Kenali Bayi Tersenyum Saat Tidur

4.5/5 (2)

Bayi yang sedang tidur pulas dan tiba-tiba tersenyum membuat anda terheran. Pada umumnya pada usianya 0 hingga 8 minggu bayi dapat tersenyum ketika tidur. Hal ini dapat disebabkan karena beberapa faktor. Diantaranya bayi mengeluarkan gas dari mulutnya sehingga bayi tampak tersenyum. Meskipun demikian ada yang mengatakan bahwa pengeluaran gas yang dilakukan bayi tidak akan hingga membuatnya tertawa. Pada beberapa kondisi bayi tertidur terkadang membuat bayi anda tidak sekedar senyum melainkan hingga tertawa. Penyebab kedua bayi tersenyum pada usia 0 hingga 8 bulan adalah refleks bayi. Tertawa dalam tidur dianggap sebagai refleks untuk mengisap jempol, empeng atau dot yang tidak disadari oleh bayi.

Sedangkan penyebab ketiga dapat disebabkan karena proses tidur yang memasuki tahap REM (Rapid Eye Movement). Hal ini terjadi pada 1/4 waktu tidur secara keseluruhan. Pada tahap ini bisa memungkinkan senyuman atau tawa ketika tidur. Sedangkan pada bayi yang sudah memasuki usia lebih dari 8 minggu. Bayi akan tersenyum ketika menganggap mendapatkan reaksi yang membuatnya menyenangkan. Bayi yang bermimpi sesuatu yang membahagiakan akan menunjukan senyum sedangkan pada bayi yang bermimpi menakutkan atau trauma maka akan bermimpi buruk.

Mimpi pada saat bayi tidur akan menghadirkan gambar dari aspek yang bayi alami. Bila bayi anda mengalami perubahan gerak ketika tidur itu dikarenakan bayi mengalami tahap REM dimana mata akan bergerak, kasus tangan dan kaki juga akan bergerak secara gelisah yang menandakan bayi sedang bermimpi. Meskipun demikian pada usia bayi akan berbeda-beda gerakan ketika tidur. Pada awal bayi hanya tersenyum ketika bermimpi akan tetapi pada beberapa kasus bayi bisa juga sampai tertawa.

Bahkan pada bayi yang semakin tumbuh, pengaruh mimpi akan membuatnya berteriak atau menangis. Hal ini juga dapat menjadi salah satu tanda bahwa bayi mengalami ekspresi yang disebabkan karena mimpi. Berbeda dengan bayi yang berteriak dan menangis karena ketidaknyamanan dalam posisi tidur, kedinginan, kepanasan atau pengaruh lingkungan lainya. Selain bayi dapat tersenyum ketika tidur yang disebabkan karena faktor tersebut. Bayi dalam kehidupannya melalui tahapan senyum.

Pada tahapan senyum bayi yang dilakukan bayi dimulai lahir hingga tumbuh besar. Awalnya bayi hanya senyum refleks kemudian bayi mengalami senyum responsif, selanjutnya bayi mengalami masa senyum sosial dimana bayi akan mulai  mengenal lingkungan orang-orang sekitar, pada tahap selanjutnya adalah senyum pilih-pilih yaitu hanya senyum pada orang tertentu saja sedangkan terakhir bayi yang semakin berkembang memasuki usia lebih dari 12 bulan maka bayi sudah memiliki selera humor. Ketika bayi menangkap sesuatu maka bayi akan merespon dengan senyum.

Apakah informasi ini bermanfaat?

1 2 3 4 5

Leave a Reply