Kenali Jenis-Jenis Asma dan Cara Penanganannya

Ketika mendengar istilah asma, anda dan kita semua mungkin sudah tidak asing lagi dengan penyakit ini.

Ya, tepat sekali, penyakit asma adalah penyakit saluran pernapasan yang paling banyak dijumpai di masyarakat. Penyakit ini mungkin sering anda jumpai secara langsung pada teman kantor anda, teman sekolah, saudara atau bahkan mungkin anda sendiri adalah orang yang menderita penyakit ini.

Ada sebagian orang yang menganggap penyakit asma merupakan penyakit pernapasan yan ringan dan tak perlu dianggap sebagai masalah yang serius. Akan tetapi, ketika penyakit ini kambuh dan menunjukan gejala-gejala seperti sesak dibagian dada, kesulitan bernapas dan lain sebagainya. Sudah tentu, gejala ini akan membuat si penderita kesulitan untuk bergerak. Belum lagi, kondisi panik akan membuat siapa saja merasa kesulitan memberikan pertolongan pada penderita asma.

mengenal nebulizer asma

Kesulitan bergerak dan ketidakmampuan si penderita atau orang yang membantunya dalam memberikan pertolongan pertama pada pasien penderita asma adalah hal yang menakutkan dan menimbulkan rasa panik yang begitu besar. Pada akhirnya rasa panik yang mendominasi, membuat pertolongan pada penderita menjadi terhalang. Alhasil penderita akan merasakan kesakitan dan bahkan tak sedikit yang pingsan akibat tak kuasa menahan gejala yang ditimbulkan.

Untuk itulah, mengetahui cara penanganan dan pertolongan pertama pada penderita asma adalah hal penting yang harus diketahui guna menentukan tindakan yang tepat dalam menangani penderita asma yang secara mendadak kambuh atau terserang penyakit ini.

Selain itu, penyakit asma yang diderita pada masing-masing orang, pengobatannya berbeda-beda tergantung pada jenis asma yang diderita. Dengan demikian, penting juga mengetahui beberapa jenis asma yang bisa timbul pada seseorang.

Asma adalah penyakit saluran pernapasan yang terjadi akibat penyempitan udara dibagian saluran pernapasan yang mengakibatkan penderitanya kesulitan untuk bernapas normal ketika kondisi ini muncul. Penyakit asma bisa merupakan penyakit genetik, artinya penyakit ini adalah penyakit yang timbul pada penderita yang keluarga atau orangtuanya memiliki riwayat penyakit yang sama. Adapun gejala yang mungkin muncul pada penderita asma adalah sesak nafas, batuk disertai dengan suara mengi namun dengan tanpa disertai dengan demam (kecuali bila terjadi infeksi).

Secara umum, penyakit pernapasan ini terbagi kedalam dua jenis, yakni asma yang terjadi pada anak (child-onset asthma) serta asma yang timbul pada orang dewasa (adult-onset asthma). Akan tetapi, terdapat pula beberapa tipe penyakit asma lainnya yang diberdakan berdasarkan dengan situasi dan pemicu terjadi. Apakah saja tipe-tipe penyakit asma tersebut? Simak dibawah ini.

Jenis-Jenis Asma

Asma Alergi (Allergic Asthma)

Asma jenis pertama ini adalah penyakit asma yang paling sering banyak dijumpai pada hampir seluruh penderita asma di dunia. Bahkan data statistik penyakit ini menunjukan bahwa anak-anak lah yang lebih rentan menderita penyakit asma jenis ini dengan persentasi jumlah sebanyak kurang dari 90% anak yang mengidap asma didunia adalah jenis asma alergi. Adapun penyakit asma jenis ini disebabkan akibat dari reaksi alergi. Maksudnya, penyakit asma ini akan timbul jika alergen memasuki tubuh si penderita asma, maka dengan secara otomatis asma ini akan kambuh atau muncul.

Adapun alergen yang bisa memixu penyakit asma jenis ini kambuh adalah serbuk sari, tungau, jamur, debu, asap, makanan, udara dingin dan lain sebagainya.

Selain itu, penderita asma jenis ini umumnya akan bermasalah dengan kondisi yang ekstrim seperti terlalu panas atau terlalu dingin, mereka pun akan bermasalah pula dengan parfum, cologne dan bahkan bulu binatang.

