Kenali Gejalala Bronkitis Pada Anak dan Cara Penanganannya

3.67/5 (3)

Anak adalah anugerah besar yang Tuhan berikan dalam kehidupan berkeluarga bersama dengan pasangan.

Saat pertama menikah dulu, kehadiran si buah hati begitu ditunggu-tunggu sehingga tak ayal jika semua pengobaranan dan usaha akan senantiasa dilakukan demi impian memiliki buah hati bisa kunjung terkabul. Setelah ia lahir ke dunia, sungguh senangnya hati ini sampai tak terkira dan sulit digambarkan lewat kata-kata.

Besarnya rasa cinta kita terhadap si anak, membuat orangtua akan senantiasa melakukan segala hal demi untuk menjaga kesehatan dan keselamatan si buah hati mereka. Tidak ada orangtua yang tega melihat anaknya berada dalam bahaya dan kesakitan. Dengan demikian, pengorbanan besar sampai bahkan nyawa sekalipun yang menjadi taruhannya akan mungkin dilakukan hampir setiap orangtua.

Tak terbayang rasanya, jika senyum ceria yang tergambar diraut wajah si kecil berubah menjadi kekecewaan dan rasa pedih karena menahan sakit yang dideritanya. Hal ini tentu saja akan membuat orangtua merasa tak tega dan terus-terusan dihantui dengan rasa khawatir. Betapa tidak, buah hati yang mereka cintai, yang selama ini mereka jaga dengan seluruh kemampuannya, rupanya harus berhadapan dengan kenyataan hidup yang pahit tatkala penyakit yang cukup serius menjangkiti tubuh mungilnya.

Dengan begini tentu saja, kebahagiaan dan kehidupan masa kecilnya akan terenggut dan hilang begitu saja. Betapa tidak, sebuah penyakit yang bersarang dalam tubuh mungil si buah hati akan tentu saja membuatnya sulit bermain dan bergaul seperti anak-anak lainnya. Kesakitan yang dialaminya akan tentu saja membuat tubuhnya tak sekuat anak-anak lain. Akan banyak larangan yang ibu berikan pada si kecil yang mana beberapa hal ini dilakukan dalam rangka menjaga kesehatan si buah hati agar penyakit yang dideritanya tidak serta merta memburuk atau bahkan kambuh dalam waktu yang tak terduga.

kenali gejala bronkitis pada anak

Untuk itulah, mewaspadai segala macam keluhan kesehatan yang terjadi dengan tubuh si kecil adalah hal yang penting yang mana tentu saja ini menjadi kewajiban setiap orangtua. Sudah menjadi tugas setiap orangtua ujntuk senantiasa memperhatikan kesehatan si buah hati. Hal ini dikarenakan anak-anak yang masih kecil belum mampu membaca dan mendeteksi situasi dalam tubuhnya termasuk ketika terjadi gangguan atau penurunan fungsi pada organ tubuhnya.

Termasuk batuk berdahak yang sering dialami oleh si buah hati. Ibu yang sering mendapati si buah hatinya yang batuk-batu dan disertai dengan dahak serta kondisi ini berlangsung dalam jangka waktu yang panjang, maka ibu dan ayah patut curiga dalam rangka menjaga kesehatan si anak tercinta.

Kondisi batuk berdahak yang berlangsung lama pada si anak rupanya bisa berujung pada gejala bronkitis apabila tidak segera ditangani dan dicari solusinya. Nah, hal ini tentunya bisa menjadi perhatian penting untuk orangtua agar selalu hati-hati dengan setap perubahan kesehatan maupun fisik yang terjadi pada si buah hati, karena beberapa penyakit serius dapat menimbulkan beberapa perubahan fisik.

Bronkitis Pada Anak-Anak

Batuk merupakan gangguan kesehatan yang paling sering dialami oleh anak-anak. Seringkali gangguan kesehatan ini dianggap remeh oleh sebagian besar orangtua. Alasan yang dituai pun beragam, mulai dari perubahan cuaca, kondisi si anak yang memang rentan dengan batuk dan pilek sampai dengan mengabaikan penyakit ini karena akan dapat sembuh dengan sendirinya. Namun tentunya tindakan yang diberikan oleh orangtua ini tidak bijak, apalagi mengingat pentingnya kesehatan anak-anak. Tahukah, ibu bahwa pada beberapa kasus anak yang terjangkiti oleh batuk rupanya dapat berkembang menjadi penyakit paru-paru yang berbaya seperti halnya bronkitis.

