data-ad-format="auto"

Mengatasi Kaki Bengkak Pada Penderita Diabetes

Penderita diabates tentu akan merasa khawatir dengan kodisi kesehatannya yang saat ini tengah dipertaruhkan. Kadar gula darah tinggi dalam tubuh membuat mereka dibuat terus-terusan khawatir bila tubuh mereka sudah tidak lagi kuat menahan kondisi ini. Belum lagi, dampak dari penyakit diabetes yang diderita oleh seseorang seringkali menimbulkan komplikasi yang cukup mengkhawatirkan. Salah satunya adalah kondisi kaki bengkak.

Adanya pembangkakan ini tentu akan membuat seseorang menjadi sulit menjalankan aktivitas dan kegiatan lain seperti biasanya. Berjalan sulit, berdiri akan terasa sakit dan bahkan anda mungkin akan terus-terusan melindungi bagian kaki anda saat melihat anak kecil hilir mudik kesana kemari agar tidak mengenai bagian kaki anda.

Lantas adakah cara untuk mengatasi kondisi yang mengkhawatirkan ini? Karena berlama-lama dalam kondisi kaki bengkak rasanya akan menjadi beban yang besar untuk hidup anda. Umumnya, mengatasi kaki yang bengkak pada penderita diabetes akan bergantung pada penyebabnya itu sendiri. Dalam ilmu medis, kaki yang bengkak pada umumnya disebabkan oleh edema atau adanya penumpukan cairan didalam tubuh, tepatnya pada bagian kaki.

Retensi cairan ini bisa diatasi apabila penyebab yang mendasarinya telah diobati. Aktivitas fisik yang dilakukan secara teruatur dan mencegah lama berdii akan dapat membantu mengurangi retensi cairan ini. Sementara itu, utnuk anda yang mengalami kondisi kelebihan berat bada maka diet ketat akan dapat mengurangi retensi cairan tersebut.

Baca Juga: Keputihan Pada Wanita - Jenis, Penyebab dan Pencegahan

Penyebab Kaki Bengkak Akibat Diabetes

Sebelum kita ketahui bagaimana penanganan atau cara mengatasi kaki bengkak pada penderita diabetes akan lebih baik bila kita ketahui apa sebenarnya pemicu kondisi ini dapat terjadi.

Penyakit diabetes melitus mengintervensi sirkulasi darah dengan berbagai cara dimana kondisi inilah yang dapat menyebabkan pembengkakan pada daerah tungkak kaki bawah. Diabetes adalah penyakit serius yang dapat menimbulkan banyak komplikasi yang lebih serius. Pembengkakan pada kaki diabetes komplikasi adalah satu dari sekian banyak resiko yang mungkin terjadi. Nah, dibawah ini adalah beberapa penyebab kaki bengkak pada penderita diabetes.

1. Edema Perifer

Pemicu yang pertama yang membuat seseorang mengalami pembengkakan pada bagian kaki ketika menderita diabetes adalah edema perifer. Adanya akumulasi cairan pada bagian kaki, pergelangan kaki dan kaki bagian bawah membuat kondisi ini dapat terjadi. Jika kondisi ini tidak segera diatas maka dampaknya akan cukup parah.

2. Komplikasi Diabetes Neuropati

Terkadang penderita diabetes melitus mungkin menderita komplikasi saraf neuropati diabetes. Dimana kondisi ini adalah suatu kondisi yang menyebabkan timbulnya mati rasa pada bagian kaki. Akibatnya kondisi ini membuat si pasien tidak dapat merasakan cedera meski ringan.

3. Infeksi Serius

Penderita diabetes pun bisa mungkin memiliki tingkat kekebalan tubuh yang rendah sehingga kondisi ini membuat mereka rentan terkena dengan infeksi. Dan kaki bengkak yang terjadi pada penderita diabetes menjad tanda adanya infeksi serius pada bagian kaki mereka.

4. Penggunaan Obat-Obatan

Ada beberapa jenis obat-obatan yang dapat meningkatkan resiko edema pada bagian kaki, termasuk obat kortiosteroid, obat tekanan dan darh dan pil kontrasepsi.

5. Asupan Garam Berlebihan

Kandungan garam yang tinggi yang masuk kedalam tubuh lewat konsumsi makanan yang dilakukan dalam jangka panjang dapat meningkatkan masalah pembengkakan terutama pada orang dengan penyakit ginjal.