Alergen seperti diatas umumnya akan dapat ditemukan dimana-mana dan tersebar diudara membentuk partikel-partikel kecil yang tidak terlihat oleh kasat mata. Untuk itulah, cara penanganan pada penyakit asma jenis ini adalah dengan menghindari tempat-tempat yang dicurigai tempat bersarangnya alergen. Selain itu, jaga selalu kebersihan agar debu dan kotoran yang memicu asma kambuh terjadi.

2. Exercise-Induced Asthma (EIA)

Penyakit asma jenis ini adalah tipe asma yang dipicu akibat pergerakan fisik yang terlalu berlebihan, yang mana penderita asma jenis ini tidak diperkenankan melakukan aktivitas fisik yang demikian, seperti lari, marathon, olahraga berlebih dan lain sebagainya. Ketika seorang penderita memaksakan diri untuk melakukan aktivitas tersebut, maka pada titik tertentu, serangan asma akan dapat kambuh dan menimbulkan mengi (bunyi pada hembusan napas), dada yang sesak dan batuk yang terasa berat.

Adapun untuk menghindari asma jenis ini, si penderita harus bisa menyesuaikan diri dengan kemampuannya. Jangan memaksakan untuk melakukan kerja atau aktivitas yang terlalu berat adalah langkah pencegahan paling baik.

3. Asma Non Alergi (Non-Allergic Asthma/ Intrinsic Asthma)

Asma jenis yang satu ini dapat terjadi sebagai akibat dari udara yang tercemar yang masuk kedalam tubuh si penderita asma, hanya saja tidak termasuk dengan alergen karena si penderita asma tidak memiliki riwayat alergi. Pemicunya diantaranya adalah asap rokok, polusi udara, parfum, debu dalam rumah, kepulan asap kendaran dan segala udara yang tercemar yang akan dapat menimbulkan gejala sulit bernapas bagi si penderita asma itu sendiri.

Untuk mencegah dan menangani asma jenis ini tentu saja si penderita harus bisa menghindari tempat-tempat yang terdapt kepulan debu yang mengandung partikel berbahaya dan juga gunakan masker atau pelindung jika anda terpaksa harus mendekati area tersebut.

4. Occupational Asthma

Sama halnya dengan namanya, asma jenis ini berhubungan dengan pekerjaan. Banyak penderita asma yang mengalami serangan atau gejala asmanya sewaktu mereka berada di tempat kerja. Hal ini disebabkan oleh faktor-faktor lingkungan ditempatnya bekerja yang dapat memicu asma. Seperti misalkan asap rokok, debu atau bahkan situasi stres akibat lokasi pekerjaan atau tekanan yang terlalu besar yang kerap kali mereka terima.

Untuk menangani asma jenis ini adalah dengan menyalurkan hobi dan menenangkan pikiran. Bahkan terkadang, seorang pekerja membutuhkan refresing atau rehat sebentar dari pekerjaannya agar stres tidak terus-terusan menghantuinya.

5. Nocturnal Asthma

Kondisi asma jenis ini adalah asma yang seringkali kambuh atau muncul dimalam hari. Adapun kondisi yang akan ditimbulkan dari asma ini cukup parah. Gejalanya itu sendiri dapat muncul kapan saja di malam hari, bahkan saat si penderita sedang terlelap, serangan asma jenis ini biasanya cukup parah dan membuat si penderitanya kepayahan karena batuk kering yang menyertainya. Gejala-gejala yang bisa ditimbulkan dari asma jenis ini adalah dada yang terasa sesak dan diikuti batuk kering yang cukup menyakitkan. Asma nocturnal yang menyerang bisa membuat si penderitanya kepayahan saat malam pagi hari.

Gejala-gejala yang timbulkan oleh penyakit asma pada dasarnya sama saja. Sehingga demikianlah, seringkali sulit bagi sesorang menentukan jenis penyakit asma yang diderita. Untuk itulah, beberapa jenis asma diatas diharapkan mampu memberikan pengetahuan pada anda tentang gejala asma yang bermacam-macam berdasarkan dengan pemicunya. Sehingga demikian, penanganan yang lebih tepat akan bisa diberikan untuk meringankan gejala yang ditimbulkan.

Apakah informasi ini bermanfaat?

1 2 3 4 5

Loading...

Diskusikan Tema Artikel