Kenali Cara Mencegah dan Menangani Asma Bronkial Pada Anak dengan Metode yang Lebih Aman

3/5 (1)

Penyakit asma adalah sebuah penyakit pernapasan yang menyerang bagian saluran bronkial yang mengakibatka bagian ini mengalami gangguan serta berdampak pada menurunnya fungsi pernapasan yang tidak dapat bekerja dengan efektif sebagaimana mestinya.

Adapun seorang penderita yang mengalami penyakit asma akan mengalami beberapa gejala yang cukup mengganggu seperti sesak dibagian pernapasan, batuk-batuk, napas yang seolah terasa pendek, timbulnya suara ketika bernapas dan bahkan pada kondisi tertentu si penderita akan mungkin mengalami kolapse akibat tak kuasa menahan resiko serangan dari penyakit ini.

Mengingat resiko serangan dari penyakit ini cukup merepotkan dan dapat menimbulkan kondisi yang tidak nyaman, maka penting sekali untuk para penderita penyakit asma agar dapat melakukan tindakan guna menangani penyakit asma yang sudah terlanjur datang. Dengan mengetahui tindakan pencegahan tersebut, maka diharapkan seorang penderita bisa menghindari resiko terburuk dari penyakit ini.

mencegah asma bronkial pada anak

Penyakit asma sama halnya dengan penyakit-penyakit lainnya, yang mana kondisi penyakit ini tidak datang dengan tiba-tiba dan menyerang organ tubuh manusia serta timbul penyakit asma yang akut. Penyakit ini pun datang dengan perlahan dan disertai dengan gejala-gejala tertentu. Akan tetapi, umumnya keterlambatan diagnosa pada pasien penderita penyakit ini, disebabkan akibat si pasien itu sendiri yang merasa enggan atau malas untuk pergi ke dokter dan memeriksakan kesehatannya. Untuk itulah, penting sekali memeriksakan kesehatan dengan rutin ke tenaga medis. Hal ini tentunya tidak hanya berlaku untuk pasien yang memiliki keluhan kesehatan saja, namun juga penting bagi mereka yang sehat dalam rangka pencegahan dan penangan lebih dini untuk semua penyakit.

Ada sebagian yang mengatakan bahwa penyakit asma adalah penyakit yang ringan dan banyak terjadi pada banyak kasus. Akan tetapi demikian, mengingat dampak dari penyakit ini dapat menimbulkan perasaan yang tidak nyaman, maka penyakit ini tidak dapat dianggap remeh begitu saja.

Tindakan pecegahan pada penyakit ini adalah hal yang penting sebagai perilaku waspada jika saja penyakit ini kambuh dimana saja. Selain itu, penyakit asma sifatnya adalah penyakit yang tidak bisa disembuhkan. Bahkan sampai saat ini belum ada obat yang dirujukan untuk dapat menghilangkan penyakit dengan keseluruhan.

Pengobatan yang dilakukan oleh tenaga medis lebih difokuskan untuk mengurangi gejala dan resiko yang mungkin ditimbulkan oleh penyakit ini. Namun demikian, hal ini tidak berarti membuat si penderita penyakita asma tidak dapat menjalani kehidupan normalnya dengan menjalani aktivitas seperti biasa. Disinilah, maksud dari pengobatan medis dilakukan yakni ditujukan agar si penderita sedikitnya bisa lebih leluasa melakukan aktivitas sehari-harinya tanpa terus-terusan terancam dengan resiko serangan asma yang bisa kambuh kapan saja.

Kondisi sesak napas, batuk dan mengi yang dialami oleh si penderita asma seringkali membuat kita merasa tak tega melihatnya. Apalagi saat penyakit ini terjadi pada buah cinta kita yang masih begitu kecil.

Bisa dibayangkan betapa kesulitannya si kecil saat resiko gejala asma menyerangnya dengan tiba-tiba. Bukan hanya panik, ibu pun mungkin akan terus-terusan dihantui dengan kesehatan si kecil. Dengan kondisi demikian yang dipikul oleh si kecil, maka akan sulit untuknya dapat bermain dan bergaul bersama dengan teman-temannya. Apalagi, ketika musim dingin, bunda akan cenderung lebih over protective terhadap kesehatannya. Hal ini tentu saja bunda lakukan demi kebaikan dan kesehatan si buah hati agar selalu terjaga.

