data-ad-format="auto"

Mari Ajak Anak Anda Peduli Lingkungan Sekitarnya Sejak Dini

Setiap orang tua pastilah menginginkan anaknya menjadi seorang pribadi yang baik dan memiliki karakter yang baik pula.

Untuk membentuk anak anda menjadi pribadi yang baik, maka dibutuhkan pola pendidikan yang tepat, dan di situlah peran besar orang tua dibutuhkan untuk melakukannya. Ada banyak hal yang bisa anda ajarkan kepada anak-anak kepada anak anda yang salahsatunya berkaitan dengan lingkungan tempat ia tinggal.

Anak-anak merupakan generasi penerus kita yang secara usia masih memiliki harapan hidup yang panjang dan tentunya membutuhkan lingkungan yang kondusif untuk tumbuh kembangnya secara optimal, sehingga perlulah setidaknya kita mengajarkan dan menanamkan sifat mencintai lingkungan kepada mereka sedari kecil. Apalagi seiring dengan laju perkembangan zaman, isu lingkungan seperti global warming dan limbah semakin berkembang.

Sikap cinta lingkungan mungkin tidak tumbuh dengan sendirinya, diperlukan pengenalan serta pembiasaan kepada anak kita agar dirinya bisa lebih mengharigai lingkungan ini dengan berbagai cara yang baik. Sebagai orang tua yang baik, sebaiknya anda juga turut terlibat dalam proses tersebut, sehingga anak-anak memiliki teladan yang baik dalam mengenal dan mencintai lingkungan di mana ia tinggal.

Mengajak Anak Mencintai Lingkungan Sekitar

Ajak Berkebun

Berbahagialah anda yang memiliki rumah dengan lahan lebih. Di lahan lebih tersebut anda bisa melakukan kegiatan yang mungkin terkesan sepele dan kecil berkaitan dengan alam. Lahan kecil tersebut bisa anda gunakan sebagai arena berkebun dan mengajarkan serta memperkenalkan anak-anak anda tentang lingkungan secara lebih baik. Dengan berkebun anda langsung mengajak anak anda secara langsung bersentuhan dengan alam meskipun dengan lingkup yang sederhana. Di kebun tersebut anda bisa memulai mengajarkannya mengenai bagaimana cara menanam tanaman hingga proses perawatannya. Dalam prosesnya anda juga bisa memberikan penjelasan mengenai manfaat dari mencintai lingkungan dan apa dampak yang bisa muncul jika mereka merusak alam dan lingkungan sekitarnya, termasuk di dalamnya mengenai keseimbangan alam dan berbagai hal lainnya. Namun perhatikan untuk mengqawasi penggunaan alat-alat berkebun yang digunakannya, sehingga anak anda bisa terhindar dari bahaya benda-benda tajam yang digunakan sebagai alt berkebun, selain mengawasi dari benda tajam anda juga bisa mengawasinya jika bersentuhan dengan binatang yang bisa membahayakan anak anda.

Bagi anda yang tidak memiliki lahan untuk melakukan kegiatan berkebun, maka anda bisa mengajak anak anda untuk mengunjungi tempat-tempat yang maih bernuansa alami. Bagi anda yang tinggal di lingkungan perkotaan yang padat ketersediaan taman kota yang penuh dengan bunga dan tanaman bisa menjadi lokasi yang pas untuk memperkenalkan lingkungan dengan sederhana. Jika memungkinkan, maka setidaknya anda bisa sesekali mengajaknya untuk menikmati alam pedesaan dan mencoba mengeksplorasi desa yang masih lekat dengan alam yang asri. Di saat itu anda mungkin bisa mengajaknya untuk mencoba bercocok tanam di sawah atau berkebun di ladang-ladang yang sama sekali jarang ditemukan di kehidupan sehari-hari di perkotaan. Ada begitu banyak keuntungan yang bisa digali dari berlajar di alam dengan konsep tersebut dan tentunya itu akan sangat berharga bagi anda maupun anak anda.

Pendidikan Membuang Sampah

Sampah kini sudah menjadi sebuah permasalahan yang begitu kompleks dan besar, keberadaan sampah yang tidak dibuang sesuai dengan tempatnya bisa menimbulkan berbagai permasalahan sosial yang berdampak sangat besar, apalagi kini sampah-sampah didominasi oleh berbagai material yang sulit untuk diurai bahkan hingga berpuluh atau beratus tahun ke depan.

