Kapan Saya Harus Cuti Hamil Untuk Mempersiapkan Persalinan?

4.64/5 (11)

Kapan Saya Harus Cuti Hamil Untuk Mempersiapkan Persalinan? – Ibu hamil yang bekerja memiliki persiapan yang harus lebih matang menjalani proses persalinan yang tinggal menghitung hari. Sebab tentunya persalinan adalah proses yang penuh dengan perjuangan. Sehingga tak heran banyak wanita bertanya kapan seharusnya mulai cuti hamil menjelang proses bersalin yang sudah semakin dekat? Di bawah ini simak jawabannya.

Terjadinya kehamilan tentu menjadi dambaan untuk siapa saja. Akhirnya setelah penantian sekian lama, proses persalinan akan anda jelang. Ya, minggu-minggu terakhir kehamilan seringkali dianggap sebagai waktu-waktu menegangkan sekaligus menjadi momen yang amat di nanti-nanti.

Betapa tidak, untuk pertama kalinya anda akan dihadapkan pada persiapan melahirkan yang cukup sibuk. Dan pada saat ini pula tanda-tanda melahirkan mungkin sudah mulai anda rasakan. Pada ibu hamil yang bekerja seringkali mereka ragu kapan sebaiknya mengambil cuti untuk mempersiapkan persalinan. Akan tetapi, di bawah ini adalah beberapa pertimbangan penting yang perlu anda perhatikan tentang kapan seharusnya anda cuti untuk bersalin. Baca juga: Bolehkah Ibu Hamil Pakai Tato Henna?

Kapan Saya Harus Cuti Hamil Untuk Mempersiapkan Persalinan?

Karena berhadapan dengan kewajiban dan ikatan hubungan kerja bersama dengan instansi yang bersangkutan terkadang seorang ibu hamil yang hampir melahirkan kebingungan menentukan waktu yang tepat untuk mereka mengambil cuti guna mempersiapkan persalinan.

Hal inilah yang seringkali menimbulkan perkara seperti cuti terlalu dini sebelum proses persalinan tiba atau mungkin tidak ada waktu persiapan sama sekali pada ibu hamil yang hendak melahirkan karena belum kunjung mengambil cuti hamil.

Menurut Undang-Undang Ketenagakerjaan No. 13 Tahun 2003 menyebutkan bahwa ibu hamil berhak mendapatkan cuti hamil selama kurang lebih 1,5 bulan atau sekitar 6 minggu sebelum proses persalinan mereka tiba. Nah, apabila menganut peraturan tersebut maka waktu cuti anda sudah dapat dipergunakan pada usia kehamilan 36 minggu.

Akan tetapi, sebenarnya kondisi ini akan bergantung kembali pada masing-masing kondisi ibu hamil. Pada ibu hamil dengan kondisi tertentu bisa saja dokter yang menangani kehamilan anda memberikan saran untuk mempercepat waktu cuti beberapa minggu sebelumnya. Akan tetapi, hal ini pun akan disesuaikan dengan kondisi kesehatan ibu dan janin yang ada di dalam kandungannya.

Durasi lamanya waktu cuti hamil pada dasarnya bukanlah tanpa alasan. Karena cuti hamil diberikan dengan tujuan agar ibu hamil tidak mudah lelah. Di samping itu, hal ini pun sekaligus memberikan waktu bagi ibu hamil untuk bisa mendapatkan waktu istirahat yang cukup sehingga menjelang persalinannya mereka dalam keadaan yang tenang dan nyaman.

Sebaliknya, sibuk dan padatnya aktivitas seorang ibu hamil selama bekerja akan membuat fisik mereka mudah drop, kurang stamina dan yang terjadi adalah ibu hamil akan mudah sakit. Bila kondisi ini dialami beberapa saat menjelang persalinan maka bisa di pastikan kondisi ini akan dapat menyebabkan risiko yang besar terhadap kesehatan ibu dan janin menjelang proses persalinan.

Beberapa risiko yang mungkin berbahaya pada ibu hamil yang tetap bekerja menjelang masa persalinan diantaranya adalah timbulnya komplikasi kehamilan ditrimester akhir. Baik itu, berupa preeklampsia, anemia atau bahkan kondisi lainnya yang cukup berbahaya. Jadi demikian, sebaiknya tidak mengulur-ngulur waktu untuk mengambil cuti hamil menjelang persalinan yang tinggal menghitung hari.

