Iniah Kisah Bocah yang Seluruh Tubuhnya ditutupi Tanda Lahir

Hampir bayi yang baru lahir memiliki tanda lahir pada tubuhnya.

Masing-masing bayi memiliki keunikan tanda lahir namun apa jadinya jika tanda lahir yang dimiliki oleh bayi ini menutupi tubuhnya. Simak kisah bayi dengan tanda lahir raksasa berikut ini. Tanda lahir raksasa, itu julukan yang diberikan pada tanda hitam yang dimiliki Dylan Little. Bahkan bocah ini hampir delapan puluh persen tubuhnya ditutupi tanda lahir. Bahkan pada bagian tubuh seperti kuping hingga pantat bocah ini ditutupi oleh kuit berwarna gelap. Apa yang menyebabkan ia mempunyai tanda lahir raksasa?

Dalam sebuah penelitian medis yang disebut sebagai Congenital Melanocytic Nevus yakni kondisi yang dianggap sebagai kondisi langka. Tanda lahir raksasa ini hanya terjadi pada satu dari dua puluh ribu anak dengan tanda lahir. Apalagi dengan tanda lahir yang sangat besar hampir menutupi bagian tubuh anak dari Ibu Kara.

aa

Bahkan penuturan orang tuanya, kondisi ini terjadi saat Dylan lahir. Ibu Dylan, Kara sangat terkejut ketika bagian punggung anaknya berwarna hitam dan berdarah. Bahkan orangtuanya sempat khawatir jika kondisi yang dialami oleh Dylan merupakan tanda-tanda kanker ganas. Sehingga dilakukan beberapa penanggulan, satu diantaranya adalah operasi.

Pada saat ia masih bayi dilakukan 26 kali operasi untuk menghilangkan tanda hitam pada tubuhnya. Kini diusianya yang memasuki empat tahun Dylan harus masih melakukan operasi karena masih ada 50 persen tanda lahir yang belum terangkat. Harapannya, setelah dilakukan operasi kulitnya kembali normal seperti anak pada umumnya.

Upaya operasi yang dilakukan untuk mengangkat tahi lalat di tubuh Dylan dengan menggunakan expander yaitu semacam balon. Dalam prosesny balon-balon tersebut diletakan pada bagian bawah kulitnya. Lalu, diisi dengan liquid sehingga tanda lahir di kulit Dyan menjadi melar. Setelah tiga bulan, expander akan dikeluarkan. Sedangkan bagian kulit yang melar tadi akan digunakan untuk menutupi bagian bekas tahi lalat yang sudah diangkat.

Operasi yang telah dilakukan pada Dylan yakni pada bagian-bagian seputar bahu, leher dan juga punggung atas. Ibuny berharap operasi mampu mengangkat bagian tanda hitam di tubuh Dylan. Ia sangat khawatir jika dibiarkan tanda lahir berwarna hitam ini akan menjadi tanda kanker ganas yang menyerang buah hatinya.

Berbagai cara dilakukan untuk memastikan bahwa tahi lalat yang dimiliki Dylan tidak akan berubah pada tanda kanker ganas, salahsatunya dengan menjalankan SCAN dan MRI. Pemeriksaan ini dilakukan setahun dua kali. Sehingga orangtua bisa mengetahui perkembangan dari tanda lahir hitam yang dimiliki oleh Dylan.

Tanda lahir besar yang dimiliki bocah ini membuatnya terkucilkan bahkan banyak orang disekitar lingkungannya yang menyebut Dylan Monster. Tentu saja ini akan mempengaruhi percaya diri anak yang baru berusia 4 tahun ini. Bahkan Dylan pernah diusir oleh manajer supermarket saat konsumen mengeluhkan kondisi fisik Dylan.

Sebagai orangtua, Kara mencoba tetap tegar dan membangun jiwa pemberani dan percaya diri pada anaknya. Bahkan tiap kali keluar rumah anaknya selalu membawa kartu informasi yang berisikan tentang kondisi yang dialami oleh Dylan. Sebagai orangtua akan berusaha untuk memberikan yang terbaik pada anaknya, apapun yang terjadi nantinya.

Untuk sekedar informasi yang penulis dapatkan, Giant Congenital Nevus kondisi ini tidak berbahaya tergantung muncul pada bagian kulit. Hanya saja apabila muncul sangat banyak pada kullit seseorang maka akan memicu terjadinya tumor jinak bahkan bisa menjadi ancaman sebagai tanda penyakit yang lebih berat. Sedangkan untuk resiko terjadinya Giant Congenital Nevus mengarah pada kanker sangat bervariasi 1-10 persen.

.

Apakah informasi ini bermanfaat?

1 2 3 4 5

Loading...

Diskusikan Tema Artikel