Apa Itu Bronkitis?

Menurut bahasa, bronkitis beradal dari kata bronkus dan itis. Bronkus artinya adalah saluran pernapasan besar, sementara itis adalah istilah medis yang merujuk pada adanya peradangan. Akan tetapi, peradangan disini bukan berarti infeksi yang terjadi akibat adanya kuman atau bakteri jahat, namun yang pasti peradangan yang timbul dibagian saluran pernapasan ini memerlukan antibiotik guna membuat kondisinya menjadi lebih baik.

Dengan demikian, bronkitis merupakan penyakit yang menjangkiti bagian paru-paru yang dapat mengakibatkan gangguan dibagan pernapasan si penderitanya. Penyebabnya adalah infeksi virus.

Ketika timbulnya peradangan ini dibagian saluran pernapasan, maka area tersebut akan nampak kemerahan, membengkak dna embab, serta memproduksi lendir atau mukosa dalam jumlah yang lebih banyak. Dengan demikianlah, ketika jumlah lendir ini berlebih, maka gejala yang timbul dari penyakit ini adalah batuk yang disertai dengan dahak dalam jumlah yang banyak.

Gejala bronkitis sekilas memang terlihat serupa dengan batuk biasa. Akan tetapi, sebagai orangtua, sudah sepatutnya kita waspada ketika gejala batuk yang dirasakan oleh si anak berlangsung dalam waktu yang tidak normal seperti berlangsung berminggu-minggu bahkan berbulan-bulan. Sebab hal ini bisa jadi merujuk pada gejala bronkitis yang akan membuat kesehatan si anak berada dalam bahaya.

Nah, untuk mengetahui beberapa gejala lanjut yang merujuk pada peyakit bronkitis pada anak, berikut ini kita simak beberapa gejala bronkitis pada anak.

Gejala Bronkitis Pada Anak

Batuk Berdahak Disertai Percikan Darah

Batuk adalah gejala yang paling sering diindikasikan dengan penyakit bronkitis, hanya saja bila intensitas batuk ini berlangsung dalam jangka waktu yang panjang. Akan tetapi, gejala yang lebih spesifik dari penyakit bronkitis adalah batuk berdahak yang juga disertai dengan percikan darah. Namun, ini pun ada dua kemungkinan.

Darah yang keluar dari mulut sewaktu batuk bisa jadi keluar dari tenggorokan yang terluka atau dari paru-paru. Namun tetap, saja kedua batuk ini akan sama bahayanya bila tidak segera ditangani dan mendapatkan pertolongan yang tepat.

Agar si pasien bisa dengan segera mendapatkan pertolongan yang tepat, maka solusi terbaik bagi si pasien terutama anak-anak adalah dengan dibawa ke dokter. Ketika dokter mendiagnosa penyakit bronkitis pada si anak, maka dokter akan memberikan pengobatan yang sesuai dengan usia dan dosis yang diberikan pun jelas.

Batuk yang Bertahan Lebih Dari 3 Minggu

Tidak sedikit orangtua yang mengatakan batuk dialami oleh si kecil digolongkan sebagai hal yang biasa dan wajar. Sebagian menganggap bahwa hal tersebut adalah bagian dari masa pertumbuhan atau bagian dari reaksi alergi yang akan sembuh dengan sendirinya.

Namun perhatikan kembali, batuk normal biasanya hanya dapat bertahan selama 1 sampai 2 minggu lamanya. Apabila gejala batuk pada anak tidak berangsung membaik setelah 3 minggu lamanya atau bahkan setelah ibu memberikan obat-obatan kondisi pada si anak masih belum kunjug sembuh, maka segeralah lakukan pengecekan kesehatan lebih lanjut dengan mengunjungi dokter, agar demikian segala keluhan penyakit termasuk penyakit bronkitis akan dapat ditangani lebih baik.

Seringnya si Anak Merasa Lelah

Selain beberapa gejala diatas, gejala lain dari penyakit bronkitis pada anak adalah wajah yang pucat dan seringnya si anak yang merasa kelelahan. Hal ini berlaku bahkan ketika si anak tidak sedang melakukan pekerjaan berarti atau akitivitas fisik yang menguras banyak energi.

