Mencegah Kolesterol Tinggi Saat Puasa | Yuk Kenali Caranya!

Bagi semua umat muslim yang menjalankan ibadah puasa ramadhan, penting untuk memperhatikan kadar normal kolesterol. Mencegah kolesterol tinggi saat puasa dapat dilakukan dengan cara mengkonsumsi makanan yang sehat. Jika sembarangan mengkonsumsi makanan ketika sahur dan berbuka, mampu meningkatkan kadar keolesterol. Lantas apa lagi yang harus dilakukan untuk mencegah kolesterol tinggi saat puasa?

mencegah kolesterol tinggi saat puasa

Upaya yang dapat kita lakukan untuk mencegahnya, adalah dengan rutin mengontrol kadar normal kolesterol di dalam tubuh. Ada dua jenis kolesterol dalam tubuh. Yaitu kolesterol baik dan kolesterol jahat.

Apa perbedaan kolesterol baik dan kolesterol jahat?

Bentuk kolesterol dalam lipoprotein akan bergerak melalui aliran darah tubuh. Lipoprotein bagian luar terbuat dari protein, sedangkan bagian dalamnya terbuat  dari lemak. Kolesterol baik dan kolesterol jahat adalah dua jenis lipoprotein yang berfungsi membawa kolesterol pada seluruh tubuh. Berikut perbedaan nya.

  • Kolesterol baik atau High Density Lipoprotein (HDL). Kolesterol jenis ini berfungsi sebagai pembawa kolesterol dari dalam tubuh kembali ke hati. Kemudian, zat tersebut akan dipecahkan oleh hati dan menghilangkan dari tubuh.
  • Kolesterol jahat atau Low Density Lipoprotein (LDL). Saat kolesterol jahat menumpuk didalam tubuh, pembuluh darah arteri yang bertugas sebagai pembawa darah dari jantung ke seluruh tubuh akan terjadi penyumbatan. Ini mampu menyebabkan sakit jantung maupun stroke.

Kapan waktu untuk memeriksakan kadar kolesterol dalam tubuh?

Pemeriksaan kadar kolesterol secara berkala harus selalu dilakukan. Ini guna memantau kondisi kesehatan tubuh secara menyeluruh. Pemeriksaan seharusnya sudah dilakukan sejak berusi 20 tahun, jika seseorang mengidap tekanan darah tinggi, merokok, diabetes serta berat badan berlebih.

Jika seseorang yang menjalani pola hidup sehat, tidak merokok, pemeriksaan cukup dilakukan sejak berusia 35 tahun. Akan tetapi, pemeriksaan harus dilakukan lebih sering lagi, jika seseorang mengidap penyakit jantung, diabetes serta gangguan pada ginjal.

Kadar normal kolesterol saat puasa

Bagi orang yang menjalankan puasa, harus rutin mengontrol kadar kolesterol. Namun, sebelumnya harus mengetahui berapa kadar normal kolesterol saat puasa. Berikut rangkuman nya.

  • Kadar kolesterol baik di dalam darah normal nya kurang dari 100 mg/dl. Jika kadar kolesterol baik dalam darah mencapai 160 mg/dl, kondisi ini akan membahayakan kesehatan.
  • Kadar kolesterol jahat di dalam tubuh normalnya 40 mg/dl bahkan lebih. Ini dikatakan rendah apabila kadarnya kurang dari 40 mg/dl.
  • Kadar kolesterol total yang baik di dalam darah yaitu kurang dari 200 mg/dl. Jka mencapai 240 mg/dl termasuk dalam kategori tinggi.
  • Kadar trigliserida yang normal adalah kurang dari 150 mg/dl. Jika kadar nya mmencapai 200 mg/dl ini termasuk pada kategori tinggi.

Penting sekali bagi seseorang untuk selalu memeriksa kadar kolesterol baik dan jahat dalam tubuh. Hal tersebut merupakan cara untuk mencegah terhadap penyakit kronis seperti jantung, stroke. Kadar kolesterol dalam tubuh normalnya diukur setiap lima tahun sekali pada orang berusia diatas 20 tahun.

Pada kasus ini, tidak ada tanda maupun gejala yang khusus ditimbulkan jika seseorang memiliki kolesterol tinggi. Oleh karena itu, anda disarankan untuk selalu memriksakan kadar kolesterol dan profil lipid secara rutin. Ini dilakukan guna mencegah berkembangnya penyakit kronis yang disebakan kolesterol tinggi.

Kebiasaan yang menyebabkan kolesterol tinggi saat puasa

Selama berpuasa, manfaat yang kita harapkan yaitu terkontrolnya kadar kolesterol di dalam tubuh. Hal tersebut baru dapat terjadi jika diiringi dengan kebiasaan pola makan yang sehat. Sayangnya, kebiasaan yang kerap dilakukan bagi sebagian orang justru membuat kolesterol menjadi naik.