Tips Persiapan Melahirkan Ketika Cuti

Selain mempersiapkan mental dan fisik menuju persalinan. Di bawah ini adalah beberapa tips persiapan melahirkan yang dapat anda lakukan untuk memanfaatkan waktu cuti anda di rumah.

Tentukan Tim Medis yang Akan Menangani Persalinan Anda

Persiapan melahirkan yang pertama yang akan dapat anda lakukan ketika mulai mendapati waktu cuti hamil adalah dengan mulai menentukan tenaga medis mana yang akan anda gunakan untuk membantu persalinan anda, apakah Dokter atau Bidan.

Pada dasarnya kedua tenaga medis ini akan sama-sama memberikan pertolongan yang sesuai untuk anda. Hanya saja, bila memang anda sudah punya langganan dokter atau bidan tersendiri maka anda bisa memilihnya sesuai dengan pilihan anda. Tentukan dari sekarang dan dapatkan kontaknya buat kesepakatan bersama dengan mereka tentang kesiapan waktu bila persalinan anda muncul pada waktu yang tidak terduga.

Pilih Tempat Persalinan yang Dekat

Mempertimbangkan lokasi persalinan yang dekat adalah hal penting yang perlu anda pikirkan. Terutama waktu persalinan yang seringkali tidak terprediksi membuat anda perlu sekali mempertimbangkan masalah ini. Karena tentunya penanganan yang cepat akan sangat membantu. Selain itu, pertimbangkan pula transportasi yang akan digunakan untuk sampai ke tempat bersalin.

Akan lebih baik jika anda menggunakan kendaraan sendiri karena tentunya kendaraan pribadi akan senantiasa selalu standby kapan saja akan di gunakan.

Sisihkan Waktu Untuk Diri Sendiri

Selain persiapan diatas, menyisihkan waktu untuk diri sendiri menjelang persalinan menjadi hal yang penting. Manfaatkan waktu cuti hamil ini dengan melakukan kegiatan-kegiatan yang menyenangkan dan menenangkan. Semisal mengikuti kelas prenatal atau melakukan senam hamil.

Olahraga semacam ini akan menjadi pergerakan yang penting yang perlu anda lakukan sebelum persalinan. Selain memperkuat fisik, senam hamil akan pula mendukung persalinan menjadi lebih mudah. Tubuh anda pun akan jauh lebih rileks dengan pergerakan semacam ini.

Pahami Proses Persalinan dengan Lebih Dalam

Jika ini adalah kehamilan anda yang kedua, ketiga atau lebih anda mungkin sudah lebih memahami bagaimana peliknya perjuangan ketika melahirkan. Akan tetapi, bila ini merupakan pengalaman pertama kehamilan anda. Mungkin anda perlu mempersiapkan dengan bagi segala halnya.

Agar persiapan mental dan fisik menjadi lebih matang tidak ada salahnya cari tahu lebih dalam tentang proses persalinan. Sadari dengan baik bahwa proses melahirkan adalah perjuangan panjang yang melelahkan. Selain itu, yang namanya melahirkan akan tentu menimbulkan rasa sakit. Maka demikian, anda perlu mempersiapkan dengan baik mental anda.

Carilah sumber sebanyak-banyaknya di internet tentang persalinan. Bila perlu konsultasikan masalah ini dengan dokter, cari tahu juga segala hal tentang metode persalinan yang ada, termasuk persalinan dengan cara caesar dan tindakan lainnya ketika persalinan normal yang anda pilih tak kunjung tiba.

Anda berhak tentang segala informasi mengenai persalinan, termasuk jika ada tindakan bantuan terhadap persalinan. Informasi semacam ini akan membantu persiapan melahirkan dengan lebih baik termasuk persiapan mental dan fisik anda lebih baik.

Mempersiapkan Kebutuhan Anda dan Si Kecil

Selama cuti tidak ada salahnya mempersiapkan kebutuhan anda dan calon bayi yang akan dilahirkan ke dunia. Menjelang persalinan silahkan persiapkan baju ganti untuk si kecil dan kebutuhan lainnya yang penting seperti popok, selimut, sarung tangan, kaus kaki dan lain sebagainya. Sementara untuk ibu, anda bisa mempersiapkan pembalut, kain bersih dan baju ganti dan lain sebagainya.

Nah, itulah dia beberapa persiapan yang bisa anda lakukan selama mendapatkan cuti sebelum melahirkan.

Apakah informasi ini bermanfaat?

1 2 3 4 5

Leave a Reply