Perubahan yang lebih drastis akan mungkin lebih mduah dikenali pada anak-anak yang hiperaktif. Biasanya, tubuh yang cenderung mudah merasa lemas dan lelah akan membuat si anak lebih memilih berbaring dan beristirahat dibandingkan dengan bermain dan bergembira bersama dengan teman-teman lainnya.

Demam

Sama halnya dengan batuk, gejala demam adalah salah satu penyakit yang paling sering dijumpai pada anak-anak. Hal ini pula lah yang membuat sebagian besar orangtua menganggap remeh penyakit ini dengan mengatakan daya tahan tubuh pada anak-anak yang belum terbentuk dengan sempurna membuat mereka lebih rentan terkena berbagai macam penyakit, termasuk demam. Memang benar demikian, justru itulah daya tahan tubuh yang belum kuat inilah yang patut diwaspadai.

Tidak seperti orang dewasa, anak-anak masih begitu renta terhadap serangan penyakit. Termasuk demam yang mana gejala ini bisa diindikasikan menjadi penyakit bronkitis. Demam yang dirasakan pada penyakit bronkitis umumnya akan cederung membuat si anak merasa kedinginan meskipun suhu tubuhnya pada saat itu tinggi.

Suhu tubuh saat demam akibat bronkitis umumnya bisa mencapai 38 derajat celcius. Selain itu, suhu tubuh ini pun bisa menjadi indikasi terhadap penyakit paru-paru lainnya, seperti halnya pneumonia.

Penyebab Bronkitis Pada Anak

Umumnya, penyakit bronkitis yang terjadi pada anak dapat terjadi akibat adanya inflamasi dan infeksi yang terjadi dibagian hidung. Untuk bronkitis akut biasanya kondisi ini terjadi akibat piliek. Sementara untuk bronkitis kronis bisa terjadi akibat adanya tunsil yang terinfeksi.

Penyakit bronkitis ini pun dapat menyerang siapa saja tak peduli ras, golongan atau bahkan usia. Nah, bila si kecil mengalami gejala-gejala yang mencurigakan dan gejala tersebut merujuk pada penyakit bronkitis, maka segera periksakan kesahatan si buah hati ke dokter.

Selain itu, penyebab paling umu dari penyakit bronkitis adalah infeksi dari virus yang masuk kedalam tubuh dan menyebabkan infeksi di bagian organ pernapasan. Adapun beberapa virus tersebut bisa disebabkan akibat polutan yang tercemar diudara. Dengan demikian ketika anak sering keluar rumah, maka tingkat resikountuk terjangkit dnegan penyakit bronkitis akan lebih besar.

Jika batuk yang dialami oleh si buah hati berlangsung lama, biasanya hal ini disebabkan oleh alergi.

Secara umum, bronkitis pada anak memiliki gejala dan ciri yang hampir serupa dengan orang dewasa yang mengalami penyakit ini. Penyakit bronkitis pada anak dibagi kedalam dua jenis yakni bronkitis akut dan brokitis yang kronis.

Dari kedua jenis penyakit bronkitis ini tentu saja kita sebagai orangtua tidak ingin jika anak kita terjangkiti dengan penyakit ini. Sebab dengan terjangkitinya si buah hati dengan penyakit ini, maka akan membuat si buah hati menjadi rewel atau bahkan sering menangis.

Namun pada penyakit brokitis akut penyakit ini akan dapat sembuh dengan sendirinya. Hanya saja, jika gejala-gejala yang dirasakan tak kunjung sembuh dan kondisinya malah semakin memburuk, maka pengobatan adalah hal penting yang harus ditangani sebelum penyakit ini memburuk menjadi penyakit bronkitis yang kronis.

Cegah Penyakit Bronkitis Pada Anak

Untuk itulah, hidarkan buah hati anda dari sumber-sumber yang akan menyumbang penyakit ini hadir. Seperti jalankan pola hidup yang sehat, menjaga kebersihan, gunakan masker saat si buah hati berada diluar ruangan, hindarkan mereka dari asap kendaraan.

Nah, diatas adalah penjelasan mengenai penyakit bronchitis pada anak. Semoga artikel ini dapat membantu bunda dalam mencegah dan menangani penyakit bronchitis pada anak-anak sehingga kemungkinan terburuk dari penyakit ini bisa dihindari.

Apakah informasi ini bermanfaat?

1 2 3 4 5

Loading...

Diskusikan Tema Artikel