data-ad-format="auto"

Manfaat Puasa Bulan Ramadhan Untuk Kesehatan

Menjalankan puasa di bulan Ramadhan merupakan kewajiban yang harus dijalankan oleh setiap umat muslim di berbagai penjuru dunia. Dengan puasa maka kita tidak makan dan minum selama kurang lebih 14 jam. Mungkin beberapa orang sering mengeluh lapar atau haus ketika menjalankannya.

Namun, tahukah anda? Puasa yang kita jalankan selama bulan Ramadhan selain mendapatkan pahala juga memiliki manfaat yang cukup besar untuk kesehatan. Memiliki tubuh sehat tentunya merupakan dambaan semua orang. Lantas apa saja manfaat yang didapatkan apabila menjalankan puasa? berikut ini penjelasannya.

Manfaat Puasa di Bulah Ramadhan

Turunkan Berat Badan dan Glukosa

Seperti yang kita ketahui puasa berarti tidak makan dan minum dalam waktu yang sudah ditentukan. Berdasarkan penelitian ketika berpuasa maka berat badan dan glukosa mengalami penurunan yang cukup signifikan. Berat badan berlebih bisa turun dengan menjalankan puasa. Pasalnya, ketika kita puasa maka asupan makanan dan kalori ke dalam tubuh mengalami penurunan atau berkurang. Pembatasan jumlah kalori merupakan salah satu upaya agar kita terhindar dari penyakit berbahaya yang mematikan, seperti kanker atau diabetes.

Menjaga Kesehatan Jantung

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya bahwa dengan puasa maka berat badan kita akan turun. Penurunan berat badan yang terjadi selama puasa tentunya akan diikuti dengan penurunan kolesterol, radikal bebas dan lemak yang mengendap di dalam tubuh. Apabila semua itu bisa diatasi, maka efeknya akan berimbas pada jantung. Yang mana jantung kita akan menjadi lebih sehat. Berdasarkan penelitian, pada saat seseorang menjalankan puasa maka HDL dan  apoprotein alfa 1 akan mengalami peningkatkan. Keadaan ini tentunya sangat menguntungkan karena akan membuat pembuluh darah menjadi lebih sehat. Resiko seseorang terkena penyakit jantung akan lebih rendah.

Baca Juga: Panduan Lengkap Kehamilan dan Persalinan

Kekebalan Tubuh Meningkat

Mungkin banyak orang beranggapan jika menjalankan puasa  maka keadaan tubuhnya gampang sakit. Namun, pernyataan tersebut ternyata berbalik dengan kenyataan. Yang mana dengan menjalankan puasa maka sistem kekebalan tubuh kita akan meningkat sehngga tidak akan mudah sakit. Berdasarkan penelitian yang dilakukan, ketika menjalankan puasa maka limfosit di dalam tubuh akan meningkat hingga mencapai 10 kali lipat dari biasanya. Berdasarkan penelitian juga mengatakan bahwa menjalankan puasa akan membuat kadar apo-betta turun dan kadar apo-alfa meningkat. Keadaan seperti ini tentunya sangat bermanfaat karena akan membuat resiko terkena penyakit jantung dan pembuluh darah menurun.

Konsentrasi Urine Meningkat

Pada hari biasanya kita dianjurkan untuk minum air putih sebanyak 2 liter atau kurang lebih 8 gelas dalam setiap harinya. Pada saat puasa, yang mana ketika itu tidak ada asupan makanan apapun termasuk minuman, maka kita harus menahan haus dan lapar. keadaan seperti ini faktanya memiliki efek yang baik untuk salah satu organ pada tubuh kita, yakni ginjal. Diketahui, selama menjalankan puasa maka konsentrasi urine di dalam ginjal akan meningkat, selain itu kekuatan osmosis urine pun akan mengalami peningkatan. Keadaan seperti ini tentunya akan sangat bermanfaat untuk ginjal sendiri. Yang mana fungsi ginjal akan meningkat. Ketika berpuasa maka air akan berkurang, keadaan ini akan meminimalkan volume air yang ada di dalam darah. Sehingga dengan begitu kinerja dan fungsi darah merah akan terpacu. Namun, meskipun begitu bukan berarti anda tidak minum. Selama puasa anda tetap harus memenuhi kebutuhan air agar badan tetap segar dan tidak mengalami dehidrasi.