Salah satu pencetus kolesterol tinggi adalah asupan lemak jahat yang terdapat dalam makanan tidak tepat. Supaya lebih jelas, yuk kita simak apad saja kebiasaan yang menyebabkan kolesterol tinggi saat puasa.

Terlalu banyak mengkonsumsi protein hewani

Asupan makanan yang mengandung protein hewani yang ebih dari 4 porsi dalam seharinya, mampu menyebabkan lemak jenuh. Secara alami, makanan yang berprotein hewani pada tubuh semakin tinggi. Hal ini yang akan menyebabkan lemak jenuh di serat oleh tubuh, dalam bentuk kolesterol jahat. Dan akan meningkatkan kadar kolesterol di dalam tubuh. 

Mengkonsumsi makanan berminyak dan digoreng terlalu banyak

Asupan makanan yang melewati proses penggorengan, dikonsumsi lebih dari lima porsi mampu meningkatkan kadar kolesterol dalam tubuh. Lemak yang dikonsumsi secara berlebihan cenderung akan membuat kadar kolesterol meningkat. Terlebih lagi jika minyak yang digunakan untuk menggoreng adalah minyak hewani. Meskipun anda sedang berpuasa, bukan berarti kita boleh makan makanan yang mengandung lemak tinggi.

Porsi makan yang berlebihan

Porsi makan yang berlebihan, terutama makanan berasal dari protein hewani yang tentunya mengandung banyak lemak. Ini mampu membuat kadar lemak di dalam tubuh menjadi berlebihan. Dan tentunya akan memicu tingginya kadar kolesterol jahat di dalam tubuh. Anda harus membatasi porsi makan sesuai kebutuhan kalori. Pilihlah makanan yang mempunyai gizi seimbang.

Kurangnya asupan taurin dalam tubuh

Jika asupan makanan dengan gizi seimbang yang bervariasi, maka dengan lazim asupan taurin dapat tercukupi pula. Namun, saat puasa, taurin yaitu asam amino yang penting untuk mengontrol kolesterol tubuh sulit untuk dipenuhi. Untuk mencegah hal tersebut dapat terjadi, pastikan anda menjadikan makanan yang mengandung tinggi taurin sebagai menu wajib. Kandungan taurin yang di dapat kan bisa dari brokoli, bayam serta jamur.

Kurang mengkonsumsi buah dan sayur

Pastikan ana untuk mengkonsumsi sayur dan buah saat puasa. Anda dapat mengkonsumsi untuk masing-masing buah dan sayur sebanyak 80-100 gr. Ini setara dengan satu buah apel. Usahakan jika mengkonsumsi sayur jangan yang melalui proses penggorengan atau menumis. Anda bisa mengkonsumsi sayuran segar yang mentah atau dengan di kukus.

Makanan yang bisa mengontrol kadar kolesterol saat puasa

Bagi seseorang yang menderita darah tinggi dan kolesterol, berpuasa menjadi keuntungan. Ini dikarenakan saat puasa mudah mengatur pola waktu makan, serta jenis makanan yang dikonsumsi saat sahur dan berbuka.

Ada beberapa jenis makanan yang sangat baik menurunkan tekanan darah tinggi serta menjaga kolesterol. Karena itu, anda disarankan untuk memilih makanan ini sebagai menu sahur maupun berbuka.

Oatmeal

Oatmeaal adalah makana yang kaya akan serat. Oatmeal sangat dibutuhkan tubuh selama musim panas. Serat larut yang terkandung didalamnya berubah menjadi gel dalam perut. Ini akan memperlambat pencernaan, dan membantu menurunkan kadar kolesterol. Tubuh akan tetap berenergi sepanjang puasa.

Almond Butter

almond butter

Almond butter atau selai kacang, mampu membantu menurunkan kadar kolesterol dalam tubuh. Selain itu, jenis makanan ini mampu meningkatkan kesehatan jantung, dan tinggi nutrisi serta rasanya enak.

Buah dan berry

buah dan berry

Banyak buah yang mengandung serat larut. Serat larut yang terkandung didalam buah mampu membantu menurunkan kadar kolesterol. Jenis serat yang disebut pektin mampu menurunkan kolesterol hingga 10%. Kandungan tersebut dapat ditemukan pada buah apel, anggur, strawberry dan jeruk. Senyawa bioaktif yang terkandung didalam buah juga mampu mencegah penyakit jantung dan penyakit kronis lain.

Sayuran

Sayuran adalah jenis makanan yang memberikan banyak manfaat bagi kesehatan tubuh, termasuk penyakit jantung. Beberapa sayuran yang mengandung pektin sangat bagus dikonsumsi saat puasa. kandungan tersebut dapat ditemukan pada terong, kentang serta wortel.

Baca Juga : Ketahuilah Kadar LDL Sebagai Penyebab Tingginya Kolesterol Jahat

Itulah upaya untuk mencegah kolesterol tinggi saat puasa. Tetap perhatikan asupan makanan serta pola hidup yang sehat selama puasa. Jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan selama puasa, segera periksakan kondisi anda ke dokter.

Semoga Bermanfaat!!

Leave a Reply