Diperlukan kesadaran yang besar bagi setiap orang untuk bisa membiasakan diri membuang sampah ke tempatnya sehingga alam dan lingkungan sekitar tetap terjaga kebersihannya. Kesadaran tersebut akan sangat mudah terbentuk ketika ditanamkan sejak masih berusia kecil, sehingga kebiasaan baik membuang sampah pada tempatnya merupakan sebuah hal yang bukan lagi menjadi paksaan tetapi karena terbiasa dan mereka paham betul mengapa membuang sampah itu haruslah di tempatnya. Mengajarkan anak membuang sampah mungkin tidaklah mudah, sehingga dibutuhkan kesabaran dan tindakan yang nyata dari anda sebagai orangtua yang ia gunakan sebagai contoh bagi seorang anak untuk bisa membuang sampah sesuai dengan tempatnya.

Daur Ulang dan Kreatifitas

Apakah anda mengharapkan anak anda menjadi seorang yang kreatif, dengan tetap mampu memanfaatkan sumber daya di sekitarnya dengan bijaksana? Jika ya, maka salahsatu cara untuk mengasah kreatifitasnya ialah dengan mengajaknya mendaur ulang berbagai barang tidak terpakai di sekitarnya. Dengan melakukan kegiatan daur ulang tersebut itu bisa menjadi cara yang sangat ampuh sekaligus menyenangkan untuk dilakukan. Selain dengan meningkatkan kreatifitasnya sendiri, kaitannya dengan alam sekitar sungguh sangat besar, sebab dengan mendaur ulang benda tidak terpakai esensinya anda turut menyumbang langkah nyata dalam mengurangi beban produksi sampah yang dari waktu ke waktu mejadi permasalahan besar.

Sampah-sampah semacam kaleng atau plastik yang termasuk ke dalam sampah yang sulit diuraikan oleh alam tentunya akan menjadi masalah besar jika tidak ditangani dengan baik. Jika dibiarkan dalam waktu yang lama, pada akhirnya sampah-sampah tersebut akan mencemari lingkungan yang anda tinggali. Ajak anak anda untuk lebih mencintai lingkungannya dengan memanfaatkan bahan-bahan alam yang tidak bisa diuraikan tersebut menjadi sebuah barang baru yang sangat berguna bagi orang banyak. Anda bisa mengumpulkan bahan-bahan daur ulang tersebut dengan menggunakan teknologi pemilahan sampah, sehingga anda dengan mudah bisa membedakan mana sampah yang kemudian bisa anda daur ulang, mana sampah organik yang tidak bisa anda daur ulang.

Ajak Berhemat

Belakangan ini kampanye mengenai penghematan tenaga listrik menjadi salahsatu isu yang banyak digemborkan di berbagai media. Langkah penghematan ini dilakukan terkait dengan mencoba meminimalisir penggunaan sumber daya alam, yakni minyak bumi sehingga lebih optimal. Pemadaman bergilir hingga earth hour dilakukan dalam rangka menghemat. Tentunya hal ini juga terkait dengan antisipasi kerusakan alam yang bisa terjadi ketika eksploitasi alam terus menerus dilakukan.

Ada banyak langkah menarik yang sebenarnya bisa anda lakukan untuk mengajak anda berhemat. Salahsatu yang paling mudah dilakukan ialah dengan mengoptimalkan penggunaan barang-barang elektronik sesuai dengan porsinya. Anda bisa membiasakan anak-anak anda untuk tidak menyalakan alat-alat elektronik ketika mereka tidak terpakai. Contohnya seperti: mematikan televisi ketika tidak ditonton, membuka jendeladi siang hari dan berbagai hal lainnya. Menempelkan stiker di tempat-tempat tertentu di rumah sebagai pengingat juga bisa menjadi cara yang bagus untuk mengingatkan anak anda agar selalu berhemat, apalagi stiker anda tersebut dibuat dengan menggunakan gambar yang menarik, tentunya bisa membantu membuat anak-anak anda mengingatnya dengan mudah.

Bagaimana? Mungkin beberapa di antara anda sekalian sudah anda yang menjalankan cara tersebut dalam mengajak anak anda mencintai lingkungan, namun anak anda belum terlalu menaggaqpinya, maka lanjutkan, sebab untuk mengajak anak anda mencintai bukanlah proses yang sebentar, diperlukan waktu serta ketekunan dan kesabaran untuk membuat anda mengerti jika mencintai lingkungan merupakan hal yang penting untuk dilakukan.

Author: Nirmala Adrian

Follow us