Menenangkan Pikiran

Selain menahan haus dan lapar, selama puasa kita juga dituntut untuk manahan diri dan mengendalikan emosi dalam diri masing-masing. Sehingga dengan begitu, puasa memberikan manfaat dan berpengaruh pada psikologis seseorang. Yang mana pikiran akan menjadi tenang dan damai serta terhindar dari stres. Seperti yang kita ketahui stres merupakan salah satu sumber dan penyebab datangnya penyakit.

Menyehatkan Ginjal

Ginjal merupakan salah satu organ penting yang ada pada tubuh manusia. Ginjal itu sendiri memiliki fungsi untuk menyaring zat berbahaya yang ada di dalam tubuh, sehingga karena pentingnya fungsi ginjal maka kita harus bisa menjaga kesehatannya. Puasa ternyata memiliki efek positif untuk kesehatan ginjal. Pasalnya, ketika puasa urin pada ginjal akan mengalami peningkatan, serta kekuatan osmosis urin pun ikut meningkat. Dalam keadaan tertentu, hal ini berguna dan bermanfaat untuk menjaga agar ginjal tetap sehat.

Mendetoksifikasi Racun Pada Tubuh

Puasa bermanfaat untuk mendetoksifikasi racun atau zat lainnya yang berbahaya dalam tubuh kita. Ketika puasa, terlebih lagi puasa di bulan Ramadhan maka tubuh kita akan melakukan detoksifikasi selama satu bulan. Detoksifikasi ini terlepas melalui urin, tinja maupun keringat. Organ-organ yang mengalami detoksifikasi yaitu ginjal, hati, paru-paru, kulit dan getah bening.

Mencegah Diabetes

Seperti yang kita ketahui, diabetes merupakan penyakit yang akhir-akhir ini banyak dialami. Penyakit ini merupakan penyakit berbahaya yang disebabkan karena kadar gula di dalam darah dan kolesterol tinggi. Ketika kita berpuasa dan tidak makan atau minum dalam waktu yang ditentukan, maka asupan gula dan makanan berlemak akan bisa dikontrol dengan baik. Sehingga diabetes pun bisa dicegah.

Nutrisi Lebih Banyak Terserap

Ketika menjalankan puasa, maka metabolisme dalam tubuh akan menjadi lebih baik dan efisien. Keadaan seperti ini tentunya sangat baik karena penyerapan nutrisi dalam tubuh akan menjadi lebih maksimal. Hal ini disebabkan karena hormon  adiponectin mengalami peningkatan. Yang mana peningkatan hormon tersebut disebabkan karena adanya kolaborasi antara puasa dan makan sahur. Sehingga dengan begitu, nutrisi yang diserap pun akan lebih banyak.

Kemampuan Otak Meningkat

Neurotropik akan mengalami peningkatan pada saat kita menjalankan puasa. Keadaan ini akan membantu tubuh dalam memproduksi sel otak. Sehingga dengan begitu fungsi otak akan mengalami peningkatan. Di samping itu puasa juga akan membuat hormon kortisol mengalami penurunan. Baiknya, keadaan ini akan membuat seseorang terhindar dari stres.

Membuat Sistem Pencernaan Lebih Sehat

Ketika kita menjalankan puasa, maka sistem pencernaan tidak bekerja dan akan betistirahat. Namun, meskipun begitu fungsi fisiologis pencernaan tetap berjalan dengan normal, terlebih lagi produksi sekresi, namun jumlah lebih berkurang dan cairan di dalam tubuh akan seimbang. Selain itu, proses pemecehan makanan akan menjadi stabil, proses pelepasan energi juga akan menjadi bertahap. Dengan puasa maka sistem pencernaan dalam tubuh kita akan memaksimalkan fungsinya. Sehingga ketika mendapatkan asupan makanan ketika buka puasa, maka fungsi sistem pencernaan akan lebih efektif.

Mengatasi Penyakit Peradangan

Berdasarkan beberapa penelitian menunjukan bahwa dengan menjalankan puasa maka penyakit peradangan atau alergi akan dengan mudah teratasi. Beberapa contoh dari penyakit peradangan yaitu rheumatoid arthritis atau lebih sering disebut dengan reumatik, serta penyakit kulit psoriasis. Selain itu, puasa juga bisa mengatasi penyakit radang usus.

Demikian beberapa manfaat untuk kesehatan. Begitu banyak sekali manfaat menakjubkan yang kita dapatkan dengan menjalankan puasa. Untuk itu, agar manfaat tersebut kita dapatkan maka kita perlu menjaga kesehatan aggar puasa yang dijalankan tetap lancar.

Loading...

Follow us