Keluhan Kehamilan 7 Bulan

4.66/5 (58)

Awal trimeseter ketiga atau pada usia kehamilan 7 bulan, ibu mengalami kondisi psikis dimana ibu merasa cemas menghadapi persalinan. Hal ini dikategorikan wajar terjadi mengingat ibu hamil menginginkan kondisi yang terbaik untuk bayi. Hanya saja apabila terus berlangsung cemas, merasa tertekan dan depresi justru akan membuat proses persalinan terganggu.

Dukungan dari suami dan orang sekitar sangat diperlukan untuk dapat menjalani proses persalinan sesuai yang diharapkan. Banyak cara yang dilakukan untuk membuat anda mengurangi rasa tertekan menghadapi persalinan, melakukan relaksasi dengan suami akan membantu mengurangi kondisi tersebut. Adapun ibu hamil yang memilih untuk mengikuti kelas khusus seperti senam hamil , yoga khusus ibu hamil dan lainnya untuk membantu proses persalinan.

keluhan kehamilan

Perubahan yang paling mencolok adalah perubahan fisik ibu hamil dimana ibu hamil mengalami kondisi perut yang semakin membesar. Kondisi inilah yang menyebaban ibu hamil mengalami gangguan /keluhan di usia kehamilan 7 bulan. Apa saja yang dikeluhkan ibu hamil pada usia 7 bulan? Berikut penjelasannya untuk anda.

Keluhan Kehamilan 7 Bulan

Seperti kita ketahui beberapa keluhan yang terjadi selama kehamilan diantaranya yang berhubungan dengan mual, gangguan buang air kecil, gangguan buang air besar, aerola yang berubah warna menjadi gelap, payudara yang semakin membesar, perut bagian bawah yang bengkak ataupun cairan vagina yang semakin bertambah. Kondisi ini akan semakin meningkat di usia kehamilan akhir, pada usia kehamilan 7 bulan ibu hamil seringkali mengeluhkan pencernaan yang tidak teratur, mengalami sakit kaki, kaki bengkak, pinggang dan pundak yang pegal serta linu.

Ibu hamil yang mengalami gangguan cerna ketika usia kehamilan trimester akhir dapat disebabkan karena ibu mengalami perubahan hormon di dalam tubuh. Ini yang menyebabkan sensasi heartburn. Sedangkan untuk kondisi keluhan seperti ibu hamil mengalami nafas pendek , sesak dan sakit pada bagian kaki, punggung dan pundak dapat disebabkan karena kondisi fisik ibu hamil dimana perut semakin membesar.

Solusi Untuk Ibu Hamil 7 Bulan

Untuk mengatasi kondisi tersebut, ibu hamil yang memasuki usia kehamilan trimester akhir harus dapat mengetahui keluhan yang terjadi secara normal ataupun keluhan yang memicu gangguan kehamilan yang berbahaya. Berikut adalah solusinya untuk ibu hamil di usia 7 bulan:

1. Ibu hamil yang mengalami sembelit sebaiknya cukup minum air 8 gelas perhari

2.Konsumsi makanan yang banyak mengandung serat sehingga pencernaan lancar

3.Melakukan olahraga teratur seperti jalan-jalan pagi, senam hamil ataupun olahraga lainnya

4.Sedangkan untuk ibu hamil yang mengalami pembengkakan sebaiknya hindari menggunakan pakaian yang terlalu ketat

5. Ibu hamil yang mengalami kesulitan tidur sebaiknya menghindari kafein

6. Anda dapat membuat jadwal tidur yang teratur untuk membantu ibu hamil rileks

7. Hindari membungkuk yang berlebihan , menekan perut, berjalan tanpa beristirahat. Beri jeda aktivitas anda.

8. Ibu hamil yang mengalami kegerahan sebaiknya menghindari menggunakan baju yang kurang menyerap keringat

9.Hindari tempat sempit yang akan membuat pengap dan sesak

10.Jangan kurangi minum meski ibu hamil sering buang air kecil karena akan membuat ibu hamil dehidrasi

Apakah informasi ini bermanfaat?

1 2 3 4 5

Loading...

2 komentar pada “Keluhan Kehamilan 7 Bulan

    • Bidan Pevi Revina, STr.Keb says:

      Salam,
      Kontraksi palsu atau Braxton Hicks biasanya terjadi saat usia kehamilan memasuki minggu ke 32. Namun ada juga, ibu hamil yang mengalami kontraksi palsu pada saat memasuki usia minggu ke 20. Kontraksi palsu biasanya terjadi sekitar 30 menit sekali dengan durasi antara 20-30 detik, atau bahkan tidak memiliki interval waktu yang reguler. Kontraksi palsu ini sifatnya tidak berkepanjangan dan biasanya semakin lama menghilang atau hilang dengan sendirinya ketika ibu bergerak atau merubah possisi.
      Selama, kontraksi tersebut munculnya semakin lama tidak semakin sering dan juga muncul tidak secara beraturan, kemudian tanpa di ikuti oleh rasa sakit yang berlebih, maka hal itu wajar adanya bun.
      Namun jika intervalnya semakin sering, durasi kontraksinya semakin lama dan diikuti oleh rasa sakit yang berlebih, baiknya segera periksakan ke dokter bun. Untuk lebih jelasnya bunda bisa baca artikel kami : Mengenal Kontraksi Selama Kehamilan
      Demikian bun, semoga bisa membantu, terima kasih

Diskusikan Tema Artikel