Kenali Gejala Awal Kanker Serviks

Mengenali Gejala Awal Kanker Serviks

Mencegah lebih baik daripada mengobati, itulah sebuah slogan yang tepat untuk penyakit yang mematikan seperti kanker serviks. Meskipun demikian pencegahan kanker serviks seringkali diabaikan karena penderita tidak begitu mengetahui gejala awal dari sebuah penyakit yang diderita.

Kanker serviks dikenal juga dengan the silent killer yaitu penyakit yang sulit ditemukan gejalanya akan tetapi dapat diketahui pada stadium lanjut, tentu saja ini membuat proses pengobatan menjadi sulit.

Perjalanan penyakit yang terinfeksi hingga menjadi kanker dapat terjadi 15-20 tahun.Apabila dilihat dari usia penderita penyakit kanker serviks dialami oleh wanita dalam rentan waktu 35-55 tahun. Apabila dihitung dari masa inkubasi maka wanita lebih rentan terkena virus HPV pada usia 20 tahun atau ketika melakukan aktivitas seksual.

Pada tahap awal kanker serviks tidak menimbulkan keluhan, penderita kanker serviks akan menimbulkan gejala pada stadium lanjut. Penderita kanker serviks tidak memiliki gejala yang khusus, meskipun beberapa penderita seringkali mengeluhkan nyeri panggul, pendarahan setelah senggama, pendarahan di luar haid atau mengalami keputihan yang tidak normal akan tetapi semua gejala diatas tidak dapat dikatakan kanker serviks karena masih harus melakukan serangkaian test yang dapat mendukung kondisi penderita.

Meskipun gejala awal dari kanker serviks sulit untuk diketahui akan tetapi pencegahan dini dapat dilakukan dengan melakukan vaksinasi. Vaksinasi pada saat remaja yaitu usia 10 tahun dapat memberikan perlindugan hingga mencapai 98%.

Selain melakukan vaksinasi yang harus dilakukan adalah dengan tidak berhubungan seks bebas dan menjaga gaya hidup sehat karena lingkungan dapat menjadi faktor penyebab kanker serviks yang mengancam wanita.

Kesimpulan

Kanker serviks merupakan penyakit yang mengancam kesehatan wanita bahkan kanker serviks adalah jenis kanker nomber dua yang membayakan wanita. Kanker serviks disebabkan karena HPV yang dapat menyerang siapa saja, HPV di dalam tubuh dapat disembuhkan oleh sistem kekebalan tubuh. Sedangkan yang menjadi penyebab kanker serviks adalah HPV yang menginfeksi tubuh dalam jangka waktu yang lama.

Wanita yang terserang HPV tidak memiliki gejala yang khusus, umumnya seperti wanita biasa. Infeksi HPV baru terjadi ketika sudah berada cukup lama di dalam tubuh penderita yaitu 10-15 tahun. Inilah yang menyebkan kanker serviks termasuk the silent killer, karena hampir dialami oleh penderita tanpa menimbulkan gejala.

Sedangkan beberapa gejala yang berhubungan dengan kanker serviks biasanya penderita merasa nyeri setelah senggama, mengalami pendarahan di luar haid, mengalami pendarahan setelah melakukan hubungan intim dan keputihan abnormal yang terjadi pada penderita. Meskipun demikian gejala gejala tersebut tidak sepenuhnya dapat menjadi pertanda yang spesifik penderita mengalami kanker serviks.

Meskipun gejala kanker serviks awal sulit ditemukan akan tetapi apabila mengalami gejala seperti uraian diatas sebaiknya konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan serangkaian test kesehatan yang dapat menentukan apakah mengalami kanker serviks atau tidak mengalami kanker serviks. Pencegahan sangat penting dilakukan salah satunya dengan menghindari hubungan seks bebas, menjaga gaya hidup yang sehat dan juga melakukan vaksinasi.

Pages ( 2 of 2 ): « Sebelumnya1 2

Tinggalkan komentar

Show Buttons
Hide Buttons