data-ad-format="auto"

Latihan Fisik Mencegah Osteoporosis

Taukah anda bahwa osteoporosis dapat dicegah dengan mencukupi kebutuhan kalsium, vitamin D dan gerak aktif. Inilah yang terpenting dalam menjaga kesehatan tulang dan mengurangi resiko terjadi osteoporosis pada usia muda. Mengkonsumsi makanan yang mengandung kalsium kemudian membantunya dengan vitamin D sehingga penyerapan kalsium optimal selain itu hindari pula mengkonsumsi makanan dan minuman yang dapat menghambat kalsium di dalam tubuh.

Selain kalsium dan vitamin D, aktivitas fisik sangat berpengaruh dalam upaya mencegah terjadinya osteoporosis. Yuk simak artikel kali ini, latihan fisik seperti apa yang dapat membantu dalam mencegah osteoporosis. Osteoporosis merupakan penyakit yang sulit dikenali gejalanya, bahkan baru diketahui ketika penderita mengalami patah tulang. Setiap orang beresiko menderita osteoporosis. Bahkan bagi wanita lebih beresiko tinggi mengalmai osteoporosis. Meskipun demikian penyakit osteoporosis dapat dicegah dengan melakukan latihan fisik yang tepat. ( Baca : Benarkah Wanita Rentan Terkena Osteoporosis? )

Latihan fisik dapat meningkatkan kepadatan tulang sehingga mengurangi resiko terjadinya osteoporosis. Pada dasarnya osteoporosis dibagi menjadi dua, yaitu osteoporosis primer yang erat kaitannya dengan hormon wanita dan usia yang semakin bertambah. Sedangkan osteoporosis sekunder berhubungan dengan keadaan klinis. Dengan melakukan latihan fisik maka akan membantu dalam densitas meningkat dan menjaga kepadatan tulang. Meskipun demikian latihan fisik harus dilakukan dengan baik, benar, teratur dan terukur.

Latihan fisik yang disarankan untuk mencegah osteoporosis yaitu dengan jalan, renang, jogging dan bersepada yang dapat mencegah osteoporosis. Dengan melakukan aktivitas jalan maka akan membantu dalam kombinasi gerakan pada seluruh tubuh sehingga menimbulkan rangsangan pada vertebrata dan kontraksi intermittent otot tulang belakang. Sedangkan bagi anda yang menyukai bersepada maka akan membantu dalam kekuatan otot yang berkontraksi dan memberikan stimulasi dalam pembentukan tulang dan juga mengurangi resoprpsi tulang. Sedangkan apabila aktivitas berenang maka akan melatih otot punggung, otot atas dan bawah yang dapat membentuk massa otot sehingga menyokong daya tahan tulang.

Baca Juga: Keputihan Pada Wanita - Jenis, Penyebab dan Pencegahan

Dalam melakukan aktivitas fisik harus dilakukan dengan frekuensi yang teratur dan dapat menjaga densitas tulang dan juga menguatkan otot. Ketika melakukan aktivitas fisik maka jangan berlebihan ataupun terlalu berat sehingga dapat memicu peningkatan kehilangan massa tulang.
Bagi penderita osteoporosis harus waspada ketika menggunakan tenaga atau berat yang berlebihan. Ketika melakukan latihan fisik pada penderita osteoporosis maka harus dilakukan sangat perlahan. Misalnya ketika jongkok atau berdiri. Bahkan beban harus dekat dengan bagian tubuh untuk membuat lengan tuas pendek dan mengurangi berat beban tulang punggung.

Bahkan kini sudah ada senam osteoporosis yang menghindari kondisi yang membahayakan karena penyakit osteoporosis yang diabaikan akan membuat kelumpuhan bagi penderitanya. Sehingga aktivitas fisik sangat dianjurkan dilakukan untuk mencegah terjadinya osteoporosis dan juga bagi penderita osteoporosis. Prinsip latihan fisik untuk kesehatan tulang yaitu gerakan yang dinamin dan ritmis, latihan datan dalam bentuk aerobic low impact.

Lakukan olahraga yang teratur untuk mencegah osteoporosis dan juga dengan menjaga makanan yang sehat seperti mengkonsumsi susu minimal dua kali dalam sehari, udang, minum susu, tempe, kacang-kacangan dan juga menghindari minuman yang berkafein dan berakohol. ( Baca : Makanan Untuk Melawan Osteoporosis )

Loading...

Follow us