Namun demikian, bunda pun tidak bisa terus-terusan merenggut kebahagiaan si buah hati dengan melarangnya melakukan banyak hal. Disinilah, peran orangtua yang dituntut untuk dapat melakukan pencegahan dalam mengurusi penyakit asma pada si buah hati.

Nah, berikut ini ada uraian tentang bagaimana melakukan pencegahan penyakit asma bronkial pada si kecil dengan metode yang lebih efektif.

Pencegahan Penyakit Asma dengan Metode yang Lebih Efektif

Pencegahan penyakit asma bronkial pada anak dapat dilakuakn dengan berbagai cara. Dengan mengetahui cara ini, maka anda akan dapat meminimalisir potensi dari serangan asma yang akan datang secara tiba-tiba yang akan membuat kondisi si kecil semakin memburuk. Asma pada anak sebenarnya dapat ditangani atau dicegah dengan melakukan terapi yang tepat untuk anak penderita asma pada tahap yang masih awal. Apa sajakah cara tersebut? Mari simak dibawah ini.

1. Lakukan dengan Terapi Suportif

Terapi suportif dipilih sebagai langkah pertama yang efektif dalam meredakan asma pada anak. Terapi ini lebih ditunjukan dengan memberikan dukungan dalam rangka membantu si anak meredakan emosi dan stres yang dirasakannya.

Biasanya, pada anak-anak seringkali mereka merasakan frustasi ketika asma yang mereka derita tiba-tiba saja kambuh. Nah, kondisi frustasi inilah yang akan dapat membuat serangan asma semakin memburuk dan sulit untuk dihilangkan. Hal ini dikarenakan ketika mereka merasa tertekan, daya tahan tubuh seseorang akan dapat mengalami penurunan. Nah, hal inilah yang akan membuat segala penyakit bisa timbul dengan mudah.

Untuk itulah, terapi suportif lebih ditunjukan pada pemberian dukungan pada anak agar stres dan rasa frustasi yang mereka rasakan bisa diredakan dengan lebih baik.

2. Terapi Medikamentosa

Terapi jenis ini biasanya dibedakan sesuai dengan jenis asma yang dirasakan oleh si penderita. Adapun jenis asma yang dimaksud dibagi kedalam 3 bagian yakni asma berat, asma ringan dan asma sedang.

Pada serangan asma yang ringan, si anak mungkin hanya akan membutuhkan inhaler untuk dapat meredakan serangan yang mereka alami. Selain inhaler, anda pun dapat memberikan obat-obatan yang sudah didapatkan dari resep dokter untuk membantu si anak meredakan gejala yang mereka alami. Sementara itu, untuk asma dengan jenis yang sedang, maka anda dapat memberikan inhaler atau nebulizer asma sampai asma pada si kecil bisa mereda.

Nah, untuk asma yang akut bisa diberikan aminofilin dan juga steroid guna meredakan gejala yang dirasakan. Akan tetapi, dosis pemberian obat ini tentunya harus diberikan sesuai dengan petunjuk dokter agar kesehatan si kecil bisa tetap terjaga dengan baik.

3. Terapi Bedah

Umumya terapi yang satu ini sangat jarang dilakukan. Baik dilakukan pada orang dewasa maupun pada anak-anak. Hal ini dikarenakan terapi yang satu ini dikategorikan sebagai terapi yang berbahaya dengan resiko yang amat tinggi dan tidak dianjurkan dilakukan oleh sembarang orang. Melainkan harus dilakukan oleh tenaga medis yang ahli. Terutama bila dilakukan pada anak-anak.

Itulah dia beberapa metode terapi yang dianggap sebagai tindakan pencegahan dan penangan paling efektif dalam menangani penyakit asma pada anak-anak. Pada intinya, pemillihan obat yang tepat merupakan salah satu cara penanganan asma bronkial. Jika anda memberikan obat-obatan pada si buah hati dalam rangka menangani serangan penyakit asma, maka sebaiknya dosis yang diberikan haruslah berdasarkan resep dari dokter.

Semoga beberapa tips diatas bisa bermanfaat dan membantu bunda dalam menangani serangan penyakit asma pada si kecil sehingga resiko terburuk dari penyakit ini bisa dihindari.

Apakah informasi ini bermanfaat?

1 2 3 4 5

Leave a Reply