinya. Dan juga untuk memastikan obat maag yang cocok yang dapat anda konsumsi selama berpuasa ramadhan. Hindari mengkonsumsi obat bebas selama itu tidak ada dosis yang dianjurkan oleh dokter.

Nah itulah beberapa tips untuk mengatasi maag saat berpuasa. Sebelum berpuasa tentunya anda harus memperhatikan kondisi tubuh serta asupan makanan dan minuman yang baik dikonsumsi bagi penderita maag. Selain itu jika anda sedang mengkonsumsi obat maag, pastikan anda sudah berkonsultasi terlebih dahulu. Konsultasikan kepada dokter ahli mengenai obat maag yang cocok di konsumsi selama puasa ramadhan. Serta dosis yang benar untuk mengkonsumsi obat tersebut.

Semoga Bermanfaat!

Leave a Reply