Cara Mengatasi Kaki Bengkak

Akumulasi abnormal cairan yang muncul pada berbagai jaringan tubuh akan dapat menyebabkan timbulnya pembengkakan. Pembengkakan ini dapat mempengaruhi salah satu dari sejumlah situs tubuh, seperti halnya pergelangan kaki, seluruh bagian kaki, tangan, punggung dan perut dan bahkan kelopak mata. Bila kondisi ini tidak segera ditangani maka dampaknya akan sangat berbahaya untuk tubuh. Nah, dibawah ini adalah tips mengatasi pembengkakan pada kaki.

  1. Hindari konsumsi obat Tiazolidinedion. Jika anda adalah seorang penderita diabetes tipe 2 dan dokter telah meresepkan anda obat ini maka hindari mengkonsumsi obat ini dan konsultasikan kembali dengan dokter mengenai resiko ini. Hal ini dikarenakan obat jenis ini dapat menyebabkan pembengkakan pada bagian kaki. Untuk itu, berbicaralah dengan dokter untuk mengganti obat ini.
  2. Kontrol kadar glukosa darah dengan rutin. Hal ini akan sangat penting guna mendeteksi dan memonitor kadar gula darah dalam tubuh.
  3. Olahraga dengan teratur
  4. Hindari berdisi dalam waktu yang lama sebab hal ini akan dapat membantu anda mengurangi resiko retensi cairan didalam tubuh. Jika pekerjaan anda mengharuskan anda untuk berdiri berlama-lama maka cobalah mengangkat satu kaki ditekuk dilutut selang beberapa waktu. Lakukan hal yang sama pada bagian kaki lainnya.
  5. Konsumsi makanan dengan kandungan garam yang rendah. Hal ini akan membantu gejala pembengkakan pada kaki yang menyiksa.
  6. Untuk wanita hamil, sebaiknya jangan gunakan sepatu bertumit tinggi. Akan lebih baik bila anda menggunakan sepatu flat atau sepatu yang nyaman dan tidak memiliki tumit. Hal ini dilakukan untuk menghindari pembengkakan pada bagian kaki anda.
  7. Pijat kaki dengan teratur guna meningkatkan sirkulasi darah ke seluruh bagian kaki. Mulailah melakukan hal ini dengan kaki bagian bawah kemudian pada jari-jari anda dengan perlahan. Pemijatan ini akan berguna untuk mengalirkan akumulasi cairan pada seluruh bagian kaki anda.
  8. Berbaring ditempat tidur beberapa kali dalam satu hari. Caranya, tempatkan bantal pada bagian bawah kaki dimana hal ini akan membantu merelaksasi bagian jantung anda.
  9. Gunakan stocking kompresi bila anda rentan terhadap pembengkakan kaki. Hal ini akan membantu anda merasa lebih nyaman.
  10. Hindari menggunakan sepatu yang terlalu ketat atau terlalu longgar. Untuk itu, sesuaikan ukuran sepatu dengan ukuran kaki anda. Pilih ukuran yang pas untuk membantu anda merasa nyaman dan menghindarkan resiko kaki bengkak yang akan menyiksa.
  11. Hindari atau kurangi kebiasaan merokok. Hal ini dikarenakan merokok bukanlah ide yang baik untuk para penderita diabetes karena dapat meningkatkan resiko pembengkakan pada bagian kaki.
  12. Segera lakukan diet yang ketat untuk menurunkan berat badan apabila anda adalah seorang dengan ukuran berat badan yang berlebihan.

Nah, sekarang anda tahu bagaimana mengatasi edema atau kaki bengkak pada penderita diabetes. Dengan mengetahui hal-hal diatas maka anda akan terbantu bagaimana mengatasi masalah yang cukup menyiksa dari dampak kaki bengkak.

Dengan menerapkan beberapa tips diatas maka anda akan dapat menurunkan gejala menyiksa dari kaki bengkak dengan lebih mudah tanpa menggunakan bantuan medis. Hanya saja, bila anda sudah mengupayakan beberapa hal diatas namun hal tersebut tidak membuat kondisi yang anda rasakan kunjung sembuh. Maka kami tekankan sekali lagi untuk segera mengunjungi dokter dan melakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Demikianlah beberapa hal yang dapat kami sampaikan dari pembahasan kali ini. Semoga kondisi kaki bengkak yang anda alami dapat segera diatasi sehingga anda akan dapat melakukan aktivitas sebagaimana mestinya dan kembali ceria menjalani hari-hari anda.

Loading...